Home » Cek Ingredients Wardah Everyday Moisture Lip Nutrition Greentea

Cek Ingredients Wardah Everyday Moisture Lip Nutrition Greentea

Cek Ingredients Wardah Everyday Moisture Lip Nutrition Greentea

GoNaturalCare.com – Wardah Everyday Moisture Lip Nutrition Greentea hadir sebagai solusi perawatan bibir yang intensif dengan formula yang kaya akan bahan alami. Produk ini dikemas dalam bentuk stick yang nyaman digunakan, menawarkan aroma menenangkan, serta tekstur rich dan creamy tanpa meninggalkan rasa lengket atau berminyak di bibir.

Produk ini juga diperkaya dengan SPF 15 PA+++ yang berfungsi sebagai pelindung kulit bibir dari paparan sinar matahari berbahaya dan radikal bebas.

Kandungan utama dalam Wardah Everyday Moisture Lip Nutrition Greentea meliputi shea butter, Vitamin E, dan ekstrak greentea. Kombinasi ini diklaim mampu memberikan kelembapan ekstra hingga 12 jam pemakaian, menjaga bibir tetap lembap, serta mencegah kondisi pecah-pecah dan kering.

Penggunaan rutin dapat membantu mencerahkan warna bibir sehingga tampak lebih sehat dan merona.

Penjelasan Ingredients Wardah Lip Balm Greentea

Ingredients overview
Castor Oil, Petrolatum, C12-15 Alkyl Benzoate, Olive Oil, Bis-Diglyceryl Polyacyladipate-2, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Polyethylene, Butyl Methoxydibenzoylmethane, Macadamia Seed Oil, Microcrystalline Wax, Shea Butter, Zinc Oxide, Jojoba Seed Oil, Phenoxyethanol, Fragrance, Tocopheryl Acetate, Ethylhexylglycerin, Allantoin, Soybean Oil, BHT, Avocado Oil, Camellia Sinensis Leaf, Triethoxycaprylylsilane, Propylene Glycol, Bisabolol, Aqua, Glycerin, Isobornyl Acetate, Calendula Flower Extract, Chamomile Flower Extract, Fucus Vesiculosus Extract, Wheat Bran Extract, Citric Acid, Linoleic Acid, Potassium Sorbate, Sodium Benzoate, Tocopherol.

Key Ingredients

Castor Oil.

Mengandung asam lemak monosaturated, ricinoleic acid, yang sangat bermanfaat untuk kulit kering. Bahan ini efektif mengunci kelembapan, memiliki sifat anti-inflamasi dan antibakteri, serta mendukung proses pemulihan luka pada kulit.

Olive Oil.

Minyak zaitun kaya akan asam lemak seperti oleic acid (55-83%), linoleic acid (3,5-20%), dan palmitic acid (7-20%). Selain itu, ia juga mengandung antioksidan polifenol, Vitamin E, karotenoid, dan squalene. Kombinasi ini tidak hanya melembapkan dan menutrisi, tetapi juga melindungi kulit dari efek buruk radikal bebas dan paparan sinar UV.

Macadamia Seed Oil,

Minyak kacang macadamia memiliki kandungan asam lemak oleic acid, linoleic acid, dan palmitoleic acid yang tinggi. Teksturnya ringan dan mudah meresap, menjadikannya ideal untuk kulit kering. Kandungan linoleic acid juga berperan sebagai agen anti-inflamasi.

Shea Butter,

Lemak yang diekstrak dari pohon kacang Afrika ini mengandung asam lemak esensial omega 3 dan 6. Fungsinya sebagai pelembap alami, agen anti-inflamasi, serta baik untuk menjaga kesehatan skin barrier.

Jojoba Seed Oil,

Minyak jojoba memiliki komposisi yang sangat mirip dengan sebum alami kulit manusia, sehingga sering disebut sebagai skin-identical ingredient. Sifatnya yang ringan dan mudah meresap membantu menjaga kelembapan kulit tanpa membuatnya terasa berat atau berminyak.

Tocopheryl Acetate,

Ini adalah bentuk Vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit. Kandungannya membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB.

Allantoin,

Senyawa alami yang berasal dari tanaman Comfrey ini memiliki kemampuan menenangkan kulit (skin soothing), anti-inflamasi, dan membantu mempercepat proses penyembuhan luka.

Soybean Oil,

Dikenal juga sebagai minyak kedelai, bahan ini mengandung asam lemak seperti 48-59% linoleic acid yang dapat memperbaiki skin barrier, 17-30% oleic acid yang menutrisi dan melembapkan kulit kering, serta 4,5-11% linolenic acid yang berpotensi sebagai agen anti-inflamasi.

Avocado Oil,

Minyak alpukat dikenal karena kemampuannya yang sangat baik dalam penetrasi kulit, sehingga tergolong ringan dan tidak menyebabkan rasa berminyak. Mengandung asam lemak seperti oleic, linoleic, palmitic acid, serta antioksidan, vitamin A, E, dan D. Sangat direkomendasikan untuk kulit kering.

Camellia Sinensis Leaf,

Ekstrak greentea kaya akan catechin, sebuah komponen aktif yang terbukti sebagai antioksidan kuat, pelindung UV, anti-inflamasi, antibakteri, dan astringen (mengecilkan pori). Kualitas greentea yang lebih baik akan menghasilkan kandungan catechin yang lebih tinggi.

Bisabolol,

Senyawa alami yang diekstrak dari bunga Chamomile ini memiliki kemampuan menenangkan kulit (skin soothing), anti-inflamasi, dan membantu melindungi kulit dari infeksi bakteri.

Calendula Flower Extract,

Ekstrak bunga calendula dapat menstimulasi produksi Natural Moisturizing Factor (NMF) pada kulit. Bahan ini bersifat anti-inflamasi, antioksidan, melindungi kulit dari paparan sinar UV, menjaga jaringan kolagen dan elastin, meratakan warna kulit dengan mengurangi pigmen melanin, serta memiliki kemampuan menyembuhkan luka dan bersifat antiseptik.

Chamomile Flower Extract,

Ekstrak bunga chamomile, dengan komponen utamanya yaitu bisabolol, memiliki sifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit. Sangat baik untuk merawat kulit berjerawat, iritasi, dan sensitif. Mengandung senyawa antioksidan seperti matricine, apigenin, dan liteolin.

Fucus Vesiculosus Extract,

Ekstrak bladderwrack (sejenis alga cokelat) kaya akan antioksidan yang melindungi kulit dari radikal bebas. Mengandung mineral dan asam amino tinggi yang baik untuk menutrisi dan menjaga hidrasi kulit.

Wheat Bran Extract,

Mengandung antioksidan dan oligosakarida yang membantu mengatur proses melanogenesis, sehingga dapat mencegah pigmentasi. Selain itu, mengandung prebiotik yang mendukung keseimbangan skin microbiome.

Baca juga : Cek Ingredients BIOAQUA Flower Series Rose Petals Toner

Linoleic Acid,

Dikenal sebagai asam linoleat (LA) atau asam lemak omega-6, merupakan bentuk dari vitamin F. Sebagai skin-identical ingredient, bahan ini memiliki peran penting dalam menjaga integritas skin barrier.

Tocopherol.

Merupakan Vitamin E murni yang berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit. Melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB sekaligus menjaga formula agar tidak mudah teroksidasi.

Agen Sunscreen

Ethylhexyl Methoxycinnamate,

Agen sunscreen generasi lama yang hanya menyerap sinar UVB. Bahan ini kurang stabil terhadap cahaya (photo-stable), di mana efektivitas SPF-nya dapat berkurang sekitar 10% setelah 35 menit terpapar sinar matahari langsung.

Butyl Methoxydibenzoylmethane,

Dikenal juga sebagai Avobenzone, merupakan agen sunscreen kimiawi yang umum digunakan. Mampu menyerap sinar UVA I dan UVA II. Namun, bahan ini juga tidak stabil terhadap cahaya (photo-stable), dengan penurunan efektivitas hingga 36% dalam satu jam pemakaian.

Zinc Oxide,

Berfungsi sebagai filter UVA dan UVB (Broad Spectrum). Merupakan sunscreen fisik yang paling populer, stabil terhadap cahaya (foto stabil), dan dianggap paling aman. Meskipun dapat meninggalkan white cast (efek putih pada kulit), Zinc Oxide juga memiliki fungsi menyerap minyak (oil-absorbent) sebagai agen mattifier, serta memiliki aktivitas anti-inflamasi dan menenangkan kulit.

Bahan pelengkap

  • Petrolatum. Dikenal juga sebagai petroleum jelly atau vaseline. Merupakan agen oklusif yang sangat efektif dalam mengunci kelembapan, mencegah hilangnya air dari kulit (trans-epidermal water loss/TEWL).
  • C12-15 Alkyl Benzoate. Berfungsi sebagai emolien, agen antimikroba, dan peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster).
  • Bis-Diglyceryl Polyacyladipate-2. Emolien ester bertekstur kental menyerupai pasta, membantu melembapkan, melembutkan, dan mengunci kelembapan. Bahan ini berasal dari tumbuhan dan merupakan alternatif dari lanolin.
  • Polyethylene. Berfungsi sebagai agen pengental (thickening agent) dengan tekstur padat dan waxy. Membantu memberikan kekentalan dan struktur pada formula balm. Meskipun merupakan bahan dasar plastik, polyethylene aman digunakan dalam kosmetik karena ukuran molekulnya yang besar sehingga tidak terserap kulit.
  • Microcrystalline Wax. Berfungsi menambah kekentalan formula dan sebagai penstabil emulsi.
  • Phenoxyethanol. Berfungsi sebagai pengawet.
  • Fragrance. Memberikan aroma pada produk.
  • Ethylhexylglycerin. Berfungsi sebagai peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster) dan humektan (menarik air).
  • BHT. Antioksidan sintetis yang melindungi formula dari oksidasi.
  • Triethoxycaprylylsilane. Sejenis silikon yang berfungsi melapisi mineral atau pigmen (mineral/pigment coating). Lapisan ini membantu menstabilkan agen mineral sunscreen agar mudah dibaurkan, diratakan, dan tidak menggumpal.
  • Propylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
  • Aqua. Air, berfungsi sebagai pelarut.
  • Glycerin. Berfungsi sebagai pelarut, skin identical ingredient, dan humektan.
  • Isobornyl Acetate. Berfungsi sebagai agen penyamar aroma (masking/perfuming) dengan aroma balsamic dan kamper.
  • Citric Acid. Berfungsi sebagai pengatur pH (pH adjuster) karena bersifat asam.
  • Potassium Sorbate. Berfungsi sebagai pengawet.
  • Sodium Benzoate. Berfungsi sebagai pengawet.

Kesimpulan

✔️Wardah lip Balm greentea mengandung 17 key ingredients yang esensial untuk menutrisi dan merawat kesehatan kulit bibir.

✔️ Diperkaya dengan Vitamin E, Vitamin F, dan 7 jenis minyak nabati yang kaya akan asam lemak esensial. Kombinasi ini membantu menutrisi, melembapkan, dan melindungi kulit bibir secara optimal.

✔️ Mengandung 5 ekstrak tumbuhan yang berfungsi sebagai antioksidan, agen anti-inflamasi, dan memberikan efek menenangkan pada kulit bibir.

✔️ Formulasi produk ini kaya akan emolien yang sangat bermanfaat bagi kulit bibir kering. Diklaim mampu memberikan kelembapan yang bertahan hingga 12 jam.

✔️ Dilengkapi dengan sistem Sunscreen hybrid yang terdiri dari 1 sunscreen fisik (Zinc Oxide) dan 2 sunscreen kimiawi (Ethylhexyl Methoxycinnamate, Butyl Methoxydibenzoylmethane). Perlindungan SPF 15 mampu melindungi dari sinar UVB hingga 95%, sementara PA+++ memberikan perlindungan dari sinar UVA 8-16 kali lebih lama dibandingkan tanpa penggunaan sunscreen.

✔️ Dengan demikian, kombinasi antioksidan, vitamin, dan agen sunscreen dalam produk ini efektif membantu mencegah kulit bibir menggelap akibat paparan radiasi UV.

✔️ Wardah Moisture Lip Nutrition hadir dalam dua varian: Greentea (yang dibahas) dan Honey. Setelah diperiksa, kedua varian ini memiliki komposisi ingredients yang sangat mirip, dengan perbedaan hanya pada satu bahan utama: Camellia sinensis (untuk varian Greentea) dan Honey (untuk varian Honey). Key ingredients dan bahan pelengkap lainnya sama persis.

FYI, manfaat madu (honey) meliputi melembapkan, anti-inflamasi, antioksidan, serta memiliki sifat antibakteri dan antijamur, sehingga sangat baik untuk bibir yang kering dan pecah-pecah.

✔️ Produk ini bebas alkohol.

✔️ Produk ini bebas paraben.

✔️ Produk ini bebas pewarna buatan.

✔️ Potensi komedogenik dan pemicu fungal acne perlu diabaikan mengingat formulasi umum produk ini.

✔️ Harga produk ini sekitar Rp23.000 untuk kemasan 4gr.

Sumber: shopee

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *