GoNaturalCare.com – Indoganic Day & Night Repair Cream hadir sebagai solusi pelembap ringan yang diformulasikan untuk menghidrasi, melembapkan, dan mencerahkan semua jenis kulit, termasuk kulit berjerawat. Krim ini diperkaya dengan Niacinamide, Bakuchiol, Collagen, Ceramide, dan Succinic Acid yang efektif menyamarkan kerutan serta garis halus, sehingga dapat digunakan baik pada pagi maupun malam hari.
Untuk kisaran harga, produk ini dibanderol antara Rp 99.000 hingga Rp 150.000 untuk kemasan 15-30 ml.

Penjelasan Ingredients Indoganic Day & Night Repair Cream
Ingredients:
Water, Betaine, Inositol, Propanediol, Niacinamide, Dicaprylyl Carbonate, Glycerin, Butylene Glycol, Lysolecithin, Succinic Acid, Bakuchiol, Cetearyl Olivate, Collagen, Rosa Canina Fruit Oil, Squalane, Cocos Nucifera (Coconut) Oil, Allantoin, Sorbitan Olivate, Sclerotium Gum, Trisodium Ethylenediamine Disuccinate, Ceramide NP, Sodium Levulinate, Xanthan Gum, Glyceryl Stearate Citrate. Cetearyl Alcohol, Pullulan, Citrus Nobilis Oil, Sodium Anisate, Cedrus Atlantica Bark Oil, Citrus Aurantium Bergamia Fruit Oil, Salvia Sclarea Oil, Lavandula Hybrida Oil, Vetiveria Zizanoides Root Oil, Sodium Hyaluronate, Polyglyceryl-4 Caprate, Glyceryl Caprylate, Viola Mandshurica Flower Extract, Glycyrrhiza Uralensis (Licorice) Root Extract, Camellia Sinensis Leaf Extract, Centella Asiatica Extract, Polygonum Cuspidatum Root Extract.
Scutellaria Baicalensis Root Extract
Bahan aktif
Betaine
Betaine adalah sejenis gula yang berasal dari bit, memiliki kemampuan melindungi kulit (skin-protection) dan menjaga kelembapan (moisturizing). Keunikannya terletak pada fungsinya sebagai osmoprotektan, yang bertugas mengatur keseimbangan kadar air di dalam sel kulit.
Niacinamide
Dikenal sebagai Vitamin B3, Niacinamide memiliki manfaat mencerahkan kulit (skin brightening), memicu sintesis ceramide, serta bersifat anti-inflamasi. Kandungan ini juga efektif dalam mengatur produksi sebum, sekaligus memperkuat pertahanan kulit terhadap efek buruk radiasi UV dan blue light.
Succinic Acid.
Senyawa ini merupakan alternatif yang lebih lembut dari salicylic acid, menawarkan kontrol minyak, sifat antibakteri, dan anti-inflamasi. Succinic Acid juga memiliki kemampuan eksfoliasi yang lebih lembut, menjadikannya aman untuk penggunaan harian pada kulit sensitif.
Bakuchiol.
Sebagai komponen utama dari tanaman babchi, Bakuchiol menawarkan keunggulan serupa retinol tanpa efek samping yang mengiritasi, asalkan digunakan dalam konsentrasi minimal 1%. Bakuchiol berfungsi sebagai cell communicator ingredient, mengirimkan sinyal pada kulit untuk meregenerasi sel, mensintesis kolagen, menghambat produksi melanin, dan mengatur produksi sebum. Sifat antibakterinya juga menjadikannya efektif melawan jerawat, terutama jika dikombinasikan dengan salicylic acid. Keunggulan lainnya adalah tidak menyebabkan sensitivitas terhadap sinar UV.
Collagen.
Molekul kolagen memiliki kemampuan mengikat air yang sangat baik, sehingga memberikan hidrasi yang optimal. Kolagen membentuk lapisan kaya air di permukaan kulit, mencegah penguapan kelembapan, dan menjaga kulit tetap lembap.
Rosa Canina Fruit Oil.
Dikenal sebagai rosehip oil, minyak ini kaya akan omega 3, 6, dan 9. Kandungan tersebut sangat baik untuk menjaga skin barrier, meredakan peradangan kulit (skin inflammatory), melembapkan kulit, serta memiliki kemampuan regeneratif.
Squalane.
Squalane, yang dapat bersumber dari hati ikan cod maupun minyak nabati seperti zaitun dan jojoba, adalah pelembap superior. Sifatnya yang skin identical memungkinkannya mengunci kelembapan secara efektif, namun tetap terasa ringan dan tidak lengket di kulit, serta kompatibel untuk semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak dan rentan berjerawat.
