Home » Cek Ingredients Clinelle

Cek Ingredients Clinelle

Cek Ingredients Clinelle

GoNaturalCare.com – Clinelle WhitenUp Brightening Cleanser merupakan gel pembersih yang dirancang untuk membersihkan kulit secara efektif dari kotoran tanpa menyebabkan kekeringan. Produk ini juga diklaim dapat membantu melembabkan kulit, sehingga kulit terasa lebih bersih sempurna dan siap menyerap produk perawatan kulit lainnya dengan lebih baik.

Cara penggunaannya cukup sederhana. Tuangkan secukupnya pada tangan yang telah dibasahi, lalu busakan. Pijat lembut dengan gerakan melingkar ke atas pada wajah dan leher, kemudian bilas hingga bersih dengan air.

Penjelasan Ingredients Clinelle WhitenUp Brightening Cleanser

Ingredients overview
Aqua (Water), Glycerin, Sodium C14-16 Olefin Sulfonate, Cocamidopropyl Hydroxysultaine, Butylene Glycol, Sodium Cocoamphoacetate, Phenoxyethanol, Oryza Sativa (Rice) Extract, Bellis Perennis (Daisy) Flower Extract, Hydrolyzed Pearl, Sodium Ascorbyl Phosphate, Dextrin, Citrus Aurantium Bergamia (Bergamot) Fruit Oil, Citrus Limon (Lemon) Peel Oil, Citrus Aurantium Dulcis (Orange) Peel Oil, Lavandula Hybrida (Lavandin) Oil, Cymbopogon Martini (Palmarosa) Oil, Citrus Reticulata (Tangerine) Leaf Oil, Lauryl Glucoside, Sodium Lauryl Glucose Carboxylate, Sodium Cocoyl Glutamate, Xanthan Gum, Tetrasodium EDTA, Citric Acid, Sodium Chloride, Ethylhexylglycerin, Propanediol, Sodium Hydroxide, O-Cymen-5-Ol

Key Ingredients

Oryza Sativa (Rice) Extract
Ekstrak beras kaya akan antioksidan kuat seperti Vitamin E, ferulic acid, dan orizanol. Kandungan ini berfungsi melindungi kulit dari radikal bebas dan mencegah pigmentasi. Selain itu, ekstrak beras juga mengandung polisakarida yang berperan sebagai pelembab serta asam lemak omega-3 yang memiliki sifat anti-inflamasi.

Bellis Perennis (Daisy) Flower Extract
Ekstrak bunga Daisy memiliki kombinasi senyawa unik, termasuk antioksidan polifenol, L-arbutin, malic acid, dan tartaric acid. Bahan ini berpotensi sebagai pencerah kulit. Ia juga mampu menetralisir efek buruk sinar UV dan radikal bebas, sekaligus menstimulasi pertumbuhan sel kulit baru dan mencegah proses pigmentasi.

Hydrolyzed Pearl
Ekstrak mutiara kaya akan mineral seperti kalsium, magnesium, zat besi, dan conchiolin. Selain itu, ekstrak ini mengandung asam amino yang dapat menstimulasi produksi kolagen dan membantu menyamarkan tampilan pori-pori.

Sodium Ascorbyl Phosphate
Dikenal juga sebagai SAP, ini adalah bentuk garam sodium (derivatif) dari Vitamin C murni (Ascorbic Acid). Dibandingkan dengan Ascorbic Acid murni, SAP lebih stabil dan efektif bekerja pada rentang pH yang lebih tinggi (hingga pH 7). Meskipun daya penetrasinya tidak sekuat Ascorbic Acid, SAP tetap memiliki kemampuan antioksidan, membantu memicu sintesis kolagen, dan memudarkan noda pada kulit.

Mengandung 6 Essential Oil

  • Citrus Aurantium Bergamia (Bergamot) Fruit Oil
  • Citrus Limon (Lemon) Peel Oil
  • Citrus Aurantium Dulcis (Orange) Peel Oil
  • Lavandula Hybrida (Lavandin) Oil
  • Cymbopogon Martini (Palmarosa) Oil
  • Citrus Reticulata (Tangerine) Leaf Oil

Umumnya, essential oil memiliki properti antibakteri, antijamur, anti-inflamasi, dan mengandung senyawa pewangi alami seperti limonene, linalool, citronellol, citral, geraniol, hexyl cinnamal, dan lainnya. Perbedaan kadar masing-masing senyawa memberikan efek yang bervariasi. Komponen-komponen ini juga memiliki kemampuan lain seperti meningkatkan penetrasi bahan aktif, bersifat astringen, dan sebagian dapat menstimulasi mikrosirkulasi kulit.

O-Cymen-5-Ol
Dikenal juga sebagai isopropyl methylphenol, bahan ini adalah agen antimikroba yang efektif menghambat perkembangbiakan bakteri, termasuk bakteri P. acnes, bahkan pada konsentrasi rendah.

Agen Surfaktan

Sodium C14-16 Olefin Sulfonate
Termasuk dalam jenis surfaktan anionik, bahan ini memiliki daya pembersih yang sangat baik dengan busa yang melimpah. Namun, sifatnya yang cukup keras dapat membuat kulit kering jika tidak dikombinasikan dengan bahan lain. Menurut CiR Expert, bahan ini aman digunakan dalam produk bilas (wash-off) dan tidak ada batasan dosis maksimum. Namun, untuk produk yang ditinggalkan di kulit (leave-on), penggunaannya dibatasi maksimal 2%.

Cocamidopropyl Hydroxysultaine
Merupakan agen surfaktan yang lembut dengan tingkat iritasi rendah. Menurut CiR Expert, bahan ini aman digunakan dalam formula bilas.

Sodium Cocoamphoacetate
Termasuk dalam surfaktan amfoterik yang memiliki muatan positif dan negatif. Sifat ini membuatnya cukup lembut sebagai agen pembersih dengan busa yang cukup baik. Jenis surfaktan ini sering ditemukan dalam produk bayi.

Lauryl Glucoside
Berfungsi sebagai peningkat busa (foam booster) dan terbuat dari 100% bahan alami serta bersifat biodegradable. Bahan ini menghasilkan busa yang cukup baik dan sering dikombinasikan dengan agen surfaktan lain untuk menciptakan formula pembersih yang lebih lembut.

Sodium Lauryl Glucose Carboxylate
Agen surfaktan ini berbahan dasar minyak kelapa, membantu membersihkan minyak dan kotoran dari kulit. Selain itu, ia juga berfungsi sebagai kondisioner kulit. Bahan ini sangat biodegradable, tidak menyebabkan iritasi, dan tidak menimbulkan sensitisasi.

Sodium Cocoyl Glutamate
Surfaktan ini berbahan dasar asam amino glutamic acid dan minyak kelapa. Fungsinya adalah membantu mengurangi efek keras yang ditimbulkan oleh SLS/SLES, sehingga menghasilkan formula pembersih yang lembut dan aman untuk kulit sensitif serta kulit bayi.

Bahan Pelengkap

  • Aqua (Water)
  • Glycerin. Berfungsi sebagai pelarut, identik dengan kulit, dan humektan.
  • Butylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • Phenoxyethanol. Berfungsi sebagai pengawet.
  • Dextrin. Berfungsi sebagai pengental alami.
  • Xanthan Gum. Berfungsi sebagai pengemulsi.
  • Tetrasodium EDTA. Berfungsi sebagai agen pengkelat untuk menetralkan ion logam agar tidak mengganggu kestabilan formula.
  • Citric Acid. Berfungsi sebagai pengatur pH yang bersifat asam.
  • Sodium Chloride. Berfungsi sebagai pengental ionik untuk meningkatkan viskositas formula.
  • Ethylhexylglycerin. Berfungsi sebagai peningkat pengawet dan humektan.
  • Propanediol. Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • Sodium Hydroxide. Berfungsi sebagai pengatur pH yang bersifat basa.

Kesimpulan

✔️Clinelle – WhitenUp Brightening Cleanser adalah pembersih dengan formula bebas sabun yang mengandung 6 agen surfaktan. Kombinasi dari 1 surfaktan yang kuat (Sodium C14-16 Olefin Sulfonate) dan 5 surfaktan lembut memastikan daya bersih yang baik tanpa terlalu mengikis kulit.

Baca juga : Cek ingredients CLINELLE Caviar Gold Firming Cleanser

✔️Produk ini diperkaya dengan 11 bahan kunci yang membantu merawat kesehatan dan kecantikan kulit.

✔️Kombinasi bahan seperti Oryza Sativa, Daisy Flower Extract, Hydrolyzed Pearl, Vit C, dan Citrus Essential Oil sangat baik untuk mencerahkan kulit (skin brightening).

✔️Mengandung o-cymen-5-ol yang berperan melindungi kulit dari infeksi bakteri.

✔️Bebas alkohol.

✔️Bebas pewangi (fragrance).

✔️Bebas paraben.

✔️Memiliki pH seimbang.

✔️Bebas minyak (oil free) dan tidak menyumbat pori (non-comedogenic).

✔️Bebas SLS. Meskipun demikian, produk ini mengandung Sodium C14-16 Olefin Sulfonate yang tergolong cukup keras, namun dikompensasi dengan adanya kombinasi surfaktan lembut lainnya. Bagi pemilik kulit yang sangat sensitif terhadap surfaktan keras, disarankan untuk melakukan tes patch terlebih dahulu. Penting untuk selalu diikuti dengan toner hydrating atau pelembab untuk mengembalikan kelembapan alami kulit.

✔️Bebas dari pemicu fungal acne.

✔️Secara umum, tidak mengandung bahan yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil dan menyusui.

✔️Ideal untuk semua jenis kulit. Diklaim tidak menyebabkan kulit kering atau terasa tertarik setelah pemakaian.

✔️Produk ini dibuat di Prancis dan sudah terdaftar di BPOM.

✔️Harga produk ini sekitar Rp 69.000 untuk kemasan 50ml.

Clinelle WhitenUp Brightening Cleanser. Sumber: Incidekoder

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *