Home » Cek Ingredients Skin Game Theory of Everything

Cek Ingredients Skin Game Theory of Everything

Cek Ingredients Skin Game Theory of Everything

GoNaturalCare.com – Skin Game, sebuah merek produk perawatan kulit lokal yang diluncurkan pada tahun 2019, telah memperkenalkan empat produk inovatif yang sebagian besar diformulasikan untuk mengatasi masalah komedo dan jerawat. Salah satu produk unggulannya adalah Skin Game Theory of Everything, sebuah esens dengan tekstur kental namun mudah menyerap tanpa meninggalkan rasa lengket dan tanpa aroma. Produk ini diperkaya dengan tiga kandungan utama: 4% niacinamide, cica, dan Cystoseira Tamariscifolia extract.

Skin Game Theory of Everything diklaim mampu memperkuat skin-barrier, menyamarkan noda hitam, menghidrasi kulit, memberikan efek soothing, serta menjaga kelembapan. Berkat formulasi ini, produk ini menjadi solusi potensial bagi kulit yang mengalami dehidrasi, pigmentasi, dan iritasi. Berdasarkan ulasan di Female Daily, produk ini mendapatkan rating 4,2 bintang, dengan 92% dari 41 pengguna merekomendasikannya. Produk ini dibanderol dengan harga sekitar 140 ribuan untuk kemasan 100ml.

Skin Game Theory of Everything. Foto by Mayaajeng FD Member

Penjelasan Ingredients Skin Game Theory of Everything

Ingredients:

Aqua, Butylene Glycol, Niacinamide, Cystoseira Tamarisc­Ifolia Extract, Centella Asiatica, Phenoxyethanol, Sodium Hyaluronate, Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract, Allantoin, Hydroxypropyl Methylcellulose

Bahan Aktif

Niacinamide (4%)

Niacinamide, bahkan pada konsentrasi 2%, telah terbukti efektif. Penelitian menunjukkan bahwa pada konsentrasi 4-5%, bahan ini bermanfaat sebagai agen anti-aging dengan memicu produksi kolagen dan protein penting kulit seperti keratin, filaggrin, dan involucrin. Uji in-vivo juga menunjukkan perbaikan kondisi jerawat sebesar 82% setelah 8 minggu penggunaan niacinamide 4%. Para ahli merekomendasikan pencarian produk dengan konsentrasi niacinamide yang jelas tertera pada kemasan untuk mendapatkan manfaat maksimal.

Cystoseira Tamarisc­Ifolia Extract (cyWhite)

Ekstrak dari sejenis alga ini, yang dikenal sebagai Rainbow Algae dengan nama dagang CyWhite, memiliki manfaat skin-brightening dan sering disebut sebagai ‘melano-breaker‘. Bahan ini bekerja dengan menghambat melanogenesis, yaitu proses pembentukan melanin, dengan menargetkan melanosom. Pada konsentrasi 1%, CyWhite efektif meratakan warna kulit, mencerahkan skin-complexion, dan mengurangi pigmentasi. Konsentrasi 1,5% terbukti mengurangi pigmentasi keseluruhan dalam satu minggu, yang dikonfirmasi oleh 87% partisipan dalam uji in-vivo.

Centella Asiatica

Dikenal juga sebagai cica, pegagan, atau gotu kola, ekstrak Centella Asiatica mengandung senyawa aktif seperti asiaticoside, madecassoside, asiatic, dan madecassic acid (centelloside). Ekstrak cica mampu memicu kulit untuk memproduksi kelembapan alami (NMF), seperti glycosamino glycans dan hyaluronic acid. Bahan ini juga membantu proses penyembuhan luka, termasuk luka bakar, dengan meningkatkan aktivitas antioksidan dan sintesis kolagen, serta memiliki kemampuan anti-inflamasi yang baik.

Sodium Hyaluronate

Merupakan skin-identical ingredients dan termasuk dalam NMF (natural moisturizing factor). Sodium Hyaluronate sangat populer karena kemampuannya yang luar biasa dalam mengikat air, menjadikannya agen hidrasi yang efektif.

Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract

Ekstrak akar licorice memiliki dua fungsi utama. Pertama, sebagai agen skin-lightening/depigmenting. Mengandung komponen utama glabridin, ekstrak ini diketahui mampu menghambat pigmentasi akibat radiasi UVB. Penelitian mengkonfirmasi bahwa glabridin lebih efektif dan aman dibandingkan hydroquinone, meskipun memerlukan konsentrasi yang lebih tinggi dan biaya yang lebih mahal. Glabridin juga memiliki kemampuan antioksidan. Kedua, sebagai agen anti-inflamasi potensial. Akar manis mengandung senyawa Glycyrrhizin yang berfungsi menenangkan kulit (skin-soothing) dan umum digunakan dalam perawatan kulit dermatitis atopik, rosacea, dan eksim.

Allantoin

Senyawa ini berfungsi sebagai agen skin-soothing dan anti-inflamasi yang sangat baik untuk merawat kulit iritasi dan sensitif. Allantoin juga membantu proses penyembuhan luka. Konsentrasi yang umum digunakan biasanya hingga 2%.

Bahan Pelengkap

Produk ini menggunakan bahan pelengkap yang sangat sederhana, hanya terdiri dari empat komponen:

Baca juga : Cek Ingredients Whitelab Acne Calming Serum

  • Aqua: Pelarut utama.
  • Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan. Dibuat dari turunan minyak bumi dan dianggap lebih lembut dibandingkan propilen glikol.
  • Phenoxyethanol: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 2%.
  • Hydroxypropyl Methylcellulose: Bahan pengental.

Kesimpulan

Skin Game Theory of Everything menawarkan formulasi yang simpel namun kaya akan bahan aktif. Keunggulan produk ini meliputi:

  • Komposisi bahan yang sederhana dengan proporsi bahan aktif yang lebih banyak dibandingkan bahan pelengkap.
  • Mengandung tiga agen pencerah kulit yang efektif tanpa efek samping.
  • Dilengkapi dengan empat agen anti-inflamasi.
  • Mampu menghidrasi kulit secara efektif.
  • Cocok dan aman digunakan untuk semua jenis kulit.
  • Tidak mengandung bahan yang perlu dihindari oleh ibu hamil dan menyusui.
  • Bebas dari alkohol dan pewangi.
  • Aman untuk fungal acne.
  • Terdapat simbol PAO (period after opening) yaitu 6M/6 bulan, memberikan informasi yang jelas mengenai masa pakai setelah dibuka.

PAO Skin Game Theory of Everything= 6 bulan. Foto by Carousell.

Sumber referensi: incidekoder, personalcaremagazine, wikipedia, mbah gugel.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *