Home » Melindungi kulit dari Bluelight dan Contoh Produk nya

Melindungi kulit dari Bluelight dan Contoh Produk nya

Melindungi kulit dari Bluelight dan Contoh Produk nya

GoNaturalCare.com – Paparan bluelight atau cahaya biru dari berbagai sumber, terutama perangkat digital, semakin menjadi perhatian terkait dampaknya pada kesehatan kulit. Banyak produk perawatan kulit kini mengklaim kemampuannya melindungi dari bluelight, menjadikannya salah satu strategi pemasaran yang populer.

Bluelight adalah bagian dari spektrum cahaya tampak yang memiliki energi tinggi, dikenal juga sebagai High Energy Visible Light (HEV light). Sumber utamanya adalah matahari, namun sepertiga dari cahaya tampak adalah bluelight. Selain matahari, perangkat elektronik seperti lampu LED, layar komputer, televisi, dan smartphone juga memancarkan bluelight, meskipun dalam intensitas yang lebih rendah.

Bluelight hanya sepertiga dari 50% cahaya tampak.

Berbeda dengan sinar UV (terutama UVA) yang tidak terlihat namun memiliki daya tembus kuat hingga ke dalam kulit, bluelight merupakan cahaya tampak. Sinar UVA dapat menembus awan dan tetap signifikan dalam jumlahnya, bahkan saat cuaca mendung atau di musim dingin sekalipun.

Perbandingan UV dan Bluelight

Secara umum, paparan bluelight dianggap sedikit lebih “mendingan” dibandingkan UVA. Intensitas pancaran bluelight bervariasi tergantung pada musim (musim panas vs. musim dingin), lokasi geografis, mode layar perangkat elektronik (mode malam vs. mode siang), serta tingkat kecerahan layar.

Meskipun emisi bluelight dari perangkat elektronik lebih kecil dibandingkan matahari, penggunaan smartphone yang nyaris tak terbatas membuat efek jangka panjangnya perlu diperhitungkan, terutama jika intensitasnya tinggi atau terlalu sering.

Pada akhirnya, baik UV maupun bluelight sama-sama berpotensi merusak kulit.

Dampak Bluelight pada Kulit

Sama seperti sinar UV, bluelight juga dapat menyebabkan foto-aging (penuaan dini akibat paparan cahaya), munculnya flek hitam (freckles), rusaknya skin barrier, penuaan dini, bahkan meningkatkan risiko kanker kulit. Hal ini karena bluelight dapat menghasilkan radikal bebas berupa ROS (reactive oxygen species).

ROS ini kemudian memicu sel kulit untuk memproduksi enzim collagenase dan elastase yang merusak jaringan kulit, kolagen, dan elastin. Selain itu, ROS juga mengaktifkan enzim tyrosinase yang memicu produksi melanin atau pigmen kulit.

Pengaruh Bluelight dari Smartphone terhadap Kerusakan Kulit

Penelitian oleh Mahmoud et al. (2010) menunjukkan bahwa emisi bluelight sebesar 40 Joule/cm² adalah jumlah minimum yang dapat memicu pigmentasi kulit. Angka ini menjadi patokan dosis minimal.

Studi lain memberikan gambaran waktu yang dibutuhkan untuk mencapai dosis tersebut dari berbagai sumber:

Baca juga : True to Skin Calaberry Brightening & Calming Serum

  • Layar komputer (15-21.5 inci, jarak 45 cm, 50% kecerahan): Memancarkan 1-2 µW/cm². Butuh 7.5 – 15 bulan penggunaan non-stop untuk mencapai 40 J/cm².
  • iPhone 5s, Angry Birds (layar 4 inci, jarak 22.5 cm): Memancarkan 16.4 µW/cm². Butuh 28.2 hari untuk mencapai 40 J/cm².
  • iPad, Angry Birds (layar 9.7 inci, jarak 35 cm, kecerahan otomatis): Memancarkan 60.20 µW/cm². Butuh 7.69 hari untuk mencapai 40 J/cm².
  • Samsung Galaxy S7 Edge (latar belakang putih, layar 5.5 inci, jarak 23 cm, kecerahan otomatis/40%): Memancarkan 70.9 µW/cm². Butuh 6.5 hari penggunaan non-stop untuk mencapai 40 J/cm².

Besarnya pengaruh bluelight dari perangkat digital sangat bergantung pada faktor seperti ukuran layar, tingkat kecerahan, jarak perangkat dari kulit, bahkan merek perangkat itu sendiri.

Perbandingan dengan Sinar Matahari

Emisi bluelight dari matahari jauh lebih besar dibandingkan dari smartphone. Untuk mencapai batas minimum 40 J/cm², kita hanya memerlukan waktu sekitar 13-40 menit di bawah sinar matahari langsung.

Namun, perlu diingat bahwa intensitas bluelight matahari juga bervariasi berdasarkan musim, lokasi, dan waktu.

Cara Melindungi Kulit dari Bluelight

Beberapa langkah dapat diambil untuk mengurangi paparan bluelight:

  1. Batasi waktu berada di bawah sinar matahari langsung.
  2. Gunakan pelindung fisik seperti topi, masker, jaket, atau sarung tangan.
  3. Batasi penggunaan smartphone (meskipun sulit dilakukan).
  4. Atur perangkat elektronik ke mode gelap.
  5. Jaga jarak minimal 30 cm dari layar perangkat.
  6. Gunakan pelindung layar (blue light screen protector) untuk perangkat digital.
  7. Gunakan kacamata anti-bluelight untuk melindungi mata.
  8. Gunakan produk perawatan kulit yang tepat.
  9. Tetap tenang dan jangan terlalu paranoid. Tubuh memiliki kemampuan alami untuk melindungi diri jika diberi kesempatan.

Bahan Skincare Pelindung dari Bluelight

Dua jenis bahan utama dalam skincare yang efektif melindungi kulit dari bluelight adalah:

  1. Antioksidan
    Antioksidan adalah bahan terbaik untuk melawan radikal bebas (ROS) yang dihasilkan oleh bluelight. Contohnya meliputi Vitamin B3 (niacinamide), Vitamin C, Vitamin E, Vitamin A (dan turunannya untuk perawatan malam), ferulic acid, Resveratrol, ubiquinone, glutathione, anthaxantin, Beta Carotene, serta berbagai ekstrak tumbuhan, buah, dan biji-bijian.
    2. Minyak dan Butter Alami
    Contohnya adalah olive oil, sheabutter, jojoba oil, sunflower oil, dan carrot oil. Selain mengandung antioksidan, bahan-bahan ini juga membantu memperkuat skin barrier dan pertahanan alami kulit secara keseluruhan.

Contoh Produk Skincare

Produk skincare yang kaya antioksidan sangat direkomendasikan. Cari serum dengan kandungan niacinamide 5-10%, Vitamin C 5-10% (terutama jika dikombinasikan dengan ferulic acid dan Vitamin E), atau produk yang mengandung bakuchiol dan tranexamic acid.

Tidak hanya serum, toner dan moisturizer yang kaya antioksidan juga bermanfaat. Penting untuk menyuplai antioksidan dari dalam (suplemen, buah, sayur) dan luar (skincare).

Peran Sunscreen dalam Melindungi dari Bluelight

Ya, sunscreen dapat melindungi kulit dari bluelight, namun tidak semua jenis sunscreen efektif.

Tinted sunscreen yang mengandung iron oxide (Red iron oxide (Cl77491), Yellow iron oxide (cl77492), dan Black Iron oxide (Cl77499)) sangat efektif karena menyerap bluelight sebelum menembus kulit. Dibandingkan zinc oxide dan titanium dioxide, iron oxide lebih unggul dalam perlindungan bluelight karena perbedaan panjang gelombang yang dapat menembus lebih dalam dari UV.

Kombinasi iron oxide dengan zinc oxide dan titanium dioxide dalam satu formula sunscreen terbukti dapat melindungi kulit dari 71.9 – 85.6% HEV light pada panjang gelombang 415–465 nm, berdasarkan uji coba in-vitro dan teori.

Foundation dan Bluelight Protection

Pigmen mineral yang terdapat pada foundation, seperti iron oxide (dengan kode Cl77491, cl77492, Cl77499), juga dapat memberikan perlindungan terhadap bluelight dan UVA. Banyak foundation, BB cream, dan cushion mengandung pigmen ini.

Untuk perlindungan maksimal dari UVA, UVB, dan bluelight, pilihan terbaik adalah tinted sunscreen minimal SPF 30 PA+++ yang mengandung iron oxide.

Alternatif lain adalah menggunakan kombinasi, misalnya sunscreen fisik biasa dilapisi dengan foundation yang mengandung iron oxide.

Sunscreen Kimiawi dan Bluelight

Sunscreen kimiawi juga bisa memberikan perlindungan terhadap bluelight jika diformulasikan dengan iron oxide, atau jika dikombinasikan dengan produk yang mengandung iron oxide seperti foundation.

Contoh Produk Foundation/BB Cream/Cushion

  • Maybelline Fit Me Fresh Tint Foundation SPF 50
  • Sea Make Up Acne Cover Smooth Two Way Cake
  • Wardah Colorfit Velvet Powder Foundation
  • Emina Bare With Me Mineral Mild Foundation SPF 25 PA++
  • OMG Liquid Foundation SPF 20 PA++
  • Pixy UV Whitening BB Cream FPF 30 PA+++
  • Sea Make Up Acne High Cover Foundation & Concealer
  • ESQA Flawless Cushion Serum SPF 50+ PA+++
  • Somethinc Hooman Breathable Cushion SPF 35 PA++++
  • Somethinc COPY PASTE BREATHABLE CUSHION SPF 33 PA+++
  • Luxcrime 2nd skin Luminous Cushion SPF 25
  • Pixy Make it Glow Beauty Skin Primer
  • Make Over Hydrastay Lite Glow Cushion SPF 50 PA++++
  • Nuface Nu Flawless BB Cream SPF 50 PA+++

Sebagian besar foundation mengandung iron oxide, kecuali yang secara spesifik tidak mencantumkannya.

Contoh Sunscreen yang membantu melindungi dari HEV light:
  • Daisy Organic UV Shield Sunscreen SPF 50+ PA++++
  • La Tulip Total UV Protection SPF 40
  • Hasaya Girl Children Sunscreen SPF 50
  • Kymskin Effortless Sunscreen Mist SPF 50
  • Raecca Whiprimer Sunscreen SPF 30+
  • Biore UV Fresh & Bright Instant Cover SPF 50 PA+++
  • Madam Gie Protect Me SPF 50 PA+++
  • Ekel UV SunBlock SPF 50 PA+++
  • Acnes UV Tint Natural Green SPF 50 PA+++
  • Erha X Aqua Re-fresh Hydrating Sunscreen SPF 30 PA++
  • Melanox Face UV Protection SPF 30 PA++
  • L’oreal Paris UV Defender Correct & Protect UV SpF 50+ PA++++
  • Joylab Skintone Moisture Tint SPF 30 PA++
  • Joylab Aqua Sun Day SPF 50+ PA++++

Menariknya, masalah bluelight ini ternyata cukup kompleks. Awalnya mungkin berpikir sunscreen fisik broadspectrum sudah cukup, namun keberadaan iron oxide sangat penting.

Perlu diingat bahwa semua perawatan ini bertujuan membantu mencegah penuaan dini. Proses penuaan adalah hal yang alami dan tidak bisa dihindari. Perawatan yang dilakukan hanya berfungsi menunda atau mencegah penampilan tua sebelum waktunya.

Pada akhirnya, penting untuk berdamai dengan proses penuaan. Daripada terlalu fokus pada skincare, nikmati hidup dengan seimbang. Tubuh memiliki mekanisme pertahanan alami yang kuat jika kita memberikan kesempatan.

Sumber referensi:

  • https://www.blackgirlsunscreen.com/blue-light-sunscreen/
  • *https://labmuffin.com/how-to-protect-your-skin-against-blue-light-an-update-with-video/

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *