Home » Cek Ingredients Sukin Facial Moisturiser

Cek Ingredients Sukin Facial Moisturiser

Cek Ingredients Sukin Facial Moisturiser

GoNaturalCare.com – Sukin Facial Moisturiser merupakan pelembap harian yang diformulasikan untuk menghidrasi dan melembutkan kulit. Kombinasi minyak Rosehip, Alpukat, Wijen, dan Jojoba bekerja harmonis untuk memberikan nutrisi optimal. Kandungan Aloe Vera yang menenangkan membantu menyegarkan kulit, sementara Wheat Germ dan Vitamin E berperan penting dalam meningkatkan tekstur kulit dan melindungi lapisan kelembapan alaminya. Hasilnya, kulit terasa ternutrisi dan terhidrasi dengan baik.

Sukin Facial Moisturiser. Sumber: shopee

Produk ini cocok untuk semua jenis kulit.

Harga Sukin Facial Moisturiser berkisar antara 50.000 hingga 60.000 rupiah untuk kemasan 50ml.

Penjelasan Ingredients Sukin Facial Moisturiser

Ingredients:

Water, aloebarbadensis leaf juice, sesamum Indicum (sesame) seed oil, cetearyl alcohol, glyserine, cetyl alcohol, ceteareth-20, Rosa Canina fruit oil, theobroma Cacao seed butter, butyrosperpum parkii (sheabutter) simmondsia chinensis seed oil, Persela gratisima avocado oil, triticum vulgare wheat germ oil, tocopherol, equisetum arvense extract (horsetail), arctium lappa root extract (burdock), urtica doica (nettle) leaf extract, Citrus tangerine Peel oil, Citrus nobilis (Mandarin Orange) Peel oil, lavandula angustifolia (lavender) oil, vanilin, vanila planofolia fruit extract, Citrus Paradiso (grape fruit) seed extract, citric acid, phenoxyethanol, benzyl Alcohol, limonene, linalool.

Bahan Aktif

Aloebarbadensis Leaf Juice.

Memiliki sifat melembapkan, menenangkan, anti-inflamasi, dan antioksidan. Kandungan ini juga membantu proses pemulihan luka pada kulit.

Sesamum Indicum (Sesame) Seed Oil.

Minyak wijen kaya akan senyawa seperti tocopherol, pinoresinol, sesamim, seamimol, dan sesamol yang memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan antimikroba. Minyak ini juga mengandung asam lemak esensial seperti oleic acid, palmitic acid, stearic acid, dan linoleic acid yang menutrisi kulit, melembapkan kulit kering, serta melindungi kulit dari polusi dan radikal bebas.

Rosa Canina Fruit Oil.

Rosehip oil kaya akan omega 3, 6, dan 9 yang sangat baik untuk menjaga skin barrier, mengurangi inflamasi, melembapkan kulit, dan bahkan memiliki kemampuan regeneratif pada kulit.

Theobroma Cacao Seed Butter.

Mengandung asam lemak tinggi yang menutrisi dan menjaga elastisitas kulit. Cokelat butter juga membentuk lapisan pelindung (protective barrier) untuk melindungi kulit. Selain itu, kandungan antioksidannya membantu menetralisir radikal bebas dan radiasi sinar UV, serta memiliki sifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit.

Butyrospermum Parkii (Shea Butter).

Lemak yang berasal dari pohon kacang Afrika ini kaya akan asam lemak yang berfungsi sebagai pelembap alami, anti-inflamasi, dan baik untuk kesehatan skin barrier.

Simmondsia Chinensis Seed Oil.

Jojoba oil memiliki struktur yang paling mirip dengan sebum kulit manusia, sehingga sering disebut sebagai skin-identical ingredient. Sifatnya yang ringan mudah meresap, menjaga kelembapan kulit tanpa membuatnya terasa berat atau berminyak.

Persea Gratissima (Avocado) Oil.

Minyak alpukat mengandung sekitar 70% oleic acid, 10% palmitic acid, 8% linoleic acid, serta vitamin A, E, dan D. Minyak ini mudah meresap ke dalam lapisan kulit dan menutrisi dari dalam. Dengan tekstur yang kaya dan sangat melembapkan, minyak alpukat sangat direkomendasikan untuk kulit kering.

Triticum Vulgare (Wheat Germ) Oil.

Minyak kecambah gandum kaya akan vitamin E, A, B, D, serta asam lemak esensial. Memiliki sifat antioksidan, melembapkan, dan menenangkan kulit. Minyak ini sering digunakan untuk perawatan kulit eczema dan psoriasis, serta sangat direkomendasikan untuk kulit kering, pecah-pecah, dan sensitif.

Tocopherol.

Merupakan bentuk murni dari Vitamin E yang lebih mudah meresap ke dalam kulit. Memiliki sifat antioksidan, melembapkan, dan membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB. Vitamin E juga melindungi formula produk dari oksidasi.

Equisetum Arvense Extract (Horsetail).

Ekstrak tanaman horsetail memiliki potensi sebagai antibakteri, anti-inflamasi, dan antioksidan.

Arctium Lappa Root Extract (Burdock).

Mengandung komponen antibakteri dan anti-inflamasi yang membantu merawat kondisi kulit seperti eczema, jerawat, dan psoriasis. Ekstrak ini juga memiliki sifat humektan dan menenangkan.

Urtica Dioica (Nettle) Leaf Extract.

Daun jelatang memiliki sifat anti-alergenik, anti-iritan, astringen (membantu mengecilkan pori-pori), dan antibakteri. Sangat direkomendasikan untuk kulit berminyak.

Mengandung 3 Essential Oil.

  • Citrus Tangerine Peel Oil,
  • Citrus Nobilis (Mandarin Orange) Peel Oil,
  • Lavandula Angustifolia (Lavender) Oil.

Sebagian besar essential oil memiliki sifat yang serupa, yaitu aroma yang menenangkan, bersifat antibakteri, antijamur, dan anti-inflamasi. Kandungan senyawa natural fragrance seperti limonene, linalool, citronellol, citral, geraniol, hexyl cinnamal, dan lainnya bervariasi di setiap jenisnya.

Vanilla Planifolia Fruit Extract.

Mengandung antioksidan tinggi dan senyawa catechin yang bersifat menenangkan dan anti-inflamasi pada kulit.

Citrus Paradiso (Grape Fruit) Seed Extract.

Ekstrak biji jeruk Bali mengandung senyawa naringenin yang bersifat antioksidan dan anti-inflamasi. Selain itu, ekstrak ini juga bersifat antibakteri dan antijamur, yang dapat mencegah perkembangbiakan jamur candida albicans.

Bahan Pelengkap

  • Water
  • Cetearyl Alcohol. Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emollient, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
  • Glycerin. Pelarut, skin identical, dan humektan.
  • Cetyl Alcohol. Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emollient, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
  • Ceteareth-20. Pengemulsi.
  • Vanillin. Komponen natural fragrance yang ditemukan pada tanaman vanila.
  • Citric Acid. Pengatur pH yang bersifat asam.
  • Phenoxyethanol. Pengawet.
  • Benzyl Alcohol. Pengawet.
  • Limonene. Natural fragrance dari essential oil yang memiliki sifat antibakteri, antijamur, antioksidan, dan membantu penyerapan bahan aktif. Namun, terkadang dapat menyebabkan sensitivitas.
  • Linalool. Komponen natural fragrance dari essential oil.

Kesimpulan

✔️ Sukin Facial Moisturiser mengandung 17 bahan aktif, dengan dominasi plant oil.

✔️ Formulasi produk ini lebih berfokus pada perawatan kulit kering.

✔️ Tidak mengandung alkohol.

✔️ Tidak mengandung silikon.

✔️ Tidak mengandung mineral oil.

✔️ Tidak mengandung paraben.

✔️ Mengandung fragrance alami: vanillin, limonene, dan linalool. (Perlu diperhatikan bahwa senyawa ini bisa saja menyebabkan sensitizing bagi sebagian orang).

✔️ Tidak oil-free. Kandungan minyak dalam produk ini terdiri dari tiga jenis:

1. Plant Oil: Minyak tumbuhan yang mayoritas kandungannya adalah asam lemak. Bersifat semi-occlusive dengan emolensi yang baik. Contohnya: Sesame oil, rosehip oil, avocado oil, wheat germ oil, jojoba oil.

2. Butter: Meskipun bukan minyak, butter berwujud lemak padat yang identik dengan minyak. Kandungannya juga asam lemak. Contohnya: Cocoa butter, shea butter.

3. Essential Oil: Minyak atsiri atau minyak volatil yang bersifat non-occlusive, mudah menguap, dan konsentrasinya tinggi. Berpotensi menyebabkan iritasi jika digunakan tanpa minyak pembawa. Tidak mengandung asam lemak, non-comedogenic, dan aman untuk fungal acne, bahkan memiliki sifat antimikroba dan antijamur. Essential oil didominasi oleh komponen terpenoid, sesquiterpenes, monoterpenoid, dll., serta mengandung komponen natural fragrance seperti Eugenol, geraniol, limonene, linalool, citronellol, citral, hexyl cinnamal, dan lainnya yang memberikan aroma khas. Contohnya: Citrus peel oil, mandarin peel oil, dan lavender oil. Minyak jenis ini bisa saja dilabel oil-free, namun terkadang bersifat sensitizing bagi sebagian kondisi kulit.

