Home » Cek Ingredients Dermaluz Hydrating Sunscreen

Cek Ingredients Dermaluz Hydrating Sunscreen

Cek Ingredients Dermaluz Hydrating Sunscreen

GoNaturalCare.com – Dermaluz Hydrating Sunscreen hadir sebagai solusi proteksi kulit dari paparan sinar UV A dan UV B. Produk ini tidak hanya berfungsi sebagai pelindung, tetapi juga menawarkan manfaat mencerahkan wajah, meratakan warna kulit, menyamarkan pori-pori, serta melembapkan kulit sekaligus menjaga integritas skin barrier.

Formulasi Dermaluz Hydrating Sunscreen diklaim cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit kering, kombinasi, dan sensitif. Lebih lanjut, produk ini bahkan direkomendasikan khusus untuk kulit berjerawat, menjadikannya pilihan multifungsi.

Dermaluz Hydrating Sunscreen. Sumber: shopee

Cara penggunaan produk ini cukup sederhana. Oleskan secara merata pada wajah pada pagi atau siang hari, setidaknya 15 hingga 60 menit sebelum terpapar sinar matahari langsung. Dengan penggunaan yang teratur, kulit akan terlindungi secara optimal.

Produk ini memiliki ketahanan setara SPF 30 dengan perlindungan PA+++, memberikan perlindungan yang memadai terhadap radiasi UVA dan UVB. Dermaluz Hydrating Sunscreen telah terdaftar di BPOM dengan nomor registrasi NA 18201700922 dan juga telah mendapatkan registrasi HALAL. Tersedia dalam kemasan netto 20g dengan harga Rp75.000.

Penjelasan Ingredients Dermaluz Hydrating Sunscreen

Ingredients:

Aqua, niacinamide, cyclopentasiloxane, glyserine, phenylbenzimidazole sulfonic acid, butylene glycol, propanediol, potassium cetyl phosphate, behenyl alcohol, isopropyl Myristate, phenyl trimethicone, polymethyl silsesquioxane, Tranexamic acid, triethylhexanoin, Zinc oxide, aluminum starch octenylsuccinate, prunus amygdalus dulcis oil, vegetable oil, hyaluronic acid, cynara scolymus (artichoke) leaf extract, vitis vinifera seed oil, tocopheryl acetate, salicylic acid, BHT, hydrogenated Lecithin, ceramide NP, cholesterol, Acrylamide/sodium acrylolyl dimethyl taurate Copolymer, dimethicone, sodium chloride, Isohexadecane, phenoxyethanol, vp/eicosene Copolymer, caprylic/capric triglyceride, silicon dioxide Hydrate, triethanolamine, polysorbate 80, xanthan gum, cetyl-Pg hydroxyethyl Palmitamide, disodium edta, ethylhexylglycerin, sorbitan oleate, triethoxycaprylylsilane.

Bahan aktif

niacinamide.

Merupakan bentuk Vitamin B3 yang memiliki beragam manfaat. Niacinamide efektif mencerahkan kulit, memicu sintesis ceramide untuk memperkuat skin barrier, serta mengatur produksi sebum. Sifat anti-inflamasi dan anti-acne-nya juga membantu melindungi kulit dari efek buruk radiasi UV dan bluelight.

Tranexamic acid.

Sebagai agen pencerah kulit generasi baru, tranexamic acid sering digunakan untuk mengatasi masalah dark spot seperti melasma, noda bekas luka, atau bekas jerawat yang membandel (PIH).

prunus amygdalus dulcis oil.

Dikenal juga sebagai sweet almond oil, minyak ini kaya akan asam oleat (55-86%) dan linoleat (7-38%), serta mengandung Vitamin E dan B. Memiliki sifat menghaluskan, melembutkan, dan melembapkan, sangat baik untuk perawatan kulit kering.

hyaluronic acid.

Dalam bentuk original dengan ukuran molekul besar (High molecular weight), hyaluronic acid bersifat skin identical, artinya kulit kita secara alami memproduksinya. Seiring bertambahnya usia, produksi HA berkurang, menyebabkan kulit kendur, kering, dan kehilangan elastisitas. Supplemen HA dari skincare membantu menggantikan kekurangan ini, menjaga kulit tetap kenyal, lembap, dan elastis.

cynara scolymus (artichoke) leaf extract.