Cocos Nucifera (Coconut) Oil.
Minyak kelapa ini termasuk heavy-duty oil yang ideal untuk kulit kering. Mengandung 50% lauric acid, asam lemak yang memiliki aktivitas antimikroba dan antibakteri, sangat membantu melawan bakteri penyebab jerawat. Minyak kelapa juga mendukung proses pemulihan luka dengan mencegah infeksi bakteri. Namun, perlu diperhatikan bahwa lauric acid termasuk bahan dengan potensi komedogenik tinggi.
Allantoin.
Senyawa alami yang diekstrak dari tanaman Comfrey ini memiliki kemampuan menenangkan kulit, meredakan peradangan, dan membantu proses pemulihan luka.
Ceramide NP.
Ceramide NP adalah komponen skin identical yang merupakan bagian penting dari skin barrier. Fungsinya adalah melindungi dan menjaga kesehatan skin barrier, serta mempertahankan tingkat hidrasi kulit.
Baca juga : Cek Ingredients ELFORMULA Advanced Timeless Eye Essential Cream
Mengandung 6 Essential Oil
- Citrus Nobilis Oil (Mandarin Orange Essential Oil): Mengandung limonene (77-86%) yang bersifat antiseptik, antijamur, dan antioksidan. Minyak ini memiliki properti toning, clarifying, cleansing, dan meningkatkan sirkulasi.
- Cedrus Atlantica Bark Oil (Cedar Wood Essential Oil): Kaya akan komponen seperti alpha pinene, beta pinene, dan himachalol. Memiliki sifat anti-inflamasi dan antibakteri yang bermanfaat untuk perawatan jerawat.
- Citrus Aurantium Bergamia Fruit Oil (Bergamot Essential Oil): Mengandung limonene (37%), linalyl acetate (30%), dan linalool (8%). Memiliki kemampuan antiseptik, antijamur, dan antioksidan. Sifat antibakterinya membantu mencegah perkembangbiakan bakteri penyebab jerawat.
- Salvia Sclarea Oil (Clary Sage Essential Oil): Memiliki kemampuan antibakteri, antijamur, antioksidan, dan meningkatkan sirkulasi.
- Lavandula Hybrida Oil (Lavandin Essential Oil): Memiliki kemampuan antibakteri dan antijamur yang membantu mencegah infeksi bakteri dan jamur.
- Vetiveria Zizanoides Root Oil (Vetiver Essential Oil): Diekstrak dari akar wangi, minyak atsiri ini memiliki properti antibakteri, antijamur, dan anti-inflamasi yang baik untuk merawat kulit berjerawat.
Sodium Hyaluronate.
Sebagai bahan skin identical, Sodium Hyaluronate mampu mengikat air hingga 1000 kali berat molekulnya sendiri. Ini membantu kulit mempertahankan kelembapan dan elastisitas, serta mendukung kesehatan skin barrier.
Viola Mandshurica Flower Extract.
Ekstrak bunga viola ini memiliki properti antioksidan dan astringent yang membantu menetralisir radikal bebas serta mengecilkan pori-pori.
Glycyrrhiza Uralensis (Licorice) Root Extract.
Ekstrak akar manis (licorice) dikenal sebagai bahan pencerah yang aman. Kandungan utamanya, glabridin, membantu mencegah pigmentasi, sementara glycyrrhizin efektif mengurangi peradangan kulit.
Camellia Sinensis Leaf Extract.
Ekstrak teh hijau ini kaya akan polifenol, yang berfungsi sebagai antioksidan, pelindung UV, antikarsinogenik, dan anti-inflamasi. Senyawa ini dapat menghambat kerusakan DNA dan mengaktifkan enzim perbaikan DNA.
Centella Asiatica Extract.
Ekstrak cica ini mengandung senyawa aktif seperti madecassoside yang membantu pemulihan luka dan sintesis kolagen; Asiaticoside yang bersifat anti-acne, anti-inflamasi, antioksidan, antimikroba, dan menstimulasi kolagen; serta Madecassic acid yang menstimulasi NMF (natural moisturizing factor) dan hyaluronic acid untuk meningkatkan kelembapan kulit.
Polygonum Cuspidatum Root Extract.
Dikenal sebagai Japanese knotweed, ekstrak ini merupakan sumber antioksidan potensial, yaitu trans-resveratrol, yang membantu menangkal radikal bebas dan mencegah penuaan dini. Properti anti-inflamasinya juga membantu mengurangi tanda-tanda iritasi.
Scutellaria Baicalensis Root Extract.
Tanaman herbal tradisional Tiongkok ini mengandung flavonoid seperti baicalin, baicalein, dan wogonin, yang memiliki potensi antioksidan dan anti-inflamasi.
Bahan pelengkap
- Water.
- Inositol: Molekul gula yang berfungsi sebagai humektan.
- Propanediol: Pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan yang terbuat dari gula jagung.
- Dicaprylyl Carbonate: Emolien dan pelumas yang membantu produk mudah diratakan dan memberikan efek kulit kering yang lembut (velvet dry skin feel).
- Glycerin: Pelarut, bahan skin identical, dan humektan.
- Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
- Lysolecithin: Lecithin kedelai yang dimodifikasi, berfungsi sebagai pengemulsi, emolien, penghalus, dan pelembap tanpa rasa lengket.
- Cetearyl Olivate: Berasal dari cetearyl alcohol dan asam lemak minyak zaitun, bekerja sebagai emolien sekaligus pengemulsi alami. Bahan ini hipoalergenik, lembut, dan aman untuk kulit sensitif.
- Sorbitan Olivate: Pengemulsi yang terbuat dari sorbitol dan minyak zaitun. Bahan ini biodegradable, non-toksik, dan non-iritan.
- Sclerotium Gum: Pengental alami dari polisakarida yang juga membantu menstabilkan emulsi.
- Trisodium Ethylenediamine Disuccinate (EDDS): Agen pengkelat yang menetralkan ion logam dari air agar tidak mengganggu kestabilan formula.
- Sodium Levulinate: Garam dari levulinic acid, pengawet alami dari jagung yang aman, food-grade, dan diklaim non-alergenik serta tidak mengganggu kinerja hormon.
- Xanthan Gum: Pengental alami.
- Glyceryl Stearate Citrate: Pengemulsi.
- Cetearyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
- Pullulan: Polimer polisakarida dari fermentasi jamur, larut dalam air. Membentuk lapisan tipis dan elastis yang menyerap kelembapan, memberikan efek pengencangan instan, dan berfungsi sebagai pengental dengan efek seperti silikon.
- Polyglyceryl-4 Caprate: Pengemulsi.
- Glyceryl Caprylate: Pengemulsi.
Kesimpulan
✔️ Indoganic Day & Night Repair Cream diperkaya dengan lebih dari 20 bahan aktif yang efektif merawat kulit rentan berjerawat sekaligus memiliki potensi anti-aging.
✔️ Bahan-bahan yang baik untuk mengatasi jerawat meliputi: niacinamide, bakuchiol, succinic acid, coconut oil, dan beberapa Essential Oil.
✔️ Untuk manfaat anti-aging, kandungan seperti bakuchiol, collagen, antioksidan dari ekstrak tumbuhan dan minyak, serta lainnya, sangat berperan.
✔️ Dalam menjaga kelembapan dan kesehatan skin barrier, produk ini didukung oleh squalane, rosehip oil, coconut oil, ceramide NP, collagen, sodium hyaluronate, serta Olivem 1000 (cetearyl olivate + sorbitan olivate) sebagai peningkat kelembapan (moist-booster).
✔️ Krim ini dilengkapi dengan 6 Botanical extract yang membantu menenangkan dan mengurangi kemerahan pada jerawat.
✔️ Perlu dicatat bahwa Coconut oil memiliki dua sisi: di satu sisi bersifat antibakteri dan antijamur yang baik untuk mencegah infeksi bakteri jerawat, namun di sisi lain memiliki potensi komedogenik yang tinggi.
✔️ Cocok untuk rutinitas pagi dan malam.
✔️ Diklaim aman untuk semua jenis kulit.
✔️ Dapat digunakan mulai usia 12 tahun.
✔️ Bebas alkohol.
✔️ Bebas paraben, menggunakan pengawet alami.
✔️ Bebas silikon.
✔️ Bebas pewangi sintetis; aromanya berasal dari kandungan essential oil.
✔️ Hampir seluruh kandungannya menggunakan bahan alami.
✔️ Tidak oil-free.
Mengandung potensi komedogenik:
- Butylene Glycol (skor 1),
- rosehip oil (skor 2),
- coconut oil (skor 5)
Potensi komedogenik ini dapat diimbangi dengan rutinitas eksfoliasi atau scrub secara teratur untuk meminimalkan penumpukan calon komedo.
❗ Tidak aman untuk fungal acne karena mengandung coconut oil, rosehip oil, cetearyl olivate, sorbitan olivate.
❗ Mengandung 6 Essential Oil. Essential oil identik dengan pewangi alami. Jika kulit Anda memiliki alergi terhadap EO atau sensitif terhadap wewangian, disarankan untuk melakukan patch test terlebih dahulu.

Leave a Reply