❗ Mengandung potensi komedogenik tinggi:

  • Sesame oil (nilai 1)
  • Cetearyl alcohol + Ceteareth-20 (nilai 4). Kombinasi kedua bahan ini dapat meningkatkan potensi komedogenik.
  • Cetyl alcohol (nilai 3)
  • Rosehip oil (nilai 1)
  • Cocoa butter (nilai 4)
  • Shea butter (nilai 0-2)
  • Jojoba oil (nilai 1)
  • Avocado oil (nilai 3)
  • Wheat germ oil (nilai 5)
  • Tocopherol (nilai 0-3)

Kombinasi bahan-bahan ini menunjukkan potensi komedogenik yang cukup tinggi, sehingga produk ini tidak direkomendasikan untuk kulit acne-prone dan comedogenic-prone. Sebaiknya diimbangi dengan rutinitas eksfoliasi untuk meminimalkan penumpukan calon komedo.

❗ Tidak Fungal Acne Safe karena mengandung minyak dan butter.

✔️ Produk ini berasal dari Australia dan sudah terdaftar di BPOM.

“Coba baunya tidak mengganggu, saya akan memberikan bintang 5. Baunya benar-benar mengganggu bagi saya. Pelembap ini benar-benar melembapkan. Saya menggunakannya di malam hari saat tidur dengan AC, dan keesokan paginya kulit terasa lembap, sesuai harapan saya. Namun, sangat tidak cocok digunakan di siang hari, terasa sangat gerah di wajah, apalagi bagi pemilik kulit berminyak. Menurut saya, ini bukan untuk semua jenis kulit, lebih cocok untuk kulit kering.” – by Dyahlova FD Member

“Akhirnya kesampaian juga mencoba produk ini. Teksturnya benar-benar cream yang kental, jadi cukup menggunakan sedikit saja sudah cukup. Terasa agak berat, sepertinya kulit berminyak akan kurang nyaman menggunakannya. Padahal sangat kental, tapi saat bangun tidur minyak di wajah masih normal. Wanginya agak aneh tapi tidak menyengat, masih bisa ditoleransi. Efeknya benar-benar melembapkan, membuat kulit kenyal dan halus. Hanya saja, saat awal aplikasi, semakin diratakan semakin putih, tapi tidak butuh waktu lama untuk meresap. Overall ini bagus.” – By Sulistyawatiar FD Member

“Menurut saya, produk ini mungkin akan bagus untuk pemilik kulit kering karena sangat melembapkan. Namun di kulit saya yang berminyak, pelembap ini terasa greasy dan terlalu berat, jadi saya kurang nyaman dan terasa seperti menyumbat pori-pori. Saya juga merasa kulit jadi lebih cepat berminyak dan akhirnya muncul beberapa benjolan kecil di dahi 💔. Untuk wanginya, tidak ada yang aneh atau mengganggu. Kemasannya bagus, harga pun masih terjangkau. Produk ini saja yang tidak cocok di saya, tapi menurut saya masih layak dicoba.” – syafirayumna FD Member

“Awalnya kulit wajah sangat kering. Akhirnya saya mencari pelembap dan tertarik dengan Sukin karena bahan-bahan organiknya. Selama penggunaan, produk ini benar-benar melembapkan, namun di area hidung saya terasa agak berminyak. Tapi tidak menimbulkan komedo atau jerawat, hanya minyak saja. Yang mengejutkan, setelah produk habis dan saya memutuskan untuk tidak menggunakannya lagi, kulit saya tetap lembap dan tidak kembali kering seperti dulu. Sangat keren karena bisa mengubah kondisi kulit saya menjadi lembap sekarang 🖤🖤.” – By Inggitnr FD Member

“Saya membeli pelembap ini saat awal-awal kehamilan karena semua bahan-bahannya aman untuk ibu hamil. Berharap cocok, tapi ternyata muncul bruntusan kecil-kecil, membuat wajah terasa gerah seperti kilang minyak. Tidak mengerti lagi, jika digunakan pada kulit berminyak, bagaimana jadinya wajah itu 🥴.” – By Valeryveny FD Member

Jika melihat ulasan para pengguna, sepertinya ada dua kutub pendapat yang cukup kontras:

Kutub Kulit Kering: Hasilnya bagus, kulit menjadi lembap.

Kutub Kulit Berminyak: Terasa berat, greasy, dan menambah kelebihan minyak pada kulit.

Baca juga : Cek Ingredients Prettywell Ceramon Moisturizer

Wallahu a’lam 🙏🙏

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *