GoNaturalCare.com – Somethinc Holygrail Multipeptide Youth Elixir baru saja diluncurkan beberapa hari lalu, bersamaan dengan produk DNA Salmon.
|
|
| Somethinc Holygrail Multipeptide Youth Elixir. Sumber: Shopee |
Deskripsi produk menyebutkan bahwa elixir ini membantu mengencangkan dan mengembalikan elastisitas kulit dengan mengurangi pergerakan otot yang menyebabkan kerutan dan garis halus. Formulasi utamanya terdiri dari 65% Rosa Damascena Water, SYN®-AKE, dan Argireline, yang dikenal memiliki efek mirip botox, serta 10 peptida lain yang identik dengan kulit manusia.
Cara pemakaiannya adalah dengan menuangkan 5-10 tetes elixir ke telapak tangan. Kemudian, tekan perlahan ke wajah yang sudah dibersihkan dan tepuk-tepuk hingga merata ke wajah dan leher. Tunggu 1-3 menit hingga produk terserap sempurna. Produk ini dapat digunakan setiap hari, baik pagi maupun malam.
Harga produk ini adalah Rp 129.000 untuk kemasan 20ml.
Penjelasan Ingredients Somethinc Holygrail Multipeptide Youth Elixir
Ingredients:
65% Rosa Damascena Flower water , glycerin , water, methylpropanediol, 1,2-hexanediol, butylene glycol, ammonium acryloyldimethyltaurate/vp copolymer, polyglyceryl-10 laurate, Betaine, pentylene glycol, allantoin, adenosine, xanthan gum, octanediol , ethylhexylglycerin, carbomer, anthemis nobilis flower extract, dipeptide diaminobutyroyl benzylamide diacetate, Eclipta prostrata Extract, Coccinia Indica Fruit Extract, polysorbate 20, caffeine, Palmitoyl Tripeptide-1 , sh-Octapeptide-4, sh-Decapeptide-7, Palmitoyl Tetrapeptide-7, Tocopherol, Copper Tripeptide-1, Acetyl Hexapeptide-8, rh-Oligopeptide-1, rh-Polypeptide-1, rh-Oligopeptide-2, rh-Polypeptide-3, rh-Polypeptide-22 .
Bahan Aktif
65% Rosa Damascena Flower water.
Dikenal juga sebagai rose hydrosol, ini adalah produk sampingan dari Rose Essential Oil. Mengandung komponen yang sama dengan minyaknya namun dalam konsentrasi yang lebih rendah. Bahan ini memiliki properti anti-penuaan, antioksidan, astringen, dan efek relaksasi.
Betaine adalah agen hidrator yang berasal dari gula bit. Fungsinya membantu kulit mengatur keseimbangan kadar air.
Allantoin adalah senyawa yang bersifat menenangkan kulit, anti-inflamasi, dan membantu proses pemulihan luka.
Adenosine.
Merupakan cell-communicator ingredient yang membantu proses pemulihan luka. Adenosine juga merupakan agen anti-inflamasi yang baik, mengirimkan sinyal ke sel kulit untuk memproduksi kolagen, serta memperbaiki dan melindungi skin-barrier.
Anthemis Nobilis Flower Extract
Ekstrak bunga Chamomile ini mengandung senyawa bisabolol dan chamazulene yang berfungsi sebagai anti-inflamasi dan penenang kulit. Bahan ini juga kaya akan antioksidan.
Dipeptide Diaminobutyroyl Benzylamide Diacetate.
Dikenal sebagai Syn-Ake, ini adalah tripeptide (terdiri dari 3 asam amino) dengan molekul kecil yang mampu menembus jauh ke dalam kulit. Sering dijuluki “botox-in-a-jar” karena kemiripannya dengan Argireline, Syn-Ake bekerja menarget kerutan, seperti garis senyum dan crow’s feet (kerutan di sekitar mata), serta membantu merelaksasi otot wajah.
Uji in-vivo menunjukkan bahwa 4% Syn-Ake mampu menghaluskan tekstur kulit sebesar 21% dan mengurangi kerutan sebesar 20% setelah 28 hari pemakaian, yang dikonfirmasi oleh 80% sukarelawan.
