GoNaturalCare.com – Cosrx kembali merilis produk inovatifnya, kali ini dengan nama The Vitamin C 23. Serum ini menonjolkan penggunaan vitamin C murni (pure Vit C) sebagai bahan utamanya dengan konsentrasi yang sangat tinggi, yaitu 23%. Konsentrasi ini terbilang luar biasa karena umumnya produk skincare vitamin C berada di kisaran 1-20%.
Cosrx mengklaim serum The Vitamin C 23 ini dirancang khusus untuk mengatasi berbagai masalah kulit, termasuk memudarkan bekas luka jerawat atau bopeng, hiperpigmentasi seperti PIH (Post-Inflammatory Hyperpigmentation) dan PIE (Post-Inflammatory Erythema), mencerahkan kulit kusam, meratakan warna kulit, memberikan perlindungan antioksidan, serta menangkal penuaan dini dengan memudarkan garis halus dan mengencangkan kulit.
|
|
| Sumber: website Cosrx. |
Penjelasan Ingredients Cosrx The Vitamin 23
Full Ingredients
Water, Ascorbic Acid(23%), Propanediol, Dimethicone, Tromethamine, Panthenol, Ethyl Ascorbyl Ether, Squalane, Caffeine, Sodium Chloride, Sodium Hyaluronate, Sodium Sulfite, Disodium EDTA, Glutathione, Adenosine, Acetyl Glucosamine, Gardenia Florida Fruit Extract, Allantoin, Dextrin, Tocotrienols, Tocopherol, Elaeis Guineensis (Palm) Oil, Butylene Glycol, Arginine, Niacinamide, Pentylene Glycol, Alcohol Denat., Helianthus Annuus (Sunflower) Seed Oil, Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract, Methyl Trimethicone, Carthamus Tinctorius (Safflower) Seed Oil, Camellia Japonica Seed Oil, Daucus Carota Sativa (Carrot) Root Extract, Beta-Carotene. (Sumber: website Cosrx)
Key Ingredients
Ascorbic Acid(23%)
Merupakan L-ascorbic acid atau vitamin C murni. Vitamin C murni dikenal efektif dalam menstimulasi produksi kolagen, membantu penyembuhan luka, mencegah dan menyamarkan bopeng, serta memudarkan pigmentasi dan warna kulit yang tidak merata. Vitamin C murni juga dapat meningkatkan perlindungan terhadap sinar UV jika digunakan sebelum sunscreen. Namun, vitamin C murni cenderung tidak stabil dan mudah teroksidasi oleh udara dan cahaya. Stabilitasnya dapat ditingkatkan dalam formula bebas air (anhydrous) atau pada pH rendah (sekitar 3,5). Kombinasi dengan vitamin E dan ferulic acid dapat meningkatkan efikasi dan kestabilannya. Pada konsentrasi tinggi di atas 10%, vitamin C murni dapat menimbulkan sensasi tingling. Vitamin C murni larut dalam air, sehingga penetrasinya ke kulit memerlukan pH yang rendah.
Panthenol
Dikenal juga sebagai pro-vitamin B5, panthenol berfungsi sebagai pelembap dengan membantu kulit memproduksi lipid penting untuk kekuatan dan kesehatan lapisan pelindung kulit. Sifat anti-inflamasi dan pelindungnya juga dapat mengurangi iritasi dari bahan aktif lain serta mendukung proses pemulihan luka.
Ethyl Ascorbyl Ether
Nama lain dari ethyl ascorbic acid, jenis turunan vitamin C ini efektif dan stabil pada pH 4-5,5, yang mendekati pH alami kulit sehingga minim iritasi. Ethyl Ascorbyl Ether larut dalam air dan minyak, memungkinkan penetrasi yang lebih dalam ke kulit. Manfaat utamanya meliputi sifat antioksidan yang kuat, mencerahkan kulit, dan sebagai pendorong kolagen. Perlu diingat bahwa turunan vitamin C perlu dikonversi menjadi bentuk aktif oleh kulit, sehingga efeknya mungkin tidak secepat vitamin C murni, namun risiko iritasinya lebih rendah.
Squalane
Squalane, yang bisa berasal dari sumber hewani atau nabati, adalah pelembap yang sangat baik karena sifatnya yang identik dengan kulit (skin identical). Squalane mampu mengunci kelembapan tanpa terasa berminyak dan cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak dan rentan berjerawat.
Caffeine
Komponen aktif dari biji kopi ini dapat meningkatkan sirkulasi mikro pembuluh darah, sehingga sering digunakan untuk mengatasi mata panda atau bengkak di area mata. Caffeine juga memiliki aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi.
Sodium Hyaluronate
Merupakan garam dari hyaluronic acid dengan molekul berukuran besar. Bekerja di permukaan kulit, sodium hyaluronate membentuk lapisan pelindung yang mencegah dehidrasi dan menjaga kesehatan skin barrier.
Glutathione
Tripeptide yang terdiri dari tiga asam amino ini berfungsi sebagai agen pemulih vitalitas kulit dan perbaikan kerusakan kulit. Glutathione juga dikenal sebagai antioksidan utama dan pencerah kulit alami.
Adenosine
Sebagai bahan yang berkomunikasi dengan sel (cell-communicating ingredient), adenosine membantu sel-sel kulit berinteraksi. Manfaatnya bagi kulit meliputi percepatan penyembuhan luka, sifat anti-inflamasi, perlindungan kulit, dan pencegahan penuaan dini.
Acetyl Glucosamine
Bahan yang identik dengan kulit (skin identical) ini memiliki manfaat mencerahkan kulit (skin brightening). Berbasis asam amino, acetyl glucosamine juga merupakan faktor pelembap alami yang diklaim dapat merangsang produksi hyaluronic acid dan kolagen, serta membantu regenerasi sel untuk efek anti-aging.
Gardenia Florida Fruit Extract
Ekstrak buah Gardenia mengandung antioksidan flavonoid dan ferulic acid, serta memiliki sifat anti-inflamasi. Ekstrak ini juga berfungsi sebagai peningkat kelembapan, menenangkan kulit kering, iritasi, dan lelah.
Allantoin
Senyawa alami dari tanaman Comfrey ini memiliki kemampuan menenangkan kulit (skin soothing), anti-inflamasi, dan membantu proses penyembuhan luka.
Tocotrienols
Merupakan bentuk alami dari vitamin E. Tocotrienols dianggap sebagai antioksidan yang bekerja lebih cepat dan efektif dalam mencegah kerusakan akibat radikal bebas dibandingkan α-tocopherol. Daya serapnya yang lebih baik pada lapisan berlemak membran sel menjadikannya antioksidan yang potensial.
Tocopherol
Vitamin E murni ini adalah antioksidan yang melembapkan kulit dan membantu melindungi dari efek buruk sinar UVB. Tocopherol juga berfungsi melindungi formula agar tidak mudah teroksidasi.
Elaeis Guineensis (Palm) Oil
Minyak sawit kaya akan asam lemak seperti palmitic acid dan stearic acid yang bersifat emollient semi-oklusif, membantu melindungi kulit dan mengunci kelembapan. Kandungan antioksidan dan vitamin E di dalamnya juga melindungi kulit dari radikal bebas.
Arginine
Asam amino semi-esensial dan identik dengan kulit ini berfungsi sebagai antioksidan kuat, humektan, dan pendorong kolagen. Arginine juga dapat membantu mengurangi sensasi tingling yang disebabkan oleh lactic acid.
Niacinamide
Dikenal sebagai pencerah kulit (skin brightening), peningkat ceramide (ceramide booster), pengatur sebum, dan anti-inflamasi. Niacinamide membantu memperkuat kulit agar lebih tahan terhadap paparan sinar UV dan blue light.
Helianthus Annuus (Sunflower) Seed Oil
Minyak bunga matahari tinggi vitamin E dan mengandung asam lemak linoleic acid yang bersifat anti-inflamasi. Minyak ini membantu kulit mensintesis lipid, termasuk ceramide, sehingga memperbaiki dan menguatkan skin barrier.
Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract
Ekstrak akar manis ini populer sebagai bahan pencerah yang aman. Komponen utamanya, glabridin, berfungsi sebagai agen pencerah kulit, sementara glycyrrhizin memiliki sifat anti-inflamasi.
Carthamus Tinctorius (Safflower) Seed Oil
Minyak biji safflower berfungsi sebagai antioksidan dan emollient. Mengandung asam lemak esensial seperti linoleic acid dan oleic acid yang baik untuk skin barrier, serta bersifat melembapkan, sangat cocok untuk merawat kulit kering.
Camellia Japonica Seed Oil
Minyak camellia kaya akan antioksidan, vitamin E, dan asam lemak esensial yang menutrisi kulit. Minyak ini menenangkan, serta melindungi kulit dari radikal bebas.
Daucus Carota Sativa (Carrot) Root Extract
Ekstrak wortel kaya akan antioksidan seperti vitamin A, E, dan betakaroten. Ekstrak ini melembapkan kulit kering dan sensitif, serta memiliki kemampuan meregenerasi kulit dan memperbaiki skin barrier.
Beta-Carotene
Merupakan jenis antioksidan yang memberikan warna oranye pada wortel, pepaya, dan tomat. Dalam kosmetik, beta-carotene digunakan sebagai pewarna alami sekaligus berfungsi sebagai antioksidan.
Bahan pelengkap
- Water
- Propanediol: Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Dimethicone: Silikon yang berfungsi sebagai emollient semi-oklusif, memberikan rasa halus dan licin pada kulit, serta efek wrinkle-filler sementara.
- Tromethamine: Penyesuai pH.
- Sodium Chloride: Pengental untuk meningkatkan viskositas formula.
- Sodium Sulfite: Pengawet.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat untuk menstabilkan formula.
- Dextrin: Pengental alami.
- Butylene Glycol: Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Pentylene Glycol: Pelarut, peningkat efektivitas pengawet, dan humektan.
- Alcohol Denat.: Pelarut yang membantu penyerapan bahan aktif, mengontrol minyak, bersifat astringent, dan antimikroba.
- Methyl Trimethicone: Silikon volatil yang mudah menguap, berfungsi sebagai emollient dan membantu penyebaran formula yang merata.
Kesimpulan
✔️ Cosrx The Vitamin C 23 mengandung 22 bahan utama yang ditujukan untuk membantu memudarkan bopeng, PIH, PIE, mencerahkan kulit, sebagai antioksidan, dan anti-aging.
✔️ Serum ini memiliki kandungan utama vitamin C murni (ascorbic acid) sebesar 23%, konsentrasi yang sangat tinggi dan tidak disarankan untuk pemula. Studi menunjukkan bahwa konsentrasi di atas 20% tidak memberikan peningkatan signifikansi biologis dan justru dapat meningkatkan iritasi. Namun, formulasi keseluruhan produk, termasuk bahan pendukungnya, juga berperan dalam efikasi dan potensi iritasinya.
✔️ Serum ini diperkaya dengan antioksidan dari minyak, ekstrak tumbuhan, glutathione, dan dua jenis vitamin E untuk membantu menstabilkan dan melindungi vitamin C murni.
✔️ Kandungan emollient, humektan, dan bahan lain seperti dimethicone, squalane, panthenol, sodium hyaluronate, empat jenis minyak nabati, dan arginine membantu melindungi skin barrier serta meminimalkan potensi iritasi yang mungkin timbul dari vitamin C murni.
✔️ Diklaim hipoalergenik dan tanpa iritasi.
✔️ Dapat digunakan setiap hari, baik untuk rutinitas pagi (AM) atau malam (PM). Sebaiknya pilih salah satu karena konsentrasinya sangat tinggi. Jika terjadi iritasi, kurangi frekuensi pemakaian.
✔️ Disarankan untuk melakukan patch test sebelum penggunaan.
✔️ Untuk menghindari interaksi yang tidak diinginkan, hindari penggunaan bersamaan dengan skincare yang mengandung bahan aktif lain, dan pilih formula non-aktif jika ingin aman.
✔️ Dikemas dalam botol kaca gelap untuk melindungi formula dari paparan cahaya.
✔️ Bebas pewangi (no fragrance) dan paraben.
✔️ Tekstur serum mungkin sedikit berwarna kuning cerah, yang berasal dari vitamin C itu sendiri dan beta-carotene sebagai pewarna alami.
❗ Mengandung alkohol di urutan ke-27. Bagi yang sensitif terhadap alkohol, perlu diperhatikan. Alkohol dalam formula ini kemungkinan berfungsi sebagai pelarut untuk membantu kelarutan seluruh bahan dalam formula yang mengandung silikon dan minyak dalam basis air.
✔️ Tidak oil-free, mengandung empat jenis minyak yang membantu melindungi kulit.
Mengandung potensi komedogenik:
- Dimethicone (1)
- Sodium chloride (5)
- Elaeis Guineensis (Palm) Oil (4)
❗ Tidak aman untuk fungal acne karena mengandung minyak.
Hal-hal yang perlu diperhatikan:
- Serum ini mungkin mengeluarkan sedikit gas karena sifat alami vitamin C, mirip suara botol soda saat dibuka.
- Tutup botol didesain khusus untuk melindungi vitamin C, terdiri dari dua bagian: tutup ulir dan tutup pipet. Ganti dengan tutup pipet sebelum digunakan, lalu kocok perlahan.
- Sebaiknya habiskan produk dalam waktu 2 bulan setelah dibuka untuk mencegah diskolorasi atau oksidasi.
- Disarankan disimpan di kulkas pada suhu 3-10°C.
- Jika serum mengalami perubahan warna menjadi oranye gelap, keruh, atau coklat, sebaiknya tidak digunakan lagi.
❌ Vitamin C murni (ascorbic acid) termasuk golongan direct acid, sehingga sebaiknya tidak dilayer dengan skincare yang mengandung peptide. Konsentrasi vitamin C yang tinggi dapat mengurangi efektivitas peptide.
✔️ Cek harga? Agak pricey. Beli di Official Store.
Sumber referensi:
Baca juga : Ceracode Barrier Essence Toner
*https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5605218/


Leave a Reply