Home » Cek Ingredients Scarlett Ultra Light Daily Sunscreen SPF 50+ PA++++

Cek Ingredients Scarlett Ultra Light Daily Sunscreen SPF 50+ PA++++

Cek Ingredients Scarlett Ultra Light Daily Sunscreen SPF 50+ PA++++

GoNaturalCare.com – Scarlett kembali menghadirkan inovasi terbaru dalam perlindungan kulit dengan meluncurkan Scarlett Ultra Light Daily Sunscreen SPF 50+ PA++++. Produk ini hadir dengan tekstur watery yang ringan dan cepat meresap, dirancang khusus untuk memberikan perlindungan optimal dari paparan sinar UVA, UVB, dan bluelight.

Sunscreen ini diformulasikan secara cermat dengan berbagai kandungan unggulan. Salah satunya adalah blumilight ™, yang diklaim mampu melindungi kulit dari efek buruk paparan bluelight. Selain itu, kehadiran niacinamide, panthenol, sembilan jenis hyaluronic acid, serta lima jenis ceramide turut berperan penting dalam membantu mencerahkan, menghidrasi, sekaligus memperkuat skin barrier.

Manfaat produk:

  • Melindungi kulit dari paparan UVA, UVB, dan bluelight.
  • Memberikan kelembapan dan nutrisi bagi kulit.
  • Membantu meratakan warna kulit.
  • Menghidrasi kulit dan menjaga kesehatan skin barrier.

Cara pakai:

  • Aplikasikan sunscreen pada wajah dan leher yang sudah dibersihkan.
  • Gunakan sebanyak dua jari untuk memastikan perlindungan yang maksimal.
  • Diamkan selama 15-20 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan.
  • Lakukan re-aplikasi setiap 2-3 jam jika terpapar sinar matahari secara langsung.
  • Gunakan pelindung tambahan seperti topi, payung, atau masker.
  • Produk ini tidak water-proof, sehingga tidak disarankan untuk digunakan saat berenang.

Scarlett Ultra Light Daily Sunscreen SPF 50+ PA++++. Sumber: Scarlett Official

Penjelasan Ingredients Scarlett Ultra Light Daily Sunscreen SPF 50+ PA++++

Ingredient: Water, ethylhexyl methoxycinnamate, glycerine, butylmethoxydibenzoylmethane, niacinamide, silica, polymethyl methacrylate, octocrylene, propanediol, panthenol, butylene Glycol, ammonium acryloyldimethyl taurate vp Copolymer, allantoin, phenoxyethanol, caprylyl Glycol, xanthan gum, theobroma Cacao seed extract, 1,2 hexanediol, sodium hyaluronate, hyaluronic acid, hydrolyzed Hyaluronic acid, titanium dioxide, hydroxypropyltrimonium Hyaluronate, hydrolyzed sodium hyaluronate, sodium acetylated hyaluronate, peg-9 diglycidyl ether/sodium hyaluronate crosspolymer, potassium hyaluronate, alumunium hydroxide, stearic acid, ceteareth 25, cetyl alcohol, behenic acid, ceramide NP, cholesterol, ceramide NS, ethylhexylglycerin, ceramide EOP, ceramide AP, copper Tripeptide 1, ceramide EOS, dimethylsilanol hyaluronate, acetyl hexapeptide-8, caprooyl phytosphingosine, caprooyl sphyngosine, sodium benzoate.

(Ingredient list diambil dari kemasan)

Key Ingredients

Niacinamide: Dikenal sebagai Vitamin B3, bahan ini memiliki manfaat skin brightening, sebagai antioksidan, memicu sintesis ceramide, mengatur sebum, serta bersifat anti-inflamasi dan anti-acne. Niacinamide juga dapat melindungi kulit dari efek buruk radiasi UV dan bluelight dengan memperkuat pertahanan alami kulit. Penggunaan dalam formula berkisar antara 0,2-10%.

Panthenol: Merupakan Pro-vitamin B5 yang berfungsi melembapkan kulit dengan membantu produksi lipid alami yang penting untuk kekuatan dan kesehatan mantel kulit. Panthenol juga memiliki sifat anti-inflamasi dan skin-protecting, yang dapat mengurangi iritasi serta membantu proses pemulihan luka.

Allantoin: Senyawa alami yang berasal dari tanaman Comfrey ini memiliki kemampuan menenangkan kulit (soothing), anti-inflamasi, dan membantu proses pemulihan luka.

Theobroma Cacao seed extract: Ekstrak biji kakao ini kaya akan antioksidan yang melindungi dan membantu memperbaiki kerusakan akibat radikal bebas serta sinar UV. Ekstrak ini juga memiliki properti anti-inflamasi dan skin soothing.

Mengandung 9 jenis Hyaluronic Acid:

  • Sodium hyaluronate
  • Hyaluronic acid
  • Hydrolyzed Hyaluronic acid
  • Hydroxypropyltrimonium Hyaluronate
  • Hydrolyzed sodium hyaluronate
  • Sodium acetylated hyaluronate
  • PEG-9 diglycidyl ether/sodium hyaluronate crosspolymer
  • Potassium hyaluronate
  • Dimethylsilanol hyaluronate

Hyaluronic acid (HA) adalah senyawa alami yang ditemukan di kulit, tulang, dan jaringan ikat lainnya. HA memiliki kemampuan mengikat air, sehingga sangat efektif menjaga hidrasi kulit. Ukuran molekul HA yang berbeda memberikan manfaat yang bervariasi; molekul kecil lebih mudah diserap untuk manfaat cepat, sementara molekul besar bertahan lebih lama di kulit untuk manfaat berkelanjutan.

Mengandung 5 jenis Ceramide:

  • Ceramide NP
  • Ceramide NS
  • Ceramide EOP
  • Ceramide AP
  • Ceramide EOS

Ceramide adalah jenis lipid yang secara alami ada di kulit. Fungsinya adalah membentuk lapisan pelindung di permukaan kulit, yang melindungi kulit dari kerusakan akibat faktor lingkungan seperti iritan, polutan, dan infeksi.

Baca juga : Cek Ingredients Wardah UV Shield Airy Smooth Sunscreen SPF 50 PA++++

Copper Tripeptide 1: Peptida yang terdiri dari tiga asam amino yang mengandung tembaga. Manfaatnya meliputi peningkatan produksi kolagen, percepatan pemulihan luka, menjaga elastisitas kulit, dan mengurangi peradangan.

Cholesterol: Merupakan komponen alami dari skin barrier yang berfungsi sebagai emolien dan melindungi kulit dari ancaman luar.

Acetyl Hexapeptide-8: Dikenal juga sebagai Argireline, peptida ini berfungsi sebagai agen anti-aging dengan cara memblokir sinyal saraf yang menyebabkan kontraksi otot wajah, sehingga dapat mengurangi tampilan kerutan dan garis halus. Selain itu, bahan ini juga diklaim dapat meningkatkan produksi kolagen dan elastin. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Drugs in Dermatology menunjukkan bahwa krim wajah dengan 2% acetyl hexapeptide-8 dapat mengurangi tampilan kerutan dan garis halus sebesar 15% setelah 6 minggu penggunaan.

Caprooyl Phytosphingosine: Campuran asam lemak caproic acid dan phytosphingosine. Bahan ini bersifat skin identical, mendukung dan membantu memperbaiki skin barrier, serta mencegah Transepidermal Water Loss (TEWL). Bahan ini direkomendasikan untuk digunakan pada konsentrasi 0,02-0,2%.

Caprooyl Sphingosine: Berbahan dasar caproic acid dan sphingosine, bahan ini juga bersifat skin identical. Fungsinya adalah mengganti komponen lipid kulit yang hilang, mendukung perbaikan skin barrier, mencegah penguapan kadar air, dan mempertahankan kelembapan kulit. Dosis dalam formula produk biasanya sangat kecil, sekitar 0,00033-0,00065%.

Agen Sunscreen

Ethylhexyl Methoxycinnamate: Dikenal sebagai Octinoxate, bahan ini efektif melindungi kulit dari sinar UVB yang dapat menyebabkan sunburn dan kanker kulit. Octinoxate bekerja dengan menyerap sinar UVB dan mengubahnya menjadi energi panas yang dilepaskan dari kulit.

Butylmethoxydibenzoylmethane: Dikenal sebagai Avobenzone, agen sunscreen kimiawi ini menyerap sinar UVA. Avobenzone tidak stabil terhadap cahaya (photo-unstable), yang dapat mengurangi nilai SPF-nya hingga 36% setelah terpapar matahari selama satu jam. Bahan ini dianggap aman karena tidak mempengaruhi aktivitas estrogen. Di Amerika, konsentrasi maksimum yang diizinkan adalah 3%, sementara di Eropa dibatasi hingga 5%.

Octocrylene: Sunscreen kimiawi yang melindungi kulit dari UVB dan UVA II. Octocrylene cukup stabil terhadap cahaya (photo-stable), dengan penurunan efektivitas hanya 10% setelah 95 menit pemakaian. Bahan ini juga membantu menstabilkan agen sunscreen lain seperti Avobenzone dan meningkatkan efek water-resistant.

Titanium Dioxide: Agen sunscreen fisik yang sangat populer, memberikan perlindungan spektrum luas dari UVA dan UVB. Bahan ini stabil terhadap cahaya dan aman, namun terkadang dapat meninggalkan efek white cast. Titanium dioxide juga berfungsi sebagai penyerap minyak (oil-absorbent) dan agen mattifier.

Bahan pelengkap

  • Water
  • Glycerine: Pelarut yang bersifat skin identical dan humektan.
  • Silica: Bahan mineral yang membantu menyerap minyak, menambah volume formula, dan meningkatkan nilai SPF pada sunscreen.
  • Polymethyl Methacrylate: Berfungsi sebagai agen pembentuk lapisan film (film-forming agent) yang membantu menjaga kelembapan dan mencegah TEWL. Bahan ini juga berfungsi sebagai peningkat tekstur dan peningkat SPF (SPF booster).
  • Propanediol: Pelarut yang berfungsi sebagai penetration enhancer sekaligus humektan.
  • Butylene Glycol: Pelarut, penetration enhancer, dan humektan.
  • Ammonium Acryloyldimethyl Taurate VP Copolymer: Berfungsi sebagai pengental sintetis. Phenoxyethanol adalah pengawet konvensional dengan konsentrasi maksimum 1%.
  • Caprylyl Glycol: Berfungsi sebagai emolien dan peningkat pengawet (preservatives booster).
  • Xanthan Gum: Pengental alami.
  • 1,2 Hexanediol: Pelarut yang memiliki kemampuan sebagai preservatives booster dan humektan.
  • Aluminium Hydroxide: Pengatur pH yang bersifat basa.
  • Stearic Acid: Asam lemak yang berfungsi sebagai emolien, menambah volume formula, sekaligus penstabil emulsi.
  • Ceteareth 25: Pengemulsi.
  • Cetyl Alcohol: Lemak alkohol yang bersifat emolien, membantu menambah kekentalan formula, sekaligus penstabil emulsi.
  • Behenic Acid: Asam lemak yang berfungsi sebagai emolien, menambah volume formula, sekaligus penstabil emulsi.
  • Ethylhexylglycerin: Peningkat pengawet (preservatives booster) dan humektan.
  • Sodium Benzoate: Pengawet.

Kesimpulan

✔️ Scarlett Ultra Light Daily Sunscreen SPF 50+ PA++++ adalah sunscreen hybrid dengan empat agen sunscreen, kombinasi tiga agen sunscreen kimiawi dan satu fisik. Namun, karena posisi titanium dioksida berada di bawah phenoxyethanol dalam daftar ingredients, konsentrasinya kemungkinan tidak lebih dari 1%, sehingga produk ini cenderung bersifat kimiawi. Hal ini juga terlihat pada pengujian dengan UV Cam, di mana warna yang hitam pekat menandakan sifat kimiawi yang dominan. Jika merupakan hybrid sejati, seharusnya terlihat abu-abu di bawah UV Cam. Namun, yang terpenting adalah coverage yang merata.

✔️ Produk ini memiliki perlindungan SPF 50+ (melindungi dari UVB hingga 98-99%) dan PA++++ (melindungi dari UVA lebih dari 16x lebih lama dibandingkan tanpa perlindungan).

✔️ Ideal untuk aktivitas luar ruangan.

✔️ Sunscreen ini juga diklaim dapat melindungi kulit dari bluelight. Ingredient yang berperan dalam proteksi ini adalah Blumilight ™, yang berasal dari biji kakao terfermentasi. Proses fermentasi menghasilkan senyawa polifenol dengan sifat antioksidan yang terbukti melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar biru dari perangkat elektronik. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Cosmetic Dermatology pada tahun 2022 menunjukkan bahwa Blumilight™ dapat mengurangi tanda penuaan dini akibat paparan sinar biru, seperti garis halus dan kerutan.

✔️ Diperkaya dengan 11 key ingredients yang membantu mencerahkan, melembapkan, menghidrasi, dan melindungi skin barrier.

✔️ Tekstur watery gel yang lightweight dan meleleh saat diaplikasikan, serta cepat meresap.

Tekstur Scarlett Ultra Light Daily Sunscreen. Sumber: TikTok

✔️ Meskipun teksturnya sangat ringan seperti pelembap, Anda tidak perlu khawatir mengenai SPF palsu, karena nilai SPF-nya telah lolos uji in-vivo dan in-vitro dengan nilai SPF asli mencapai 75. Pengujian melalui UV Cam juga menunjukkan coverage yang merata.

✔️ Tidak mengandung alkohol, pewangi, paraben, essential oil, dan silikon.

✔️ Bebas minyak (oil-free).

Mengandung potensi komedogenik:

  • Stearic acid
  • Cetyl alcohol

Menurut skala komedogenik, stearic acid memiliki skor 2, sementara cetyl alcohol memiliki skor 3. Skor 1-3 menunjukkan potensi komedogenik yang rendah hingga sedang. Namun, kedua bahan ini berada di urutan bawah dalam daftar ingredients (di bawah phenoxyethanol), yang menandakan konsentrasinya sedikit, sehingga potensi komedogeniknya kemungkinan tidak signifikan. Selain itu, sunscreen ini telah teruji non-comedogenic.

❗ Tidak aman untuk fungal acne karena mengandung stearic acid, yaitu jenis asam lemak berantai panjang yang disukai oleh jamur Malassezia.

✔️ Ideal untuk semua jenis kulit, aman untuk kulit berminyak dan sensitif.

❗ Terdapat ingredient yang kurang ramah untuk ibu hamil, yaitu agen sunscreen kimiawi. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan produk ini.

✔️ Produk lokal, sudah terdaftar BPOM, dan bersertifikat Halal. Diproduksi oleh: PT. Cosmax Indonesia.

✔️ Harga: Rp 75.000 untuk kemasan 50ml. | BELI DISINI

FAQ:

Apa perbedaan Scarlett Whitening Sunscreen Sun Bright Daily SPF 50 PA+++ (kuning) dan Scarlett Ultra Light Daily Sunscreen SPF 50+ PA++++ (biru)?

Terdapat beberapa perbedaan utama antara kedua produk ini:

  1. Ingredient dan formula yang berbeda.
  2. Agen sunscreen yang digunakan. Varian kuning adalah sunscreen kimiawi dengan tujuh agen, sementara varian biru adalah hybrid dengan empat agen, namun menawarkan perlindungan yang lebih tinggi.
  3. Tekstur. Varian kuning memiliki tekstur creamy yang cocok untuk kulit kering. Sementara varian biru memiliki tekstur watery gel yang lebih ringan, nyaman untuk kulit berminyak.
  4. Potensi komedogenik. Varian biru memiliki potensi komedogenik yang lebih rendah dibandingkan varian kuning.
  5. Secara keseluruhan, formula varian biru dinilai lebih baik (improved).

Apa persamaan varian kuning dan biru?

  1. Keduanya mengandung blumilight yang diklaim melindungi kulit dari bluelight.
  2. Keduanya tidak mengandung alkohol, paraben, pewangi, dan essential oil.
  3. Keduanya tidak aman untuk fungal acne.
  4. Keduanya kurang ramah untuk ibu hamil.

Apakah Sunscreen Scarlett Ultra Light Daily Sunscreen boleh digunakan untuk

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *