Home » Cek Ingredients The Originote Cerabiome Clay mask

Cek Ingredients The Originote Cerabiome Clay mask

Cek Ingredients The Originote Cerabiome Clay mask

GoNaturalCare.com – The Originote Cerabiome Clay mask merupakan produk masker wajah yang diformulasikan secara khusus untuk membersihkan kulit secara mendalam. Masker ini mengandung kombinasi Multibiome, Ceramide, dan Azulene sebagai bahan aktif utama yang berfungsi untuk membantu proses eksfoliasi kulit. Selain itu, produk ini dirancang untuk membersihkan kotoran yang menumpuk, mengecilkan tampilan pori-pori, serta memperkuat lapisan pelindung kulit atau skin barrier.

Penggunaan masker ini secara rutin diklaim dapat menjaga kulit tetap terasa kenyal dan tampak sehat. Untuk mendapatkan hasil yang optimal, masker ini disarankan untuk diaplikasikan pada kulit selama 10 hingga 15 menit, dan digunakan sebanyak 1 hingga 2 kali dalam seminggu.

MANFAAT UTAMA

  • Membantu proses eksfoliasi kulit dan mengangkat sel kulit mati.
  • Menyamarkan serta membersihkan pori-pori secara mendalam.
  • Berperan dalam menjaga elastisitas dan kekenyalan kulit.
  • Mendukung perlindungan dan perbaikan skin barrier.

CARA PAKAI

Setelah wajah dibersihkan, aplikasikan masker secara merata ke seluruh permukaan wajah. Hindari area sekitar mata dan bibir. Diamkan selama 10-15 menit, kemudian bilas wajah dengan air bersih. Untuk hasil yang lebih maksimal, gunakan masker ini 1-2 kali seminggu.

Penjelasan Ingredients The Originote Cerabiome Clay mask

INGREDIENTS

Water, kaolin, butylene glycol, glycerin, dimethicone, cetearyl alcohol, isononyl isononanoate, glyceryl stearate, peg-100 stearate, niacinamide, phenoxyethanol, ammonium acryloyldimethyltaurate/vp copolymer, cetyl alcohol, methylparaben, propylene glycol, glycyrrhiza uralensis (licorice) root extract, portulaca oleracea flower/leaf/stem extract, paeonia suffruticosa root bark extract, paeonia lactiflora extract, peg-75 stearate, ethylhexylglycerin, alpha-glucan oligosaccharide, caprylic/capric triglyceride, sodium hyaluronate, salicylic acid, ceteth-20, steareth-20, hydrogenated lecithin, polymnia sonchifolia root juice, hexylene glycol, stearic acid, cholesterol, ceramide NP, maltodextrin, caprylhydroxamic acid, centella asiatica extract, dextrin, CI42090, Lactobacillus, chamomilia recutita (matricaria) flower oil, azulene, propolis extract, calendula officinalis flower extract, artemisia argyi leaf extract, hydroxyacetophenone.

Key Ingredients

Niacinamide

Bahan ini dikenal memiliki kemampuan mencerahkan kulit, meningkatkan efektivitas ceramide, serta mengatur produksi sebum. Niacinamide juga bersifat anti-inflamasi dan membantu memperkuat pertahanan kulit terhadap efek buruk sinar UV serta bluelight.

Glycyrrhiza Uralensis (Licorice) Root Extract

Ekstrak akar manis ini populer sebagai bahan pencerah yang aman. Komponen utamanya, glabridin, efektif menghambat pigmentasi akibat radiasi UV. Sementara itu, glycyrrhizin memiliki potensi sebagai agen anti-inflamasi.

Portulaca Oleracea Flower/Leaf/Stem Extract

Ekstrak krokot kaya akan Vitamin A, C, dan E, mineral, asam amino, serta antioksidan kuat seperti glutathione. Bahan ini tidak hanya menutrisi kulit, tetapi juga memiliki sifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit.

Paeonia Lactiflora Extract

Ekstrak akar bunga Peony mengandung antioksidan alami yang membantu melancarkan sirkulasi darah dan mencerahkan warna kulit. Bahan ini juga memiliki khasiat anti-inflamasi.

Alpha-Glucan Oligosaccharide

Merupakan jenis prebiotic yang berfungsi sebagai makanan bagi probiotic atau skin microbiome. Bahan ini melindungi kulit, menghidrasi, menstimulasi produksi peptida antimikroba oleh sel kulit, serta mendukung keseimbangan microbiome kulit.

Sodium Hyaluronate

Bentuk garam dari hyaluronic acid dengan berat molekul tinggi yang bekerja di permukaan kulit. Bahan ini membentuk lapisan pelindung non-oklusif yang mencegah kehilangan kelembapan (Transepidermal Water Loss/TEWL) dan menjaga integritas skin barrier.

Salicylic Acid

Dikenal sebagai BHA, bahan ini memiliki kemampuan eksfoliasi dengan menembus lapisan kulit untuk membersihkan pori-pori dari dalam. Sifat keratolitiknya membantu mengikis sel kulit mati dan keratin yang menumpuk. Salicylic acid adalah bahan standar emas untuk mengatasi masalah kulit seperti blackhead, jerawat, inflamasi, dan kulit berminyak.

Polymnia Sonchifolia Root Juice

Jus dari umbi Yacon ini kaya akan fructo-oligosaccharides (FOS) atau prebiotic. Bahan ini memiliki kemampuan melembapkan dan meningkatkan energi seluler dengan menstimulasi metabolisme. Selain itu, ia juga membantu memperkuat skin microbiome.

Cholesterol

Bahan yang identik dengan kulit (skin identical) dan berfungsi sebagai emollient. Kolesterol merupakan komponen penting dari skin barrier yang berperan melindungi kulit dari ancaman eksternal.

Ceramide NP

Berupa lemak yang terdapat di stratum corneum (lapisan teratas kulit). Penelitian menunjukkan bahwa ceramide-3, bersama dengan ceramide-1, efektif memperbaiki fungsi skin barrier dan mencegah hilangnya kelembapan.

Centella Asiatica Extract

Ekstrak Cica ini bermanfaat memicu produksi kelembapan alami kulit seperti glycosaminoglycans dan hyaluronic acid. Bahan ini membantu proses penyembuhan luka, termasuk luka bakar, dengan meningkatkan aktivitas antioksidan dan sintesis kolagen. Ekstrak Cica juga memiliki kemampuan anti-inflamasi yang baik.

Lactobacillus

Merupakan jenis probiotic atau bakteri baik yang hidup di usus manusia untuk membantu pencernaan, serta merupakan bagian dari mikrobiota vagina. Dalam konteks kulit, Lactobacillus adalah bagian dari skin microbiome yang menjaga ekosistem kulit, skin barrier, dan mengatur pH kulit, sehingga meningkatkan imunitas kulit.

Chamomilia Recutita (Matricaria) Flower Oil

Minyak German Chamomile mengandung agen anti-inflamasi seperti bisabolol (hingga 50%) dan 5% chamazulene yang bermanfaat untuk menenangkan, antialergi, serta memberikan warna biru alami. Minyak ini juga mengandung lebih dari 120 zat lain, termasuk 28 terpenoids dan 36 flavonoids (termasuk antioksidan seperti quercetin).

Azulene

Senyawa alami berwarna biru yang dapat diperoleh dari Chamomile. Golongan sesquiterpenes ini memiliki aktivitas antioksidan, antijamur, antimikroba, anti-inflamasi, dan relaksan.

Propolis Extract

Memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang membantu melawan bakteri penyebab jerawat. Kandungan antioksidan dan anti-inflamasinya mengurangi peradangan akibat jerawat, menenangkan kulit sensitif dan iritasi, serta mencegah gejala sunburn. Propolis juga mengontrol sebum, menghidrasi, dan mempercepat penyembuhan luka jerawat.

Calendula Officinalis Flower Extract

Ekstrak bunga marigold membuat kulit terasa lebih plump, kencang, dan kenyal. Bahan ini menstimulasi produksi Natural Moisturizing Factor (NMF), bersifat anti-inflamasi dan antioksidan. Calendula melindungi kulit dari pengaruh buruk sinar UV, menjaga jaringan kolagen dan elastin, meratakan warna kulit dengan mengurangi pigmen melanin, serta memiliki kemampuan menyembuhkan luka dan antiseptik.

Artemisia Argyi Leaf Extract

Ekstrak Mugwort memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat, membantu menenangkan kulit yang berjerawat, bruntusan, kemerahan, bengkak, iritasi, kering, dan gatal. Bahan ini juga baik untuk kulit sensitif. Mugwort memiliki aktivitas antioksidan sekuat Vitamin C, antibakteri, serta mengandung Vitamin E.

Bahan Pelengkap

  • Water
  • Kaolin: Jenis clay dengan kemampuan penyerapan air sebesar 65%. Memiliki fungsi purifikasi, detoksifikasi, dan menyerap minyak. pH 6, ideal untuk kulit kering dan sensitif.
  • Butylene Glycol: Pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
  • Glycerin: Pelarut, skin identical, dan humektan.
  • Dimethicone: Silicone yang berfungsi sebagai emollient, memberikan efek kulit tampak lebih halus dan licin.
  • Cetearyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emollient, pengental, dan penstabil emulsi.
  • Isononyl Isononanoate: Emollient sintetis yang tidak menyebabkan iritasi, sensitisasi, atau toksisitas.
  • Glyceryl Stearate: Pengemulsi.
  • PEG-100 Stearate: Pengemulsi.
  • Phenoxyethanol: Pengawet.
  • Ammonium Acryloyldimethyltaurate/VP Copolymer: Pengental sintetis.
  • Cetyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emollient, pengental, dan penstabil emulsi.
  • Methylparaben: Pengawet.
  • Propylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
  • PEG-75 Stearate: Pengemulsi.
  • Ethylhexylglycerin: Peningkat efektivitas pengawet dan humektan.
  • Caprylic/Capric Triglyceride: Emollient.
  • Ceteth-20: Pengemulsi.
  • Steareth-20: Pengemulsi.
  • Hydrogenated Lecithin: Pengemulsi, membantu penyerapan bahan aktif, emollient, dan humektan.
  • Hexylene Glycol: Pelarut.
  • Stearic Acid: Asam lemak yang berfungsi sebagai emollient, pengental, dan penstabil emulsi.
  • Maltodextrin: Pengental alami.
  • Caprylhydroxamic Acid: Pengawet alami.
  • Dextrin: Pengental alami.
  • CI42090: Pewarna biru sintetis (Brilliant Blue).
  • Hydroxyacetophenone: Antioksidan untuk melindungi formula dari oksidasi.

Kesimpulan

✔️ The Originote Cerabiome Clay mask mengandung 17 key ingredients yang berkontribusi dalam merawat kesehatan kulit, mendukung regenerasi, dan mencegah penumpukan sel kulit mati.

✔️ Kandungan salicylic acid efektif membersihkan pori-pori dan mengurangi minyak berlebih.

✔️ Masker ini diperkaya dengan probiotic (lactobacillus) dan prebiotic (alpha-glucan oligosaccharide, polymnia sonchifolia root juice) yang berperan menjaga keseimbangan skin microbiome.

✔️ Kombinasi niacinamide, hyaluronic acid, ceramide, cholesterol, dan cica membantu melindungi serta memperkuat skin barrier.

✔️ Kandungan berbagai ekstrak tumbuhan, azulene, dan minyak Chamomile berfungsi sebagai antioksidan, anti-inflamasi, dan membantu menenangkan kulit.

✔️ Dilengkapi dengan banyak emollient yang memberikan kelembapan dan mencegah kulit menjadi kering.

✔️ Bebas Alkohol.

✔️ Bebas Fragrance.

✔️ Bebas Sulfate.

✔️ Bebas minyak (Oil-free). Mengandung potensi komedogenik:

  • Dimethicone (peringkat 1)
  • Cetearyl Alcohol (peringkat 2)
  • Cetyl Alcohol (peringkat 3)
  • Stearic Acid (peringkat 2)

Namun, karena produk ini bersifat wash-off (dibilas), potensi oklusif dari bahan-bahan tersebut diperkirakan tidak terlalu signifikan.

❗Terdapat bahan pemicu fungal acne: glyceryl stearate, peg-100 stearate, peg-75 stearate, stearic acid. Namun, karena waktu kontak masker hanya 10-15 menit sebelum dibilas, dampaknya pada fungal acne diperkirakan minimal.

❗Mengandung Paraben. Perlu diperhatikan bagi yang sensitif terhadap paraben.

✔️ Ideal untuk semua jenis kulit, termasuk aman untuk kulit sensitif.

✔️ Boleh digunakan mulai usia 14 tahun.

✔️ Cek harga? Rp36.000 untuk kemasan 50ml. Dapat dibeli di Official Store.

Baca juga : Cek Ingredients Skingame Cloud Sunscreen SPF 50 PA+++

Sumber: Shopee

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *