GoNaturalCare.com – Dr. Brandon AHA Facial Toner adalah produk perawatan kulit yang diformulasikan secara spesifik oleh pakar kecantikan. Toner ini diperkaya dengan kandungan AHA yang berfungsi untuk membersihkan sisa kotoran dan sel kulit mati yang masih menempel pada kulit wajah.
Produk ini mengandung beberapa bahan utama seperti AHA, Witch Hazel, Peppermint, Aloe Vera, dan Vitamin C.
|
|
| Dr. Brandon AHA facial toner. Sumber shopee. |
Manfaat yang ditawarkan oleh Dr. Brandon AHA Facial Toner meliputi:
- Menyeimbangkan pH alami kulit.
- Memberikan hidrasi yang dibutuhkan kulit.
- Menjaga kelembapan kulit.
- Meningkatkan efektivitas penyerapan produk skincare yang digunakan setelahnya.
- Secara efektif mengangkat kotoran dan sel kulit mati.
- Membuat tekstur kulit terasa lebih halus dan lembut.
- Membantu mencerahkan rona kulit.
- Membersihkan sisa-sisa makeup yang tertinggal.
Untuk cara penggunaan, pastikan wajah dalam keadaan bersih. Tuangkan toner pada kapas atau langsung ke telapak tangan. Kemudian, aplikasikan pada wajah dengan gerakan menepuk-nepuk secara merata.
Produk ini memiliki nomor BPOM NA18211203797.
Dengan kemasan 100ml, toner ini dibanderol dengan harga sekitar Rp28.000.
Penjelasan Ingredients Dr. Brandon AHA facial toner
Ingredients:
Aqua demineralisata, cucumber (cucumis Sativus) extract, hammamelis Virginiana witch hazel bark/leaf extract, peppermint (Metha piperta) oil, Aloe barbadensis leaf extract, ethyl ascorbic acid, Citrus aurantifolia oil, peg-40 hydrogenated Castor oil, AHA, fragrance (parfum) component and finished fragrance, citric acid, triethanolamine, dmdm Hydantoin, BHT
|
|
| Dapet Ingredients Dr. Brandon AHA facial toner nya dari sini, Gaes. Dari upload -an pengguna di shopee. |
Key Ingredients
Cucumber (Cucumis Sativus) Extract.
Ekstrak timun mengandung asam amino dan asam organik yang berperan penting dalam menjaga “acid mantle” kulit. Selain itu, kandungan enzim shikimate dehydrigenase di dalamnya memiliki sifat anti-inflamasi.
Sebagai ekstrak tumbuhan, timun juga kaya akan antioksidan, vitamin, dan mineral yang baik untuk melindungi sekaligus menutrisi kulit.
Hammamelis Virginiana Witch Hazel Bark/Leaf Extract.
Ekstrak witch hazel kaya akan komponen bioaktif utama seperti hammamelitannins yang berfungsi sebagai astringent dan antioksidan. Terdapat pula catechin dengan sifat anti-inflamasi dan antioksidan, serta gallic acid yang memiliki khasiat antibakteri.
Peppermint (Metha Piperta) Oil.
Minyak esensial peppermint memiliki sifat astringent, antibakteri, dan berfungsi sebagai pewangi alami. Bahan ini memberikan sensasi dingin pada kulit, namun penggunaan berlebihan dapat menimbulkan sensitivitas.
Aloe Barbadensis Leaf Extract.
Lidah buaya dikenal memiliki kemampuan melembapkan kulit, menenangkan, dan bersifat anti-inflamasi. Kandungannya meliputi antioksidan, enzim, serta vitamin A dan C.
Bahan ini efektif membantu mengatasi iritasi, jerawat, dan kulit kering. Sifat anti-inflamasinya juga membantu menenangkan kulit yang teriritasi dan mempercepat proses penyembuhan luka.
Ethyl Ascorbic Acid.
Merupakan salah satu turunan Vitamin C yang paling efektif dan stabil pada rentang pH 4-5.5, yang mendekati pH alami kulit sehingga tidak menyebabkan iritasi. Bahan ini larut dalam air maupun minyak, memungkinkan penetrasi yang lebih dalam ke dalam kulit.
Tiga manfaat utama Vitamin C meliputi: sebagai antioksidan kuat, mencerahkan kulit, dan merangsang produksi kolagen. Perlu diingat bahwa semua turunan Vitamin C memerlukan konversi menjadi bentuk aktif, sehingga efeknya mungkin tidak secepat Vitamin C murni.
Citrus Aurantifolia Oil.
Minyak esensial dari jeruk nipis kaya akan antioksidan, anti-inflamasi, serta memiliki sifat antibakteri dan antijamur. Bahan ini membantu membersihkan kulit berminyak dan berperan sebagai komponen pewangi alami.
AHA.
Dalam konteks produk ini, AHA kemungkinan besar merujuk pada glycolic acid dengan klaim konsentrasi 7%. Bahan ini membantu mengangkat sel kulit mati yang menumpuk pada permukaan kulit.
Kesimpulan Bahan Lain
Selain bahan aktif utama, produk ini juga mengandung:
- Aqua demineralisata, sebagai pelarut utama.
- PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, berfungsi sebagai pengemulsi.
- Fragrance (parfum) component and finished fragrance, sebagai pewangi.
- Citric Acid, sebagai pengatur pH yang bersifat asam.
- Triethanolamine, sebagai pengatur pH yang bersifat basa.
- DMDM Hydantoin, sebagai pengawet yang melepaskan sedikit formalin.
- BHT, sebagai antioksidan sintetis untuk melindungi formula dari oksidasi.
Kesimpulan Produk
✔️ Dr. Brandon AHA Facial Toner memiliki 7 bahan kunci yang mendukung kesehatan dan kecantikan kulit.
✔️ Dengan klaim kandungan utama 7% glycolic acid, disarankan untuk menggunakannya pada malam atau sore hari demi keamanan, meskipun keterangan produk menyebutkan dapat digunakan pagi dan malam.
✔️ Ekstrak timun dan lidah buaya efektif dalam menenangkan kulit.
✔️ Ekstrak witch hazel dan minyak esensial membantu mengecilkan pori-pori dan mengontrol produksi minyak berlebih.
✔️ Kandungan Vitamin C berkontribusi dalam mencerahkan warna kulit.
✔️ Terdapat kemungkinan efek sensasi dingin dari peppermint oil.
✔️ Kandungan asamnya membantu mengembalikan pH alami kulit setelah proses pembersihan wajah.
✔️ Produk ini bebas alkohol, bebas sulfat, bebas minyak, dan non-komedogenik.
❗ Produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung PEG-40 Hydrogenated Castor Oil.
❗ Terdapat kandungan essential oil yang berpotensi memicu sensitivitas pada jenis kulit tertentu. Bagi pemilik kulit sensitif atau alergi, disarankan untuk melakukan uji tempel (patch test) terlebih dahulu.
Baca juga : Cek Ingredients Dr. Brandon DAILY TONER
✔️ Untuk memastikan keaslian produk, disarankan membeli dari Official store.



Leave a Reply