Home » THE Face Temulawak Day Cream

THE Face Temulawak Day Cream

THE Face Temulawak Day Cream

GoNaturalCare.com – THE Face Temulawak Day Cream merupakan produk perawatan kulit yang diformulasikan dengan ekstrak temulawak untuk membantu menyamarkan kerutan halus dan meratakan warna kulit. Dengan tekstur yang lembut, krim ini menjadikan kulit wajah lebih halus dan lembut. Diperkaya dengan UV filter, produk ini melindungi kulit dari paparan sinar matahari dan dapat digunakan sebagai alas bedak.

Nomor registrasi produk ini adalah POM NKIT 210000925.

Sumber: shopee

Penjelasan Ingredients The Face Temulawak Day Cream

Ingredients: Ricinus Communis Oil, talc, Cl 77891, stearic acid, lanolin, petrolatum, paraffin, cannuba wax, dimethicone, ethylhexyl methoxycinnamate, mineral oil, curcuma xanthorrhiza root extract, polymethyl Methacrylate, butyrospermum parkii Shea butter, aqua, Cl 77492, Allantoin, benzophenone-3, cyclopentasiloxane, perfume, methylparaben, BHT, tocopheryl acetate, propyl paraben, dimethicone crosspolymer, Cl77491, Dimethicone/vinyl dimethicone Crosspolymer, phenoxyethanol, xyclotetrasiloxane, dimethiconol, ethylparaben

Key Ingredients

Ricinus Communis Oil,

Dikenal sebagai Castor oil (minyak jarak), minyak ini kaya akan asam lemak yang menutrisi kulit. Kandungan ricinoleic acid di dalamnya memiliki sifat anti-inflamasi dan antimikroba yang efektif mencegah pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.

Curcuma Xanthorrhiza Root Extract,

Merupakan ekstrak temulawak. Kandungan xanthorhizol di dalamnya memiliki kemampuan antioksidan, antikanker, anti-inflamasi, dan antibakteri. Selain itu, bioaktif curcumin berfungsi sebagai pencerah kulit.

Butyrospermum Parkii Shea Butter,

Memiliki kemampuan sebagai “magic moisturizer” dan emollient yang sangat membantu memperbaiki jaringan kulit yang rusak akibat iritasi atau peradangan. Shea butter berkhasiat menenangkan kulit dan melindunginya dari faktor eksternal seperti sinar UV dan polusi. Kaya akan antioksidan, vitamin A, E, F, quercetin, dan epigallocatechin gallate.

Allantoin,

Senyawa alami yang berasal dari tanaman Comfrey. Memiliki kemampuan menenangkan kulit (skin soothing), anti-inflamasi, dan membantu proses pemulihan luka.

Tocopheryl Acetate.

Merupakan Vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit (skin moisturizing). Vitamin E membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB.

Agen Sunscreen

Cl 77891 (Titanium Dioxide)

Merupakan agen sunscreen fisik yang bekerja dengan membentuk lapisan pelindung di permukaan kulit untuk memantulkan sinar UV. Bahan ini stabil terhadap cahaya, namun terkadang dapat menimbulkan white cast. Selain itu, Titanium Dioxide juga memiliki sifat penyerap minyak (oil absorbent) dan penutup warna (opacifier).

Ethylhexyl Methoxycinnamate,

Berfungsi sebagai filter UVB. Merupakan sunscreen kimiawi yang ringan dan mudah diformulasikan. Namun, bahan ini tidak stabil terhadap cahaya dan nilai SPF-nya dapat berkurang setelah terpapar sinar matahari langsung selama 35 menit.

Baca juga : The Face Temulawak Brightening Facial Wash

Benzophenone-3,

Merupakan penyerap UVB yang sangat stabil dan tidak mudah terdegradasi oleh paparan UV. Namun, perlindungannya tergolong lemah dan perlu dikombinasikan dengan agen sunscreen lain.

Bahan Pelengkap

  • Talc. Berupa serbuk mineral yang sangat halus, berfungsi menambah kekentalan formula, menyerap minyak, dan sebagai opacifier (menutup warna agar tidak transparan).
  • Stearic Acid. Asam lemak yang berfungsi sebagai emollient, menambah kekentalan formula, sekaligus sebagai penstabil emulsi.
  • Lanolin. Berasal dari sebum domba dengan tekstur waxy. Berfungsi sebagai emollient sekaligus occlusive, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi. Sangat baik untuk merawat kulit kering dan pecah-pecah.
  • Petrolatum. Dikenal juga sebagai petroleum jelly atau vaseline, merupakan agen occlusive yang sangat efektif dalam mengunci kelembapan kulit dan mencegah TEWL (trans-epidermal water loss) atau penguapan kadar air dari kulit.
  • Paraffin. Produk sampingan dari industri petrokimia, berfungsi sebagai emollient dengan tekstur kental dan waxy, serta sangat occlusive. Membentuk lapisan buatan yang dapat membuat kulit sulit bernapas. Bahan ini juga mudah terbakar.
  • Carnauba Wax. Merupakan lilin nabati dari pohon palem carnauba. Berfungsi mengentalkan formula, sebagai emollient, dan menciptakan efek kilau pada formula lipstik atau produk perawatan bibir.
  • Dimethicone. Jenis silikon yang berfungsi sebagai emollient semi-occlusive. Membantu mengunci kelembapan, serta memberikan efek halus pada kulit, menyamarkan pori-pori, dan lainnya.
  • Mineral Oil. Merupakan emollient yang baik dengan fungsi utama sebagai agen occlusive untuk mengunci kelembapan kulit dan mencegah penguapan kadar air.
  • Polymethyl Methacrylate. Pengental sintetis yang membantu menciptakan formula bertekstur gel. Memberikan efek soft focus dan blurring effect, serta memiliki kemampuan menyerap minyak yang baik.
  • Aqua.
  • Cl 77492. Pigmen mineral berupa yellow iron oxide.
  • Cyclopentasiloxane. Silikon volatil yang mudah menguap, berfungsi sebagai emollient dan slip agent.
  • Perfume.
  • Methylparaben. Pengawet.
  • BHT. Antioksidan sintetis untuk melindungi formula dari oksidasi.
  • Propylparaben. Pengawet.
  • Dimethicone Crosspolymer. Silikon dengan molekul besar yang berfungsi sebagai emollient, memberikan efek sensorial, mengentalkan formula, sekaligus menstabilkan emulsi.
  • Cl77491. Pigmen mineral berupa red iron oxide.
  • Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer. Berupa bubuk silikon yang menambah kekentalan formula dan menciptakan efek kulit yang halus, kering, dan terasa seperti beludru.
  • Phenoxyethanol. Pengawet.
  • Cyclotetrasiloxane. Silikon volatil yang mudah menguap, berfungsi sebagai emollient dan slip agent.
  • Dimethiconol. Silikon kental dengan molekul besar yang memberikan efek kulit halus, lembut seperti sutra, namun tidak lengket. Membentuk lapisan pelindung untuk mencegah TEWL, namun kulit tetap dapat bernapas.
  • Ethylparaben. Pengawet.

Kesimpulan

  • THE Face Temulawak Day Cream mengandung 5 key ingredients yang mendukung kesehatan dan kecantikan kulit.
  • Ekstrak temulawak berperan dalam mencerahkan kulit (skin brightening).
  • Castor oil dan ekstrak temulawak membantu melindungi kulit dari infeksi bakteri.
  • Shea butter dan allantoin membantu menenangkan dan melindungi skin barrier.
  • Dilengkapi dengan 3 agen sunscreen untuk melindungi kulit dari UVA dan UVB, namun nilai SPF dan PA tidak tertera.
  • Produk ini bersifat oil-based dengan tekstur occlusive, mirip dengan produk legendaris Kelly.
  • Memberikan efek tone up pada kulit.
  • Tidak mengandung alkohol.
  • Mengandung potensi komedogenik dari bahan seperti stearic acid (2), lanolin (1), dimethicone (1), petrolatum (0-3), paraffin (0-3), carnauba wax (1), dan mineral oil (0-3).
  • Terdapat 5 agen oklusif (lanolin, petrolatum, paraffin, carnauba wax, mineral oil) yang mungkin membuat kulit berminyak dan rentan berjerawat terasa lebih gerah dan lengket.
  • Tidak aman untuk fungal acne karena mengandung castor oil, lanolin, dan stearic acid.
  • Mengandung paraben, yang perlu diperhatikan bagi yang sensitif terhadap bahan ini.
  • Secara keseluruhan, The Face Temulawak Day Cream aman digunakan, tidak mengandung merkuri, hidrokuinon, atau bahan terlarang lainnya karena telah bersertifikat BPOM dan memiliki logo halal.
  • Harga produk ini sekitar Rp16.000 untuk kemasan 25g.

Baca juga:

  • The Face Temulawak Night Cream

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *