GoNaturalCare.com – Pergantian sel kulit merupakan proses alami yang terus terjadi pada tubuh kita, namun kecepatannya bervariasi seiring bertambahnya usia. Pada bayi dan anak-anak, siklus ini berkisar 14 hari, sementara pada remaja membutuhkan waktu 21-28 hari. Memasuki usia 20-an hingga 40-an, rentang waktu pergantian sel menjadi 28-42 hari, dan bagi mereka yang berusia di atas 50 tahun, proses ini bisa memakan waktu 42-82 hari.
Namun, proses alami ini tidak selalu berjalan sempurna. Akibatnya, sel kulit mati tidak terangkat secara maksimal, yang diperparah oleh berbagai faktor. Sayangnya, sabun muka biasa seringkali tidak cukup untuk mengatasi penumpukan sel kulit mati ini. Jika tidak dibantu dengan eksfoliasi, sel kulit mati akan terus menumpuk, menyebabkan kulit tampak kusam dan tidak sehat.
Oleh karena itu, rutin melakukan eksfoliasi sangatlah penting, terutama seiring bertambahnya usia. Salah satu produk eksfoliasi yang banyak direkomendasikan adalah serum Somethinc AHA, BHA, PHA.
![]() |
| Somethinc AHA BHA PHA serum. Foto by ayamkrispy FD Member |
Penjelasan Ingredients Somethinc AHA BHA PHA
Ingredients:
Aqua, glycerine, niacinamide, lactobionic acid, glycolic acid, lactic acid, citric acid, hydroxyethylcellulose, daucus carota leaf extract, hibiscus sabdariffa extract, triethanolamine, panthenol, sodium Hyaluronate, phenoxyethanol
Bahan Aktif
- niacinamide,
- lactobionic acid,
- salicylic acid,
- glycolic acid,
- lactic acid,
- citric acid,
- daucus carota leaf extract,
- hibiscus sabdariffa extract,
- Panthenol,
- sodium hyaluronate
Produk ini kaya akan bahan aktif, menampilkan lima jenis acid dalam satu formula: 1 PHA (Lactobionic acid), 1 BHA (salicylic acid), dan 3 AHA (Glycolic acid, lactic acid, citric acid).
Setiap jenis acid memiliki fungsi spesifik:
Baca juga : Penjelasan ingredients Viva Face Tonic Greentea
- AHA berfungsi mengikis sel kulit mati dari permukaan luar. Efek samping yang mungkin timbul adalah sensasi tingling dan peningkatan sensitivitas terhadap cahaya (foto sensitif).
- BHA bekerja lebih dalam ke dalam lapisan kulit untuk mengangkat minyak, kotoran, serta memiliki sifat antiinflamasi dan anti-acne. Efek samping yang mungkin terjadi adalah kulit menjadi kering.
- PHA memiliki mekanisme kerja serupa AHA namun dengan sifat yang lebih lembut dan minim efek samping.
Niacinamide
Terdapat perdebatan mengenai pencampuran niacinamide dengan AHA karena perbedaan rentang pH optimalnya. Niacinamide bekerja efektif pada pH 5-7, sementara AHA optimal pada pH 3-4.
Daucus Carota Leaf Extract
Ekstrak wortel kaya akan antioksidan seperti vitamin A, E, dan betakaroten. Kandungan ini efektif melembapkan kulit kering dan sensitif, serta memiliki kemampuan skin-regenerative dan skin-barrier-repairing yang membantu peremajaan kulit dan memperbaiki fungsi lapisan pelindung kulit.
Hibiscus Sabdariffa Extract
Ekstrak bunga rosella mengandung asam alami seperti malic acid dan citric acid yang berfungsi sebagai AHA alami. Selain itu, tingginya kandungan vitamin C dan antioksidan di dalamnya berperan sebagai skin-brightening dan skin-protectant.
Panthenol
Merupakan provitamin B5 yang berfungsi melembapkan kulit dengan membantu produksi lipid alami kulit. Kandungan ini juga memiliki sifat antiinflamasi dan skin-protecting yang dapat mengurangi iritasi akibat bahan aktif lain (AHA, BHA) serta membantu proses pemulihan luka.
Sodium Hyaluronate
Senyawa ini sangat penting dalam serum karena berfungsi mempertahankan kelembapan kulit dan menjaga keseimbangan “komposisi kulit”, sehingga kulit tetap stabil meskipun terpapar AHA dan BHA.
Bahan Pelengkap
- Aqua: Pelarut utama.
- Glycerine: Pelarut, skin-identical ingredient, dan humektan yang baik untuk kulit kering.
- Hydroxyethylcellulose: Berfungsi menambah kekentalan formula.
- Triethanolamine: Berfungsi sebagai pengatur pH.
- Phenoxyethanol: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 1%.
Kesimpulan
Serum Somethinc AHA BHA ini memiliki pH yang sedikit asam, yaitu 4-4,5, yang mendekati pH alami kulit kita (4,5-5). Hal ini menunjukkan kemungkinan kecil timbulnya sensasi tingling dan kerusakan skin-barrier.
Meskipun demikian, penggunaan serum ini tidak disarankan setiap hari. Dosis maksimum yang dianjurkan adalah dua hari sekali. Penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan over-exfoliate yang berujung pada iritasi, kekeringan, dan breakout.
Hindari penggunaan serum ini bersamaan atau ditumpuk dengan produk perawatan kulit lain yang mengandung AHA/BHA/PHA, retinol, vitamin C, benzoyl peroxide, dan kojic acid. Berikan jeda minimal 24 jam untuk menghindari efek samping yang serupa. Namun, untuk vitamin C ester atau turunannya, kemungkinan aman digunakan karena tidak bersifat asam dan minim efek samping.
Untuk produk yang mengandung niacinamide, disarankan memberikan jeda minimal 15 menit. Perlu dicatat bahwa serum ini juga mengandung niacinamide, sementara niacinamide bekerja optimal pada pH 5-7, dan AHA pada pH 3-4. Formulasi akhir serum ini berada pada pH 4-4,5, sehingga perlu dicermati kombinasinya.
Jangan khawatir mengenai purging, karena ini adalah reaksi alami kulit saat mengeluarkan kotoran yang terpendam. Durasi purging tergantung pada banyaknya kotoran yang ada. Rutin melakukan double-cleanse dapat meminimalkan risiko purging yang parah, sehingga tugas AHA BHA lebih fokus pada penyempurnaan kulit dan pencegahan penumpukan sel kulit mati, minyak, serta kotoran yang dapat menyebabkan komedo dan jerawat.
Disarankan untuk menggunakan serum ini pada malam hari karena AHA dapat menyebabkan foto sensitivitas. Pastikan untuk selalu menggunakan tabir surya di siang hari.






Produk ini mendapatkan rating yang cukup tinggi, yaitu 4,1 bintang, dengan 87% dari 930 pengguna menyatakan cocok.


Leave a Reply