GoNaturalCare.com – Sariayu Acne Care Facial Foam merupakan solusi perawatan kulit berjerawat dan berminyak yang diformulasikan untuk membersihkan secara efektif tanpa menimbulkan kekeringan atau iritasi. Keunggulan utamanya terletak pada kandungan ekstrak Centella dan Chamomile, yang bekerja sinergis untuk mengurangi peradangan jerawat, menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat, serta meredakan kemerahan. Ditambah lagi dengan aroma menenangkan dari Cananga Oil yang berfungsi sebagai aromaterapi.
Centella Asiatica, yang juga dikenal sebagai pegagan atau cica, telah lama diakui dalam perawatan kulit berjerawat. Sifat antibakterinya terbukti ampuh melawan bakteri seperti Staphylococcus aureus dan Propionibacterium acnes, yang seringkali menjadi biang keladi timbulnya jerawat.
Cara penggunaan produk ini cukup sederhana. Keluarkan secukupnya ke telapak tangan, basahi dengan air hingga berbusa, lalu usapkan dengan lembut sambil dipijat pada wajah. Bilas hingga bersih untuk hasil yang optimal.
Penjelasan Ingredients Sariayu Acne Care Facial Foam
Ingredients: Water, lauric acid, myristic acid, potassium hydroxide, stearic acid, Glycol stearate, peg-160 sorbitan triisosrearate, lauryl glucoside, glycerin, Centella Asiatica extract, Chamomile Recutita flower extract, cananga odorata flower oil, sodium laureth sulfate, peg-80 glyseryl Cocoate, Glycol distearate, acrylates c10-30 Alkyl Acrylate crosspolymer, peg-45 palm kernel glyseride, styrene/acrylates Copolymer, glyseryl stearate, peg-100 stearate, hydroxypropyl methylcellulose, butylene Glycol, cocamide MeA, Laureth-10, peg-6 caprylic Capric triglyceride, palmitic acid, cetylpyridinium chloride, phenoxyethanol, Chlorphenesin, Benzoic acid, sodium benzoate, fragrance
Key Ingredients
Centella Asiatica extract:
Ekstrak cica memiliki kemampuan luar biasa dalam merangsang produksi kelembapan alami kulit, seperti glycosaminoglycans dan hyaluronic acid. Manfaatnya juga meluas pada percepatan penyembuhan luka, termasuk luka bakar, dengan meningkatkan aktivitas antioksidan dan sintesis kolagen. Selain itu, ekstrak cica dikenal memiliki sifat anti-inflamasi yang sangat baik.
Chamomile Recutita flower extract:
Merupakan ekstrak German Chamomile yang mengandung senyawa aktif bisabolol. Senyawa ini memiliki sifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit, sehingga sangat efektif untuk merawat kulit berjerawat, iritasi, dan sensitif. Chamomile juga kaya akan antioksidan.
cananga odorata flower oil:
Dikenal sebagai Kenanga Essential Oil, minyak ini memiliki sifat antimikroba, antijamur, dan anti-inflamasi. Sifat astringent-nya membantu mengontrol minyak berlebih. Selain itu, minyak kenanga memberikan aroma alami yang menenangkan, meskipun perlu dicatat bahwa aroma ini terkadang dapat memicu sensitivitas pada beberapa individu.
Agen Surfaktan
SOAP:
Baca juga : Innisfree Jeju Cherry blossom Tone Up Cream Ingredients
Merupakan surfaktan anionik yang terbentuk dari reaksi saponifikasi antara asam lemak (seperti lauric acid, myristic acid, stearic acid, palmitic acid) dan basa kuat seperti kalium hidroksida (KOH). SOAP menghasilkan busa yang melimpah dan memiliki daya pembersih yang kuat.
lauryl glucoside:
Berfungsi sebagai foam booster yang sepenuhnya terbuat dari bahan alami dan bersifat biodegradable. Meskipun menghasilkan busa yang cukup, lauryl glucoside sering dikombinasikan dengan agen surfaktan lain untuk menciptakan formula pembersih yang lebih lembut.
sodium laureth sulfate:
Dikenal juga sebagai SLES, ini adalah jenis surfaktan anionik yang sedikit lebih lembut dibandingkan SLS. SLES mampu menghasilkan busa yang melimpah dan efektif membersihkan kulit.
peg-80 glyseryl Cocoate:
Termasuk dalam kategori surfaktan non-ionik. Bahan ini juga populer sebagai pengemulsi dalam produk seperti toner, pelembap, atau krim. Dalam formulasi ini, peg-80 glyseryl Cocoate berperan sebagai pelarut lemak, membantu mengangkat minyak dan kotoran dari kulit. Ia termasuk dalam agen pembersih ringan yang sering ditemukan dalam produk bayi atau formula untuk kulit sensitif.
cocamide MeA:
Bertindak sebagai ko-surfaktan dan agen pembusa, berfungsi untuk meningkatkan kualitas dan stabilitas busa yang dihasilkan.
peg-6 caprylic Capric triglyceride:
Merupakan surfaktan non-ionik yang memiliki sifat melembapkan, tidak menyebabkan sensitisasi, dan sangat lembut di kulit. Bahan ini umum digunakan dalam produk micellar water. Meskipun tidak menghasilkan busa, ia efektif mengangkat dan melarutkan minyak serta kotoran pada kulit.
Bahan Pelengkap
- Water
- Glycol stearate: Berfungsi meningkatkan viskositas formula, sebagai pengemulsi, dan penstabil emulsi.
- peg-160 sorbitan triisosrearate: Bertindak sebagai pengemulsi.
- glycerin: Berfungsi sebagai pelarut, bersifat skin identical, dan humektan yang menarik kelembapan.
- Glycol distearate: Digunakan sebagai pengental, pengemulsi, dan memberikan efek pearly atau berkilau pada tekstur produk.
- acrylates c10-30 Alkyl Acrylate crosspolymer: Merupakan pengental sintetis.
- peg-45 palm kernel glyseride: Pengemulsi non-ionik, emolien, dan pelembap kulit yang membantu meminimalkan potensi iritasi dari surfaktan yang lebih keras.
- styrene/acrylates Copolymer: Berfungsi sebagai film former dan meningkatkan viskositas formula.
- glyseryl stearate: Berfungsi sebagai pengemulsi.
- peg-100 stearate: Berfungsi sebagai pengemulsi.
- hydroxypropyl methylcellulose: Pengental alami.
- butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Laureth-10: Berfungsi sebagai pengemulsi.
- cetylpyridinium chloride (CPC): Berfungsi sebagai antiseptik/antimikroba, pengemulsi, sekaligus surfaktan. Meskipun lebih umum ditemukan dalam produk perawatan mulut untuk mencegah plak, dalam skincare CPC dapat menyebabkan iritasi jika konsentrasinya tinggi. Namun, pada konsentrasi di bawah 1%, umumnya tidak menimbulkan masalah.
- phenoxyethanol: Pengawet.
- Chlorphenesin: Pengawet.
- Benzoic acid: Pengawet.
- sodium benzoate: Pengawet.
- fragrance
Kesimpulan
✔️Sariayu Acne Care Facial Foam adalah pembersih wajah dengan formula berbasis sabun yang diperkaya oleh enam agen surfaktan. Kombinasinya terdiri dari dua surfaktan kuat, dua surfaktan lembut, dan dua foam booster, memberikan keseimbangan antara daya bersih dan kelembutan.
✔️Produk ini dilengkapi dengan tiga bahan kunci yang efektif menenangkan kulit berjerawat, serta Cananga oil yang berfungsi sebagai astringent untuk mengontrol minyak dan merangkum pori-pori.
✔️Kandungan yang berkontribusi pada efek antibakteri meliputi Cananga oil dan cetylpyridinium chloride (CPC).
✔️Produk ini bebas alkohol, bebas paraben, dan bebas minyak (oil-free). Potensi komedogenik dari beberapa bahan dapat diabaikan karena produk ini adalah produk bilas.
✔️Terdapat kandungan bahan yang berpotensi menjadi fungal acne trigger, yaitu lauric acid, myristic acid, stearic acid, Glycol stearate, peg-160 sorbitan triisosrearate, peg-80 glyseryl Cocoate, Glycol distearate. Namun, karena merupakan produk bilas, potensi ini seharusnya dapat diminimalkan. Jika kulit Anda sensitif terhadap fungal acne, perhatikan reaksi kulit Anda dan pertimbangkan untuk tidak menggunakannya jika terjadi iritasi.
✔️Produk ini sangat ideal untuk kulit yang berjerawat dan berminyak.
✔️Secara umum, formulasi produk ini tidak mengandung bahan yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil dan menyusui.
❗Meskipun mengandung SLES, keberadaan peg-45 palm kernel glyseride membantu meminimalkan efek kerasnya. Klaim produk yang menyatakan tidak membuat kulit kering dan iritasi perlu dibuktikan oleh pengguna.
✔️Sebagai produk lokal, Sariayu Acne Care Facial Foam telah terdaftar BPOM dan bersertifikat Halal. Produk ini diproduksi dan didistribusikan oleh PT. Martina Berto Tbk.
✔️Harga produk ini sangat terjangkau, sekitar Rp 17.000 untuk kemasan 75gr.
✔️Anda dapat menemukan promo menarik di Official store.
|
|
| Sariayu Acne Care Facial Foam. Sumber: shopee |


Leave a Reply