Eclipta Prostrata Extract
Ekstrak bunga false daisy ini mengandung komponen luteolin (antioksidan kuat) dan wedelolactone (antibakteri). Bahan ini bersifat anti-inflamasi, melembapkan kulit, dan menenangkan. Sangat baik untuk merawat kulit berjerawat serta menenangkan kulit yang iritasi dan sensitif.
Baca juga : Cek Ingredients Somethinc Salmon DNA + Marine Collagen Elixir
Coccinia Indica Fruit Extract.
Ekstrak timun merah ini kaya akan antioksidan, Vitamin A, flavonoid, saponin, dan terpenoid yang dapat menetralisir radikal bebas. Bahan ini juga memiliki sifat anti-inflamasi.
Caffeine
Komponen utama dalam kopi dan teh ini dapat memicu mikrosirkulasi di bawah kulit. Caffeine membantu mengurangi noda bekas jerawat, meringankan inflamasi, serta mengurangi mata panda dan kantung mata, membuat kulit tampak lebih segar.
Palmitoyl Tripeptide-1.
Terdiri dari 3 asam amino (glycine, histidine, lysine), bahan ini merupakan fragmen dari kolagen tipe 1. Palmitoyl Tripeptide-1 memicu sintesis kolagen dengan cara memberi sinyal pada kulit seolah-olah ada kolagen yang rusak, sehingga mendorong produksi kolagen baru.
sh-Octapeptide-4.
Merupakan high-tech peptide dari Korea Selatan yang dibuat secara sintetis untuk meniru protein dalam kulit. Terdiri dari 8 asam amino neuropeptide yang berperan penting dalam penyembuhan luka. Bahan ini diklaim memiliki efek anti-penuaan, anti-kerutan, dan peremajaan kulit yang kuat.
sh-Decapeptide-7.
Juga merupakan high-tech peptide dari Korea, dengan fungsi dan klaim yang hampir sama dengan sh-Octapeptide-4. Perbedaannya terletak pada jumlah asam amino penyusunnya, yaitu 10 asam amino neuropeptide.
Palmitoyl Tetrapeptide-7.
Peptida ini terdiri dari 4 asam amino (glycine, glutamine, proline, arginine). Palmitoyl Tetrapeptide-7 bekerja dengan mengirimkan sinyal ke kulit agar tidak memproduksi interleukin, yaitu zat yang bersifat pro-inflamasi. Fungsinya adalah menghambat inflamasi yang dapat menyebabkan degradasi jaringan kolagen.
Tocopherol adalah Vitamin E, yang berfungsi sebagai antioksidan, pelembap kulit, dan pelindung kulit.
Copper Tripeptide-1.
Dapat ditemukan secara alami dalam cairan tubuh seperti plasma, air liur, dan urine. Peptida ini memiliki kemampuan penyembuhan luka yang unik dengan menstimulasi kolagen yang rusak pada bekas luka atau jaringan parut hingga membaik, kemudian menstimulasi produksi kolagen yang lebih sehat. Bahan ini juga menstimulasi produksi komponen identik kulit seperti kolagen, elastin, dan glycosaminoglycans, serta memiliki efek antioksidan dan anti-inflamasi yang signifikan.
Acetyl Hexapeptide-8
Dikenal sebagai Argireline, bahan ini juga memiliki “botox-like-effect“. Diklaim mampu menarget kerutan pada smile line dan crow’s feet. Uji in-vivo menunjukkan bahwa aplikasi 10% Argireline di sekitar mata selama 15 hari mengurangi kerutan sebesar 17% dan secara signifikan meningkatkan tingkat kelembapan kulit.
rh-Oligopeptide-1
Juga dikenal sebagai Epidermal Growth Factor (EGF), terdiri dari 53 asam amino. EGF adalah cellular signal molecule yang menstimulasi pertumbuhan dan pembelahan sel (proliferation), sehingga memiliki manfaat penyembuhan luka dan peremajaan kulit. Secara klinis terbukti mengurangi penampakan garis halus, menyamarkan pori, dan memperbaiki tekstur kulit.
Untuk Informasi Anda:
EGF termasuk bahan yang kontroversial karena kemampuannya menstimulasi pertumbuhan dan pembelahan sel. Kekhawatiran muncul mengenai potensinya memicu sel kanker. Namun, para dermatolog sepakat bahwa EGF bersifat mitogenic (memicu proliferasi sel secara terkontrol) dan bukan mutagenic (mengubah sel menjadi tidak terkontrol dan berbahaya atau kanker). Jika sel normal, EGF tidak menyebabkan kanker. Namun, jika sel sudah mengandung kanker, EGF dapat membantu penyebaran sel kanker tersebut, sama seperti membantu pertumbuhan sel sehat.
rh-Polypeptide-1.
Merupakan cell-signaling protein yang dikenal juga sebagai Basic Fibroblast Growth Factor. Masih dalam golongan EGF, bahan ini bersifat mitogenic, menstimulasi pembelahan sel (proliferation), dan pada akhirnya menstimulasi sintesis kolagen.
rh-Oligopeptide-2.
Dikenal sebagai Insulin-like Growth Factor 1, bahan ini juga termasuk golongan EGF. Terdiri dari asam amino yang bekerja secara sinergis dengan EGF dalam meningkatkan pembaruan sel kulit.
rh-Polypeptide-3.
Informasi spesifik mengenai bahan ini tidak tersedia dalam sumber. Namun, secara umum ini termasuk golongan peptida yang terdiri dari beberapa asam amino, masih dalam kelompok EGF.
rh-Polypeptide-22 .
Sama seperti rh-Polypeptide-3, informasi spesifik tidak tersedia. Bahan ini juga termasuk dalam golongan peptida dan EGF.
Bahan Pelengkap
- Glycerin: Pelarut, skin identical, humektan.
- Water: Pelarut.
- Methylpropanediol: Pelarut, preservatives booster, humektan.
- 1,2-Hexanediol: Pelarut, preservatives booster.
- Butylene Glycol: Pelarut, penetration enhancer, humektan.
- Ammonium Acryloyldimethyltaurate/VP Copolymer: Agen pengental sintetis untuk menambah kekentalan formula.
- Polyglyceryl-10 Laurate: Pengemulsi.
- Pentylene Glycol: Pelarut, preservatives booster.
- Xanthan Gum: Pengental alami untuk menambah kekentalan formula.
- Octanediol: Pengawet, humektan.
- Ethylhexylglycerin: Preservatives booster, humektan.
- Carbomer: Agen pembentuk gel, pengental sintetis.
- Polysorbate 20: Pengemulsi.
Kesimpulan
Produk ini sangat direkomendasikan karena mengandung total 12 jenis peptida. Semua jenis peptida ini bersifat skin-identical dan cell communicator, yang berarti mereka kompatibel dengan kulit dan memiliki kemampuan memperbaiki skin-barrier. Tujuan utama peptida adalah sebagai agen anti-penuaan, karena kemampuannya berkomunikasi dengan sel kulit untuk menstimulasi produksi kolagen dan elastin, mengurangi inflamasi, mempercepat penyembuhan luka, serta pembelahan dan pertumbuhan sel, yang semuanya berkontribusi pada peremajaan kulit.
Produk ini juga mengandung EGF (Epidermal Growth Factor) yang dapat meningkatkan pembaruan sel kulit, meskipun termasuk bahan yang kontroversial.
pH produk ini berkisar antara 5-6, yang mendekati pH alami kulit.
Diklaim ideal untuk semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif.
Dapat digunakan mulai usia 17 tahun.
Produk ini bebas alkohol, bebas pewangi, oil-free, dan non-comedogenic.
Kompatibel dengan semua produk Somethinc.
Namun, produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung polyglyceryl-10 laurate dan polysorbate 20.
Juga tidak direkomendasikan bagi yang memiliki alergi kedelai.
Untuk mengetahui efek pastinya, disarankan untuk mencoba produk ini sendiri, karena efektivitasnya juga bergantung pada konsentrasi masing-masing peptida, formulasi produk, serta jenis dan kondisi kulit individu.
Sumber referensi: Incidekoder, Paula’s Choice, Wikipedia Mbah Gugel.


Leave a Reply