Home » Cek Ingredients Glow Better Instant Cover Green Sunscreen SPF 43 PA++

Cek Ingredients Glow Better Instant Cover Green Sunscreen SPF 43 PA++

Cek Ingredients Glow Better Instant Cover Green Sunscreen SPF 43 PA++

GoNaturalCare.com – Glow Better Instant Cover Green Sunscreen SPF 43 PA++ merupakan tabir surya hybrid yang memadukan perlindungan dari sunscreen kimiawi dan fisik. Produk ini diklaim telah teruji secara in vivo dengan SPF 43 PA++ untuk melindungi kulit dari paparan sinar UVA dan UVB. Keunggulan uniknya terletak pada formula color-changing beads yang mampu berubah warna dari hijau menjadi warna kulit saat diaplikasikan.

Produk ini menawarkan beberapa manfaat utama, yaitu melindungi kulit dari sinar UV, menyamarkan kemerahan, meratakan warna kulit wajah, serta melembapkan kulit.

Untuk cara pemakaiannya, pastikan tahapan skin prep sebelumnya telah menyerap dengan baik. Kemudian, aplikasikan tekstur sunscreen sedikit demi sedikit pada wajah. Baurkan tekstur tersebut dengan gerakan memutar hingga merata.

Produk ini memiliki nomor BPOM NA18231700895.

Ingredient Glow Better Instant Cover Green Sunscreen SPF 43 PA++

Penjelasan Ingredients Glow Better Instant Cover Green Sunscreen SPF 43 PA++

Ingredients:
Aqua, Caprylic/Capric Triglyceride, Isododecane, Butyl Methoxydibenzoylmethane, Octocrylene,
Cetyl Alcohol, Glycerin, Isononyl Isononanoate, Butylene Glycol, Cetearyl Alcohol, Diethylhexyl
Carbonate, Ethylhexyl Salicylate, Centella Asiatica Extract, Bis-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine, Silica, Steareth-20, Titanium Dioxide, Magnesium Aluminum Silicate, Methylene Bis-Benzotriazolyl Tetramethylbutylphenol, Talc, Propanediol, Prunus Amygdalus Dulcis Oil, Olus Oil, 1,2-Hexanediol, Stearalkonium Hectorite, Xanthan Gum, Mica, Decyl Glucoside, Propylene Carbonate, Styrene/Acrylates Copolymer, Caprylhydroxamic Acid, Cellulose Gum, Sucrose, Tocopherol, Propylene Glycol, CI 77891, CI 77492, CI 77491, CI 77499, CI 42090.

Key Ingredients

Centella Asiatica Extract:
Ekstrak cica mengandung senyawa aktif seperti asiaticoside, madecassoside, madecassic acid, dan Asiatic acid. Manfaatnya meliputi efek menenangkan (soothing), anti-inflamasi, membantu meredakan kemerahan, serta mendukung proses pemulihan luka pada kulit.

Prunus Amygdalus Dulcis Oil:
Dikenal sebagai Sweet Almond Oil, minyak ini kaya akan oleic acid (55-86%) dan linoleic acid (7-38%), serta mengandung Vitamin E dan Vitamin B. Memiliki properti menghaluskan (smoothing), melembutkan (softening), dan melembapkan (moisturizing), sehingga sangat baik untuk merawat kulit kering.

Tocopherol:
Merupakan Vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit. Vitamin E membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB dan menjaga stabilitas formula agar tidak mudah teroksidasi.

Agen Sunscreen

Butyl Methoxydibenzoylmethane:
Dikenal sebagai Avobenzone, filter UV ini adalah agen sunscreen kimiawi yang berfungsi menyerap sinar UVA. Meskipun tidak sepenuhnya foto-stabil dan dapat berkurang efektivitasnya setelah terpapar matahari langsung, bahan ini dianggap cukup aman karena tidak mempengaruhi aktivitas estrogen. Di Amerika, konsentrasi maksimum yang diizinkan adalah 3-5%.

Octocrylene:
Agen sunscreen kimiawi ini melindungi kulit dari UVB dan UVA II. Octocrylene tergolong foto-stabil, dengan penurunan efektivitas hanya sekitar 10% setelah 95 menit pemakaian. Bahan ini juga dapat membantu menstabilkan agen sunscreen lain seperti Avobenzone dan meningkatkan efek water-resistant agar perlindungan tidak mudah luntur oleh keringat. Usage rate yang umum digunakan adalah 5-10%.

Ethylhexyl Salicylate:
Merupakan filter UVB. Meskipun merupakan agen sunscreen yang lemah, bahan ini sangat foto-stabil. Kekuatannya dapat ditingkatkan dengan membantu melarutkan agen sunscreen lain dan membuatnya lebih foto-stabil.

Bis-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine:
Dikenal sebagai Tinosorb S, ini adalah agen sunscreen kimiawi generasi baru. Tinosorb S menawarkan perlindungan spektrum luas (menyerap sinar UVB serta UVA I dan II). Agen sunscreen ini sangat foto-stabil dan dianggap aman karena tidak mempengaruhi aktivitas hormon estrogen. Usage rate yang umum digunakan adalah 1-10%, biasanya sekitar 3%.

Titanium Dioxide:
Merupakan filter UVA dan UVB (spektrum luas) yang termasuk dalam kategori sunscreen fisik, sepasang dengan Zinc Oxide. Bahan ini foto-stabil dan aman. Meskipun dapat menimbulkan white cast (efek putih pada kulit), Titanium Dioxide juga memiliki fungsi tambahan sebagai penyerap minyak (oil-absorbent) atau agen mattifier. Usage rate yang digunakan berkisar antara 1-25%.

Methylene Bis-Benzotriazolyl Tetramethylbutylphenol:
Dikenal sebagai Tinosorb M, ini adalah agen sunscreen generasi baru yang termasuk dalam kategori hybrid sunscreen. Artinya, bahan ini dapat memantulkan sekaligus menyerap sinar UV. Tinosorb M menawarkan perlindungan spektrum luas (melindungi dari UVB dan UVA) dan sangat foto-stabil.

Bahan Pelengkap

  • Aqua
  • Caprylic/Capric Triglyceride: Emollient yang berasal dari minyak nabati.
  • Isododecane: Merupakan hidrokarbon cair tak berwarna yang berasal dari minyak bumi. Bahan ini stabil, aman, tidak beracun, tidak mengiritasi, dan tidak menyebabkan alergi. Dalam skincare, berfungsi sebagai pelarut dan emollient.
  • Cetyl Alcohol: Lemak alkohol yang berfungsi sebagai emollient, menambah volume formula, sekaligus menstabilkan emulsi.
  • Glycerin: Berfungsi sebagai pelarut, skin identical, dan humektan.
  • Isononyl Isononanoate: Senyawa ester sintetis yang umum digunakan sebagai pelembap dan pelarut. Dianggap non-komedogenik (tidak menyumbat pori-pori) dan cocok untuk kulit berminyak atau berjerawat.
  • Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, penetration enhancer, dan humektan.
  • Cetearyl Alcohol: Lemak alkohol yang berfungsi sebagai emollient, menambah volume formula, sekaligus menstabilkan emulsi.
  • Diethylhexyl Carbonate: Berfungsi sebagai emollient, pelicin, dan membantu melarutkan agen sunscreen dalam formula. Usage rate: 1-15%.
  • Silica: Mineral halus yang berfungsi sebagai bulking agent dan penyerap minyak (oil absorbent).
  • Steareth-20: Berfungsi sebagai pengemulsi.
  • Magnesium Aluminum Silicate: Sejenis clay yang berfungsi sebagai bulking agent dan menstabilkan formula, serta memiliki kemampuan menyerap minyak.
  • Talc: Mineral halus yang berfungsi sebagai bulking agent dan penyerap minyak.
  • Propanediol: Berfungsi sebagai pelarut, penetration enhancer, dan humektan.
  • Olus Oil: Campuran berbagai minyak nabati yang berfungsi sebagai emollient.
  • 1,2-Hexanediol: Berfungsi sebagai pelarut, preservatives booster, dan humektan.
  • Stearalkonium Hectorite: Agen pengontrol viskositas yang dapat digunakan dalam berbagai produk, termasuk sunscreen.
  • Xanthan Gum: Pengental alami.
  • Mica: Pigmen mineral yang memberikan efek shimmering.
  • Decyl Glucoside: Berfungsi sebagai pengemulsi.
  • Propylene Carbonate: Senyawa organik dengan sifat antimikroba yang dapat memperpanjang umur simpan produk. Juga membantu meningkatkan penetrasi bahan aktif ke dalam kulit.
  • Styrene/Acrylates Copolymer: Polimer yang berfungsi sebagai film-former (pembentuk lapisan tipis) yang membuat produk menjadi water-resistant.
  • Caprylhydroxamic Acid: Berfungsi sebagai pengawet.
  • Cellulose Gum: Pengental alami.
  • Sucrose: Molekul gula yang berfungsi sebagai humektan.
  • Propylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, penetration enhancer, dan humektan.
  • CI 77891: Pigmen putih titanium dioxide.
  • CI 77492: Yellow iron oxide.
  • CI 77491: Red iron oxide.
  • CI 77499: Black iron oxide.
  • CI 42090: Pewarna sintetis brilliant blue.

Kesimpulan

✔️ Glow Better Instant Cover Green Sunscreen adalah sunscreen hybrid dengan 5 agen sunscreen kimiawi dan 1 agen sunscreen fisik untuk melindungi kulit dari UV.

✔️ Memiliki perlindungan SPF 43 yang melindungi kulit dari UVB 97-98%, dan PA++ untuk melindungi kulit dari UVA 4-8x lebih lama dibanding tidak menggunakan sunscreen. Hasil uji in-vivo dapat dilihat di Official store.

✔️ Sunscreen ini juga dilengkapi dengan 3 iron oxide yang dapat membantu melindungi kulit dari bluelight.

✔️ Diperkaya dengan 3 key ingredients untuk merawat kesehatan kulit.

✔️ Tekstur krim dengan butiran (beads) yang melebur saat diratakan. Warna kehijauan berubah menyatu dengan warna kulit, memberikan hasil akhir yang glowy.

✔️ Bebas alkohol, pewangi, paraben, dan essential oil.

✔️ Tidak oil-free karena mengandung almond oil dan olus oil yang membantu melembapkan dan mengunci kelembapan.

Mengandung potensi komedogenik:

  • Cetyl alcohol (3)
  • Almond oil (2)
  • Steareth-20 (2)

❗ Tidak aman untuk fungal acne, karena mengandung almond oil dan olus oil.

✔️ Menurut official store, sunscreen ini aman untuk ibu hamil dan menyusui. Namun, terdapat bahan sunscreen kimiawi yang perlu diwaspadai ibu hamil, sehingga disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

✔️ Produk lokal, sudah BPOM, dan halal.

Diproduksi oleh: PT. Meiyume Manufacturing Indonesia.
Didistribusikan oleh: PT. AVO INNOVATION TECHNOLOGY, Kab Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

✔️ Harga: Rp 63.000 untuk ukuran 20ml.

FAQ:

Glow Better Instant Cover Green Sunscreen cocok untuk kulit apa?

Tabir surya lokal ini dapat digunakan oleh pria dan wanita mulai usia 13 tahun ke atas. Cocok untuk jenis kulit kering, berminyak, sensitif, maupun kombinasi.

Selain itu, sunscreen ini ideal untuk kulit dengan kondisi kemerahan, warna kulit tidak rata, atau belang.

Baca juga : Cek Ingredients Heyskin ceramide 3x intensive moisturizer

Tekstur warna hijaunya dapat digunakan untuk semua warna kulit, dari sawo matang hingga kulit cerah, dan menurut pengguna, sunscreen ini tidak menimbulkan efek abu-abu.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *