GoNaturalCare.com – Krim Kanna White hadir dengan formula baru yang dirancang khusus untuk mengatasi masalah kulit kering, kasar, dan pecah-pecah, terutama pada area siku, lutut, dan tumit. Produk ini diklaim mampu melembapkan dan menghaluskan tekstur kulit yang sangat kering dalam waktu 14 hari.
Dengan tekstur krim yang lembut dan ringan, Kanna White bekerja efektif mengembalikan kelembapan alami kulit. Cara penggunaannya pun sangat mudah, cukup aplikasikan krim ke area yang kasar hingga merata.
Penjelasan Ingredients Kanna White Formula Baru
Ingredients:
Aqua, Propylene Glycol, petrolatum, cetyl Alcohol, glyserine, caprylic/capric triglyceride, steareth-21, urea, caprylyl methicone, cyclopentasiloxane, phenoxyethanol, carbomer, stearic acid, Potassium hydroxide, simmondsia Chinensis seed oil, parfum, cetearyl alcohol, ethylhexylglycerin, sodium Lactate, pseudo malteromonas ferment extract, citric acid, BHT, dimethicone crosspolymer, mentha Piperita oil, ceteareth-22, xanthan gum, caprylyl Glycol, tetrasodium EDTA, dimethicone vinyl dimethicone crosspolymer, dimethiconol, Proline, alanine, serine, sodium phosphate, triticum vulgare Bean extract, sodium hyaluronate.
Key Ingredients
Urea.
Meskipun identik dengan pupuk karena kandungan nitrogennya yang tinggi, urea juga merupakan komponen penting dalam Natural Moisturizing Factor (NMF) kulit. Urea membantu menjaga kadar air di lapisan stratum korneum, memastikan kulit tetap terhidrasi dengan baik. Kandungan urea alami yang tinggi inilah yang menjadikan kotoran burung bul-bul sebagai bahan skincare mahal bagi para Geisha.
Simmondsia Chinensis Seed Oil.
Minyak biji jojoba ini memiliki komposisi yang sangat mirip dengan sebum alami kulit manusia, menjadikannya skin-identical ingredient. Teksturnya ringan, mudah meresap, dan efektif menjaga kelembapan kulit tanpa rasa lengket atau berat.
Sodium Lactate.
Termasuk dalam kelompok NMF dan merupakan skin-identical ingredient. Sodium lactate berperan penting dalam menjaga kelembapan kulit, memperkuat skin barrier, serta menjaga keseimbangan acid mantle kulit.
Pseudo Malteromonas Ferment Extract.
Diperoleh dari fermentasi bakteri laut, ekstrak ini kaya akan glucuronic acid, sebuah monosakarida yang memiliki efek serupa dengan hyaluronic acid. Manfaatnya meliputi melembapkan kulit dan membantu menyamarkan kerutan.
Mentha Piperita Oil.
Dikenal sebagai peppermint essential oil, bahan ini memiliki sifat astringent, antibakteri, dan antijamur. Selain memberikan aroma alami, minyak peppermint juga memberikan sensasi dingin yang menyegarkan pada kulit.
Mengandung 3 Asam Amino.
- Proline: Berkontribusi dalam menjaga elastisitas kulit dan membantu menyamarkan garis-garis halus.
- Alanine: Membantu menghidrasi kulit.
- Serine: Berfungsi melembapkan dan menghidrasi kulit.
Triticum Vulgare Bean Extract.
Ekstrak dari wheat germ ini memiliki kemampuan penyembuhan luka yang baik. Prosesnya melibatkan stimulasi pertumbuhan jaringan kulit baru dan pengurangan inflamasi, sehingga mendukung proses perbaikan kulit.
Baca juga : Nuface Nu Glow Acne Prone Care Toner
Sodium Hyaluronate.
Merupakan bentuk garam dari hyaluronic acid dengan ukuran molekul yang besar (high molecular weight). Bahan ini bekerja di permukaan kulit, membentuk lapisan pelindung yang mencegah dehidrasi dan menjaga kesehatan skin barrier.
Bahan Pelengkap
- Aqua: Air sebagai pelarut utama.
- Propylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
- Petrolatum: Dikenal sebagai petroleum jelly atau vaseline, merupakan agen oklusif yang sangat efektif dalam mengunci kelembapan dan mencegah penguapan air dari kulit (TEWL).
- Cetyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emollient, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
- Glycerine: Berfungsi sebagai pelarut, skin identical, dan humektan.
- Caprylic/Capric Triglyceride: Agen emollient.
- Steareth-21: Agen pengemulsi.
- Caprylyl Methicone: Silikon volatil yang mudah menguap, berfungsi sebagai emollient dan memberikan efek halus di kulit.
- Cyclopentasiloxane: Silikon volatil yang mudah menguap, berperan sebagai emollient dan membantu formula mudah diratakan.
- Phenoxyethanol: Pengawet.
- Carbomer: Agen pengental untuk formula.
- Stearic Acid: Asam lemak yang berfungsi sebagai emollient, menambah kekentalan, dan menstabilkan emulsi.
- Potassium Hydroxide: Pengatur pH yang bersifat basa.
- Parfum: Pewangi.
- Cetearyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emollient, menambah kekentalan, dan menstabilkan emulsi.
- Ethylhexylglycerin: Peningkat kinerja pengawet dan humektan.
- Citric Acid: Pengatur pH yang bersifat asam.
- BHT: Antioksidan untuk melindungi formula dari oksidasi.
- Dimethicone Crosspolymer: Silikon yang berfungsi sebagai emollient, menambah kekentalan, dan menstabilkan emulsi.
- Ceteareth-22: Agen pengemulsi.
- Xanthan Gum: Pengental alami.
- Caprylyl Glycol: Peningkat kinerja pengawet dan emollient.
- Tetrasodium EDTA: Agen pengkelat untuk menetralkan ion logam yang dapat mengganggu kestabilan formula.
- Dimethicone Vinyl Dimethicone Crosspolymer: Berupa silikon powder yang menambah kekentalan formula dan memberikan efek kulit yang halus dan kering.
- Dimethiconol: Silikon dengan berat molekul tinggi yang bertekstur kental, biasanya dikombinasikan dengan silikon lain untuk menciptakan efek kulit yang halus, lembut, dan licin sementara.
- Sodium Phosphate: Membantu mengatur tingkat keasaman formula.
Kesimpulan
✔️Krim Kanna White mengandung 10 key ingredients yang efektif merawat kulit kering dan pecah-pecah, khususnya di area siku, lutut, dan tumit.
✔️Produk ini kaya akan pelembap dan emollient yang sangat baik untuk melembutkan tekstur kulit yang kasar dan pecah-pecah.
✔️Bebas alkohol dan paraben.
✔️Meskipun tidak oil-free, potensi komedogeniknya dapat diabaikan.
✔️Bahan pemicu fungal acne juga dapat diabaikan mengingat area aplikasi yang jarang terkena masalah tersebut.
✔️Telah terdaftar di BPOM dan bersertifikat halal.
✔️Aman digunakan oleh ibu hamil dan menyusui.
✔️Untuk informasi harga dan pembelian, dapat langsung mengunjungi toko resminya.


Leave a Reply