GoNaturalCare.com – NACIFIC Phyto Niacin Whitening toner merupakan produk perawatan kulit yang diformulasikan khusus untuk membantu mencerahkan wajah sehingga tampak lebih bercahaya. Produk ini diperkaya dengan kandungan Niacinamide sebesar 5%, yang dikenal efektif untuk mengatasi kulit kusam. Selain itu, toner ini juga mengandung Bamboo Extract dan Panthenol yang memiliki manfaat menenangkan, melembapkan, serta mencerahkan kulit.
|

|
| Sumber: shopee |
Penjelasan Ingredients Nacific Phyto Niacin Whitening Toner
Kandungan:
Water, Dipropylene Glycol, Niacinamide, Butylene Glycol, 1,2-Hexanediol, Pentylene Glycol, Phenoxyethanol, Caprylyl Glycol, Allantoin, Dipotassium Glycyrrhizate, Ethylhexylglycerin, Carbomer, Tromethamine, Disodium EDTA, Althaea Rosea Flower Extract, Tocopherol, Panthenol, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Glycerin, Methylpropanediol, Bambusa Vulgaris Extract, Citrus Limon (Lemon) Fruit Extract, Madecassoside, Saccharomyces Ferment.
Key Ingredients
Niacinamide,
Merupakan bentuk dari Vitamin B3 yang memiliki fungsi mencerahkan kulit dan bertindak sebagai antioksidan. Niacinamide juga mampu memicu sintesis ceramide, memiliki efek anti-inflamasi, serta mengatur produksi sebum. Manfaatnya meliputi penguatan pertahanan alami kulit terhadap efek buruk sinar UV dan bluelight.
Allantoin,
Senyawa alami yang diekstrak dari tanaman Comfrey ini memiliki kemampuan menenangkan kulit (skin soothing), bersifat anti-inflamasi, dan membantu dalam proses pemulihan luka.
Dipotassium Glycyrrhizate,
Senyawa alami yang berasal dari tanaman licorice ini dikenal karena kemampuannya menenangkan kulit, mengurangi peradangan, dan membantu mengatur produksi sebum.
Althaea Rosea Flower Extract,
Ekstrak dari tanaman hollyhock ini memiliki sifat menenangkan kulit yang dapat meringankan gejala kulit kering dan iritasi. Kandungan anti-inflamasinya juga efektif, serta senyawa mucilage di dalamnya berfungsi sebagai pengikat air (water-binding) untuk menjaga kelembapan kulit kering.
Tocopherol,
Vitamin E murni ini mudah meresap ke dalam kulit dan berfungsi sebagai antioksidan serta pelembap. Tocopherol membantu melindungi kulit dari dampak negatif paparan sinar UVB.
Panthenol,
Pro-vitamin B5 ini melembapkan kulit dengan cara mendukung produksi lipid esensial untuk kekuatan dan kesehatan lapisan pelindung kulit. Ia juga bertindak sebagai agen anti-inflamasi dan pelindung kulit, mengurangi iritasi yang mungkin disebabkan oleh bahan lain, serta membantu proses penyembuhan luka.
Hydrolyzed Hyaluronic Acid,
Hyaluronic acid dengan ukuran molekul kecil (mini HA) ini mampu menembus lapisan dermis, memberikan kelembapan dari dalam, dan membantu memperbaiki jaringan kulit. Manfaat lainnya termasuk perbaikan kulit dan sifat anti-aging.
Bambusa Vulgaris Extract,
Ekstrak bambu ini kaya akan mineral silica organik (70-80%) yang memiliki khasiat anti-aging dengan meningkatkan produksi kolagen, menjaga elastisitas kulit, memperbaiki jaringan kulit yang rusak, membantu pemulihan luka, serta bersifat menenangkan dan anti-inflamasi.
Citrus Limon (Lemon) Fruit Extract,
Ekstrak lemon mengandung vitamin C dan antioksidan. Dengan kandungan natural AHA/asam sitrat, ekstrak ini berkhasiat mencerahkan kulit, melembutkan tekstur kulit yang kasar, dan membantu membersihkan kulit berminyak.
Madecassoside,
Salah satu komponen aktif dari Centella Asiatica (cica) ini memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan membantu proses pemulihan luka serta sintesis kolagen. Penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 0.2% Madecassoside dapat mengurangi kemerahan, pengelupasan kulit pada penderita dermatitis atopik, dan mengurangi rasa gatal pada kulit yang rentan psoriasis.
Saccharomyces Ferment.
Fermentasi ragi ini membantu memperbaiki masalah kulit tanpa menimbulkan efek samping. Ia mengembalikan elastisitas kulit dengan merangsang sintesis Hyaluronic Acid, menenangkan kulit, bertindak sebagai antioksidan kuat, memiliki efek anti-aging, mempercepat kesembuhan luka, dan membantu memperbaiki tekstur kulit.
Bahan pelengkap
- Water, Pelarut dasar formulasi.
- Dipropylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Butylene Glycol. Juga berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
- 1,2-Hexanediol. Berperan sebagai pelarut, pengawet, dan humektan.
- Pentylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, peningkat efektivitas pengawet, dan humektan.
- Phenoxyethanol. Bahan pengawet untuk menjaga stabilitas produk.
- Caprylyl Glycol, Berfungsi sebagai emolien dan peningkat efektivitas pengawet.
- Ethylhexylglycerin. Peningkat efektivitas pengawet dan humektan.
- Carbomer. Agen pengental untuk memberikan tekstur pada formula.
- Tromethamine. Pengatur pH yang bersifat basa.
- Disodium EDTA. Agen pengkelat yang menetralkan ion logam untuk mencegah gangguan stabilitas formula.
- Glycerin. Pelarut, bahan yang identik dengan kulit, dan humektan.
- Methylpropanediol. Pelarut, peningkat efektivitas pengawet, dan humektan.
Kesimpulan
✔️NACIFIC Phyto Niacin Whitening toner mengandung 11 bahan utama (key ingredients) yang berkontribusi pada kesehatan dan kecantikan kulit, serta membantu mencerahkan wajah.
✔️Dengan kandungan utama niacinamide 5%, ekstrak lemon, dan madecassoside, toner ini efektif sebagai agen pencerah.
✔️Kombinasi bahan seperti Allantoin, dipotassium glycyrrhizate, panthenol, bambusa, madecassoside, dan saccharomyces bekerja sinergis untuk menenangkan kulit dan mengatasi iritasi ringan.
✔️Kandungan Althaea Rosea Flower, hyaluronic acid, panthenol, dan tocopherol berperan penting dalam menjaga dan memelihara kelembapan kulit.
✔️Produk ini diformulasikan tanpa alkohol, pewangi (fragrance), paraben, dan SLS.
✔️Bebas minyak (oil-free) dan tidak menyumbat pori (non-comedogenic).
✔️Cocok untuk kulit yang rentan terhadap fungal acne (fungal acne safe).
✔️Harga produk ini berkisar di angka 130 ribuan untuk kemasan 150ml.
Baca juga : Purbasari HBL Habbatussauda
Leave a Reply