GoNaturalCare.com – The Originote AHA BHA PHA Peeling Solution hadir sebagai solusi cairan eksfoliasi yang efektif untuk mengatasi masalah jerawat, meratakan tekstur kulit yang tidak rata, serta mencerahkan wajah. Produk ini diformulasikan secara khusus dengan kombinasi AHA dan BHA yang mampu melakukan eksfoliasi mendalam dari lapisan luar hingga dalam kulit wajah.
Selain itu, kandungan PHA dalam produk ini tidak hanya mendukung proses eksfoliasi, tetapi juga berperan penting dalam mengunci hidrasi kulit serta menyamarkan garis-garis halus. Keunggulan lainnya adalah kehadiran ekstrak Sugar Cane yang bermanfaat untuk membantu penyembuhan jerawat, menjaga kelembapan kulit, dan berfungsi sebagai agen anti-aging.
|
|
| The Originote AHA BHA PHA Peeling Solution. Sumber: shopee |
Manfaat utama dari produk ini mencakup:
- Mengeksfoliasi kulit secara efektif dari lapisan luar dan dalam.
- Membantu proses penyembuhan jerawat.
- Memperbaiki tekstur kulit wajah yang cenderung tidak rata.
- Membantu mencerahkan rona kulit wajah.
- Membersihkan wajah secara menyeluruh dari kotoran yang menumpuk di dalam pori-pori.
Untuk cara penggunaan yang optimal, setelah membersihkan wajah, teteskan 5-10 tetes produk secara merata pada wajah yang kering dan bersih. Pastikan untuk menghindari area sensitif. Biarkan produk meresap selama 10 menit, lalu bilas dengan air hangat. Setelah mengeringkan wajah, lanjutkan dengan rutinitas perawatan kulit selanjutnya. Produk ini disarankan untuk digunakan pada malam hari dan sebaiknya diaplikasikan 2-3 kali dalam seminggu.
Produk ini hadir dengan harga yang terjangkau, yaitu Rp 38.000 untuk kemasan 20ml.
Penjelasan Ingredients The Originote AHA BHA PHA Peeling Solution
Ingredients:
- Water, glycerin, glycolic acid, rosa damascena flower water, Lactobionic acid, glycereth-26, salicylic acid, niacinamide, sodium hydroxide, butylene glycol, propanediol, hydroxyethylpiperazine ethane sulfonic acid, hydroxyethylcellulose, 1,2-hexanediol, xanthan gum, peg-40 hydrogenated castor oil, allantoin, caprylhydroxamic acid, fragrance, centella asiatica extract, dextrin, vaccinium myrtillus fruit extract, stephania tetrandra extract, polygonum cuspidatum root extract, scutellaria baicalensis root extract, camellia sinensis extract, saccharum officinarum (sugar cane) extract, camellia sinensis leaf extract, glycyrrhiza glabra (licorice) root extract, chamomilla recutita (matricaria) flower extract, rosmarinus officinalis (rosemary) leaf extract, citrus aurantium dulcis (orange) fruit extract, citrus limon (lemon) fruit extract, acer saccharum (sugar maple) extract, sodium benzoate, potassium sorbate, CI 42090.
Bahan aktif
Glycolic Acid
Merupakan jenis AHA yang paling banyak diteliti dan terbukti khasiatnya. Glycolic acid dikenal sebagai AHA yang paling kuat karena ukuran molekulnya yang kecil, memungkinkannya menembus lapisan epidermis dengan lebih mudah.
Rosa Damascena Flower Water
Dikenal sebagai rose hydrosol, produk sampingan dari minyak esensial mawar. Kandungan dalam rose hydrosol serupa dengan minyak esensial mawar namun dengan konsentrasi yang lebih rendah. Memiliki sifat antioksidan, antimikroba, dan astringen. Selain itu, juga memberikan efek anti-inflamasi, menenangkan kulit (skin soothing), dan menyejukkan kulit (skin calming).
Lactobionic Acid
Termasuk dalam golongan PHA (Polyhydroxy Acid), yang merupakan versi lebih lembut dari AHA. Lactobionic acid memiliki ukuran molekul empat kali lebih besar dari glycolic acid, sehingga memberikan efek eksfoliasi yang lembut tanpa menyebabkan iritasi atau foto sensitivitas. Senyawa ini juga berfungsi sebagai humektan atau pelembap kulit, membantu menjaga keseimbangan pH kulit, serta memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi.
Salicylic Acid
Merupakan jenis BHA (Beta Hydroxy Acid) yang efektif membantu mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori-pori yang tersumbat. Salicylic acid memiliki sifat pengontrol minyak (oil control), anti-inflamasi, dan antibakteri, menjadikannya sangat baik untuk perawatan kulit berjerawat.
Niacinamide
Berfungsi sebagai pencerah kulit dengan cara menghambat transfer melanosom dari melanosit ke keratinosit. Niacinamide juga memiliki sifat anti-inflamasi dan pengatur sebum (sebum regulator) yang sangat bermanfaat bagi kulit yang rentan berjerawat (acne-prone).
Allantoin
Senyawa alami yang berasal dari tanaman Comfrey. Allantoin membantu menenangkan kulit, mengurangi kemerahan, serta mendukung proses pemulihan luka pada kulit.
Baca juga : Cek Ingredients Nivea Pearl White MichellAir Skin Breathe Micellar Water
Centella Asiatica Extract
Dikenal sebagai ekstrak cica, mengandung senyawa aktif seperti madecassoside yang membantu proses pemulihan luka dan sintesis kolagen. Asiaticoside memiliki manfaat anti-jerawat, anti-inflamasi, antioksidan, antimikroba, dan menstimulasi kolagen. Sementara madecassic acid berperan menstimulasi Natural Moisturizing Factor (NMF) dan hyaluronic acid, sehingga meningkatkan tingkat kelembapan kulit.
Stephania Tetrandra Extract
Merupakan tanaman herbal dari pengobatan Tiongkok. Mengandung komponen aktif tetrandrine yang memiliki potensi anti-inflamasi, antibakteri, antivirus, dan antijamur.
Polygonum Cuspidatum Root Extract
Dikenal juga sebagai Japanese knotweed. Ekstrak ini merupakan sumber antioksidan potensial, yaitu trans-resveratrol, yang membantu menangkal radikal bebas dan mencegah penuaan dini. Selain itu, memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat mengurangi tanda-tanda iritasi pada kulit.
Scutellaria Baicalensis Root Extract
Akar dari tanaman Skullcap, merupakan herbal tradisional Tiongkok. Mengandung flavonoid seperti baicalin, baicalein, dan wogonin yang merupakan antioksidan dan agen anti-inflamasi potensial.
Camellia Sinensis Leaf Extract
Ekstrak teh hijau. Mengandung komponen utama polifenol yang berperan sebagai antioksidan, pelindung dari sinar UV, antikarsinogenik, dan anti-inflamasi. Senyawa ini mampu menghambat kerusakan DNA dan mengaktifkan enzim yang membantu memperbaiki kerusakan DNA.
Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract
Ekstrak akar manis. Populer sebagai bahan pencerah kulit yang aman. Komponen utamanya adalah glabridin (agen pencerah kulit) dan glycyrrhizin (agen anti-inflamasi).
Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Extract
Ekstrak bunga chamomile. Komponen utamanya adalah bisabolol yang memiliki sifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit (skin-soothing). Sangat baik untuk merawat kulit berjerawat, iritasi, dan sensitif. Mengandung antioksidan seperti matricine, apigenin, dan luteolin.
Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Extract
Ekstrak Rosemary. Komponen utamanya meliputi rosmarinic acid, flavonoid, phenolic acid, dan diterpenes. Berkhasiat sebagai antioksidan dan anti-inflamasi potensial, serta memiliki sifat antibakteri, astringen, dan toning.
Mengandung ACB Fruit Mix
- Vaccinium Myrtillus Fruit Extract (Bilberry)
- Saccharum Officinarum (Sugar Cane) Extract
- Citrus Aurantium Dulcis (Orange) Fruit Extract
- Citrus Limon (Lemon) Fruit Extract
- Acer Saccharum (Sugar Maple) Extract
Kelima ekstrak tumbuhan ini dikenal sebagai ACB Fruit Mix, yaitu kombinasi bahan botani yang mengandung AHA alami. Kandungannya meliputi Lactic Acid (dari Bilberry), Glycolic Acid (dari tebu), Citric Acid (dari Lemon dan jeruk), serta Malic dan Tartaric Acid (dari Sugar Maple).
Dikutip dari situs incidecoder, penggunaan 5% ACB Fruit Mix dapat meningkatkan pembaruan sel kulit sebesar 24%, sementara 4% Glycolic Acid dapat meningkatkan pembaruan sel kulit hingga 33%.
Bahan pelengkap
- Water: Pelarut.
- Glycerin: Pelarut, identik dengan kulit, dan humektan.
- Glycereth-26: Humektan sekaligus emolien yang berasal dari gliserin.
- Sodium Hydroxide: Pengatur pH yang bersifat basa.
- Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Propanediol: Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Hydroxyethylpiperazine Ethane Sulfonic Acid (HEPES): Berfungsi sebagai pengatur dan penstabil pH. Beberapa sumber menyebutkan HEPES memiliki properti eksfoliasi.
- Hydroxyethylcellulose: Pengental alami dan penstabil emulsi.
- 1,2-Hexanediol: Pelarut, peningkat kinerja pengawet, dan humektan.
- Xanthan Gum: Pengental alami.
- PEG-40 Hydrogenated Castor Oil: Pengemulsi.
- Caprylhydroxamic Acid: Pengawet.
- Fragrance: Pewangi.
- Dextrin: Pengental alami.
- Sodium Benzoate: Pengawet.
- Potassium Sorbate: Pengawet.
- CI 42090: Pewarna makanan sintetis berwarna biru cerah.
Kesimpulan
- The Originote AHA BHA PHA Peeling Solution mengandung 20 bahan aktif yang tidak hanya efektif mengeksfoliasi sel kulit mati, tetapi juga menenangkan kulit.
- Kombinasi AHA, BHA, PHA, dan ACB Fruit Mix berfungsi sebagai agen eksfoliator utama.
- Produk ini dilengkapi dengan BSASM, yaitu campuran 7 ekstrak botani (Cica, teh hijau, Licorice, Chamomile, Japanese knotweed, Skullcap, Rosemary) yang memiliki kemampuan anti-inflamasi, menenangkan kulit (skin soothing), antioksidan, dan melembapkan kulit (skin moisturizing).
- Produk ini cocok untuk rutinitas perawatan malam (PM Routine).
- Rekomendasi penggunaan adalah 2-3 kali seminggu. Aplikasikan selama 10 menit lalu bilas dengan air hangat.
- Produk ini bebas alkohol, bebas paraben, bebas minyak (oil-free), dan non-komedogenik.
- Namun, produk ini tidak aman untuk fungal acne karena mengandung PEG-40 Hydrogenated Castor Oil.


Leave a Reply