Ekstrak daun artichoke kaya akan antioksidan dan Vitamin C. Manfaatnya meliputi mencerahkan kulit, melindungi skin barrier, dan mencegah kerusakan kulit akibat stres oksidatif.

vitis vinifera seed oil.

Dikenal sebagai grapeseed oil, minyak ini mengandung grape seed proanthocyanidins yang merupakan antioksidan kuat, bahkan lebih ampuh dari Vitamin C dan E. Mampu melindungi kulit dari paparan UV, bersifat anti-kanker, serta membantu mengurangi pigmentasi dan tanda penuaan. Kandungan asam linoleatnya bersifat anti-inflamasi, melembapkan kulit, dan baik untuk kesehatan skin barrier.

tocopheryl acetate.

Merupakan bentuk Vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan, melembapkan kulit, dan melindungi dari efek buruk sinar UVB.

salicylic acid.

Sebagai BHA (Beta Hydroxy Acid), salicylic acid bekerja dengan cara meresap ke dalam pori-pori untuk membersihkan sumbatan dan mengangkat kotoran. Ia juga memiliki sifat mengontrol minyak, anti-inflamasi, dan anti-bakteri, menjadikannya bahan populer dalam produk anti-jerawat.

ceramide NP.

Merupakan bahan skin identical yang menyusun sekitar 50% dari lapisan kulit. Ceramide NP berperan penting dalam menjaga kesehatan skin barrier dan mempertahankan hidrasi kulit.

Cholesterol.

Berfungsi sebagai emolien dan secara alami terdapat pada lapisan kulit. Sebagai bagian dari skin barrier, kolesterol memegang peranan krusial dalam menjaga fungsinya.

cetyl-PG hydroxyethyl palmitamide,

Dikenal juga sebagai pseudo ceramide, bahan ini adalah ceramide sintetis yang meniru ceramide alami. Lebih mudah diformulasikan dibandingkan ceramide asli, bahan ini diklaim memiliki efektivitas yang sama dengan ceramide 3 dalam melembapkan kulit dan mendukung fungsi skin barrier.

Baca juga : Cek Ingredients Pipiqiu Niacinamide + Vit C Serum

Agen Sunscreen

phenylbenzimidazole sulfonic acid.

Ini adalah agen sunscreen kimiawi yang memberikan perlindungan kuat terhadap sinar UVB. Sifatnya yang larut dalam air memungkinkan formulasi yang ringan. Photo-stable dan memiliki konsentrasi maksimum yang diizinkan sebesar 4%-8%.

Zinc oxide.

Sebagai agen sunscreen fisik/mineral, zinc oxide bekerja dengan memantulkan sinar UV layaknya cermin. Bahan ini sangat stabil dan aman, meskipun terkadang dapat menimbulkan white cast dan kurang ideal dalam formulasi. Selain sebagai pelindung UV, ia juga memiliki sifat anti-inflamasi, anti-bakteri, dan menyerap minyak.

Bahan pelengkap

  • Aqua
  • cyclopentasiloxane. Silikon volatil yang berfungsi sebagai emolien dan agen pelicin, membantu formula mudah diratakan.
  • glyserine. Pelarut, bersifat skin identical, dan berfungsi sebagai humektan.
  • butylene glycol. Pelarut, pengencer, dan peningkat penetrasi bahan aktif ke dalam kulit.
  • propanediol. Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • potassium cetyl phosphate. Berfungsi sebagai pengemulsi.
  • behenyl alcohol. Alkohol lemak yang bersifat emolien, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
  • Isopropyl Myristate. Minyak sintetis yang sangat mudah meresap, membantu formula cepat diserap kulit (peningkat penetrasi) dan mengurangi rasa berminyak.
  • phenyl trimethicone. Silikon cair non-oily yang berfungsi sebagai emolien, membuat formula lebih mudah menyebar, dan mengurangi rasa lengket.
  • polymethyl silsesquioxane. Sejenis silikon berbentuk bubuk yang menambah kekentalan formula dan memberikan efek soft focus.
  • triethylhexanoin. Emolien dan pelumas yang membantu formula mudah diratakan, memberikan efek halus, dan tidak lengket di kulit.
  • aluminum starch octenylsuccinate. Menambah kekentalan formula, berfungsi sebagai penyerap minyak (mattifier), dan membantu menciptakan tekstur velvety.
  • vegetable oil. Emolien alami yang melembapkan kulit.
  • BHT. Antioksidan sintetis yang berfungsi sebagai pengawet untuk mencegah oksidasi formula.
  • hydrogenated Lecithin. Berfungsi sebagai emolien, pengemulsi, dan membantu menstabilkan bahan aktif lainnya.
  • Acrylamide/sodium acrylolyl dimethyl taurate Copolymer. Pengental sintetis yang menambah kekentalan formula.
  • dimethicone. Silikon yang bersifat emolien semi-oklusif, melapisi kulit agar terasa halus, mengunci kelembapan tanpa rasa lengket, dan memberikan efek pengisi kerutan sementara.
  • Sodium chloride. Pengental ionik yang menambah kekentalan formula.
  • Isohexadecane. Pelarut dan emolien.
  • phenoxyethanol. Pengawet.
  • vp/eicosene Copolymer. Pengental sintetis.
  • caprylic/capric triglyceride. Emolien ringan yang mudah meresap dan dapat ditoleransi oleh semua jenis kulit.
  • Silicon dioxide Hydrate. Agen penyerap minyak (mattifier).
  • Triethanolamine. Pengatur pH bersifat basa.
  • polysorbate 80. Pengemulsi.
  • Xanthan gum. Pengental alami.
  • Disodium edta. Agen pengkelat untuk menetralkan ion logam.
  • Ethylhexylglycerin. Peningkat kinerja pengawet dan humektan.
  • Sorbitan oleate. Pengemulsi.
  • Triethoxycaprylylsilane. Silikon yang berfungsi sebagai pelapis mineral/pigmen, membantu menstabilkan agen mineral sunscreen agar mudah dibaurkan, diratakan, dan tidak menggumpal di kulit.

Kesimpulan

✔️Dermaluz Hydrating Sunscreen merupakan sunscreen hybrid yang menggabungkan agen kimiawi dan fisik, dengan total dua agen sunscreen. Produk ini diklaim memiliki SPF 30 PA+++.

✔️Mengandung 11 bahan aktif yang bekerja sinergis untuk mencerahkan kulit, menghidrasi, menjaga skin barrier, serta mengontrol minyak.

  • Skin Brightening: niacinamide, Tranexamic acid, artichoke extract.
  • Hydrating dan skin barrier: sweet almond oil, grapeseed oil, hyaluronic acid, ceramide NP, pseudo ceramide, cholesterol, vegetable oil.
  • Oil control dan oil absorbent: salicylic acid, Zinc oxide, silicon dioxide Hydrate

✔️Kandungan niacinamide dalam produk ini cukup tinggi, mencapai 8%.

✔️Produk ini dapat berfungsi ganda sebagai sunscreen sekaligus pelembap. Jika kulit terasa cukup lembap setelah penggunaan Dermaluz Sunscreen, Anda mungkin tidak memerlukan pelembap tambahan.

✔️Bebas alkohol dan pewangi (fragrance).

✔️Tidak meninggalkan white cast.

✔️Tidak oil-free, namun kandungan grapeseed oil dan sweet almond oil memiliki potensi komedogenik yang rendah.

✔️Sangat ideal untuk kulit kering karena kandungan emoliennya yang melimpah.

✔️Meskipun demikian, Dermaluz Sunscreen diklaim cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit berjerawat.

❗Namun, perlu diperhatikan bahwa beberapa bahan pelengkap dalam formulasi ini berpotensi komedogenik, yaitu:

  • isopropyl Myristate (skor 5),
  • Zinc oxide (skor 1),
  • dimethicone (skor 1),
  • sodium chloride (skor 5).

Selain itu, Dermaluz Sunscreen tidak memiliki klaim non-comedogenic. Oleh karena itu, disarankan untuk melakukan double cleanse secara rutin dan melakukan eksfoliasi atau scrub minimal 2-3 kali seminggu sebagai antisipasi.

❗Produk ini juga tidak fungal acne safe karena mengandung Isopropyl Myristate, oil, polysorbate 80, sorbitan oleate.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *