GoNaturalCare.com – TAVI 1% Encapsulated Retinol + Peptide Slow Aging Signs Serum hadir sebagai solusi inovatif untuk melawan tanda-tanda penuaan dini. Serum ini mengusung teknologi Encapsulated Retinol yang dilepaskan secara bertahap (slow release) untuk memastikan efektivitas maksimal sekaligus menjaga kelembutan kulit.
Formulasi serum ini diperkaya dengan Peptide yang bekerja sinergis dengan retinol untuk memperlambat munculnya kerutan, garis halus, dan perubahan tekstur kulit. Sangat disarankan untuk menggunakan serum ini pada malam hari, bertepatan dengan siklus perbaikan alami kulit (circadian rhythm), untuk mendapatkan hasil yang optimal.
Cara penggunaan serum ini cukup mudah. Aplikasikan pada wajah dan leher yang sudah dibersihkan. Bagi pengguna baru, disarankan untuk memulai dengan frekuensi 2-3 kali seminggu untuk memberikan adaptasi pada kulit. Penggunaan rutin setiap malam akan memberikan hasil terbaik, namun jangan lupa untuk selalu menggunakan tabir surya di pagi hari untuk perlindungan ekstra.
Serum TAVI 1% Encapsulated Retinol + Peptide Slow Aging Signs Serum telah terdaftar di BPOM dengan nomor registrasi NA18212000593.
Penjelasan Ingredients Tavi 1% Encapsulated Retinol Serum
Ingredients overview
Aqua, Niacinamide, Propanediol, Glycerin, Cyclopentasiloxane, Hydroxyethyl Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer, Cyclohexasiloxane, Butylene Glycol, Phenoxyethanol, Allantoin, Bisabolol, Dibutyl Adipate, Vinyl Dimethicone/Methicone Silsesquioxane Crosspolymer, Chlorphenesin, Glycine Soja Oil, Sodium Hyaluronate, Disodium EDTA, Glyceryl Polyacrylate, Pentylene Glycol, Carbomer, Retinol, Potassium Hydroxide, Bakuchiol, Polysorbate 20, Cyclotetrasiloxane, Acacia Senegal Gum, Palmitoyl Oligopeptide, Tocopherol, Palmitoyl Tetrapeptide-7, Propylene Glycol Alginate
Key Ingredients
Niacinamide
Dikenal sebagai Vitamin B3, Niacinamide memiliki segudang manfaat untuk kulit. Ia berperan sebagai pencerah kulit, antioksidan kuat, membantu sintesis ceramide untuk memperkuat skin barrier, serta mengatur produksi sebum. Sifat anti-inflamasi dan anti-acne-nya juga efektif meredakan peradangan dan mengatasi jerawat. Lebih jauh lagi, Niacinamide dapat melindungi kulit dari dampak buruk radiasi UV dan blue light dengan memperkuat pertahanan alami kulit.
Allantoin
Senyawa alami yang berasal dari tanaman Comfrey ini dikenal luas karena kemampuannya menenangkan kulit (skin soothing). Allantoin juga memiliki sifat anti-inflamasi dan sangat membantu dalam proses pemulihan luka pada kulit.
Bisabolol
Diekstrak dari bunga Chamomile, Bisabolol adalah agen penenang kulit yang efektif. Ia memiliki sifat anti-inflamasi dan membantu melindungi kulit dari infeksi bakteri, menjadikannya pilihan ideal untuk kulit sensitif dan yang rentan iritasi.
Glycine Soja Oil
Minyak kedelai ini kaya akan asam lemak esensial. Kandungan linoleic acid (48-59%) sangat baik untuk memperbaiki skin barrier, sementara oleic acid (17-30%) menutrisi dan melembapkan kulit kering. Linolenic acid (4,5-11%) berperan sebagai agen anti-inflamasi yang potensial, membantu menjaga kesehatan kulit.
Sodium Hyaluronate
Sebagai bentuk garam dari hyaluronic acid dengan molekul besar (high molecular weight), Sodium Hyaluronate memiliki kemampuan mengikat air hingga 1000 kali beratnya. Ia bekerja di permukaan kulit, membentuk lapisan pelindung yang mencegah dehidrasi, menjaga kelembapan, dan memperkuat skin barrier.
Retinol
Diakui sebagai salah satu bahan anti-aging paling terbukti secara ilmiah, Retinol bekerja melalui dua tahap konversi di dalam kulit. Dibandingkan dengan retinoic acid, retinol umumnya 10-20 kali lebih lembut di kulit. Manfaatnya mencakup menghaluskan tampilan kerutan, mengencangkan kulit, meratakan warna kulit, serta membantu perawatan kulit berjerawat.
Bakuchiol
Senyawa antioksidan dan anti-aging ini diekstrak dari tanaman psoralea corylifolia (babchi). Bakuchiol menjadi alternatif retinol yang lebih alami, aman, dan minim efek samping. Ia bekerja dengan merangsang sintesis kolagen tipe 1, 3, dan 4, serta menghambat enzim MMP yang dapat merusak jaringan kolagen.
Palmitoyl Oligopeptide
Merupakan asam amino sintetis yang digabungkan dengan palmitic acid untuk meningkatkan penyerapan ke dalam kulit. Senyawa ini berfungsi sebagai ‘cell-communicator’ yang menstimulasi produksi kolagen, elastin, dan Natural Moisturizing Factor (NMF) seperti hyaluronic acid dan glycosaminoglycans.
Tocopherol
Dikenal sebagai Vitamin E, Tocopherol adalah antioksidan kuat yang juga berfungsi sebagai pelembap kulit. Ia membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB dan menjaga stabilitas formula produk agar tidak mudah teroksidasi.
Palmitoyl Tetrapeptide-7
Peptide yang terdiri dari empat asam amino (glycine, glutamine, proline, arginine) ini juga berperan sebagai ‘cell-communicator’. Ia mengirimkan sinyal ke kulit untuk mengurangi produksi interleukin, zat pro-inflamasi. Dengan demikian, peptide ini secara tidak langsung melindungi kulit dari kerusakan sel akibat inflamasi dan memberikan efek anti-aging.
Bahan Pelengkap
- Aqua
- Propanediol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Glycerin: Pelarut, identik dengan kulit, dan humektan yang baik.
- Cyclopentasiloxane: Silikon volatil yang mudah menguap, berperan sebagai emollient dan membantu pemulihan kulit.
- Hydroxyethyl Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer: Agen pengental sintetis.
- Cyclohexasiloxane: Silikon volatil lainnya yang berfungsi sebagai emollient.
- Butylene Glycol: Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Phenoxyethanol: Pengawet untuk menjaga keamanan produk.
- Dibutyl Adipate: Emollient dan pelarut yang membantu menyatukan agen sunscreen dalam formula.
- Vinyl Dimethicone/Methicone Silsesquioxane Crosspolymer: Emollient yang juga menambah kekentalan formula.
- Chlorphenesin: Pengawet tambahan.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat untuk menetralkan ion logam yang dapat mengganggu kestabilan formula.
- Glyceryl Polyacrylate: Agen pembentuk film dan peningkat tekstur.
- Pentylene Glycol: Pelarut, peningkat efektivitas pengawet, dan humektan.
- Carbomer: Agen pembentuk gel untuk mengentalkan formula.
- Potassium Hydroxide: Pengatur pH yang bersifat basa.
- Polysorbate 20: Agen pengemulsi.
- Cyclotetrasiloxane: Silikon volatil yang memberikan sensasi lembut pada kulit.
- Acacia Senegal Gum: Pengental alami.
- Propylene Glycol Alginate: Agen pengikat yang membantu mengentalkan, menstabilkan emulsi, dan meningkatkan viskositas formula.
Kesimpulan
✔️TAVI 1% Encapsulated Retinol + Peptide Slow Aging Signs Serum diperkaya dengan 9 bahan utama yang berfokus pada perawatan anti-aging.
Baca juga : Reset the skin 2% Actosome Retinol Serum Ingredients
✔️Kombinasi bahan unggulan untuk anti-aging meliputi 1% encapsulated retinol, bakuchiol, dan 2 jenis peptide.
✔️Kehadiran Niacinamide menambah keunggulan serum ini sebagai bahan multifungsi.
✔️Bahan seperti Allantoin, Bisabolol, Glycine soja oil, dan Sodium Hyaluronate bekerja sama untuk menenangkan, melembapkan, dan melindungi skin barrier.
✔️Serum ini cocok untuk pemula (dengan penyesuaian penggunaan) maupun pengguna berpengalaman.
✔️Direkomendasikan untuk rutinitas perawatan kulit malam hari (PM routine).
✔️Bebas alkohol, pewangi, dan paraben.
✔️Memiliki PAO (Period After Opening) selama 12 bulan.
✔️Tidak oil-free, mengandung potensi komedogenik dari Glycine Soja Oil (dengan konsentrasi yang kemungkinan rendah berdasarkan urutan bahan).
- Perlu diperhatikan bahwa produk ini tidak fungal acne safe karena kandungan polysorbate dan oil. Peringatan ini ditujukan bagi pemilik kulit yang terinfeksi fungal acne.
❗Tidak direkomendasikan untuk ibu hamil dan menyusui.
❗Sebaiknya hindari penggunaan bersamaan dengan produk yang mengandung AHA/BHA atau serum Vitamin C.
✔️Produk lokal, telah terdaftar BPOM, dan bersertifikat Halal.
✔️Diproduksi oleh PT. Paragon Technology, perusahaan yang juga menaungi merek-merek ternama seperti Wardah, Emina, Labore, dan Kahf.
✔️Harga produk ini berkisar di angka 120 ribuan untuk kemasan 30ml.
|
|
| Tavi 1% Encapsulated Retinol Serum. Sumber: Shopee |


Leave a Reply