GoNaturalCare.com – YOU Acneplus Low pH Calming Cleanser merupakan pembersih wajah dengan formula pH rendah yang dirancang untuk menenangkan kulit. Produk ini diperkaya dengan kandungan 4D Centella, Herbal Fusion Actives, serta AHA, BHA, & PHA. Kombinasi bahan-bahan ini bekerja sinergis untuk menyeimbangkan kadar air dan minyak pada kulit, membersihkan kotoran secara lembut, sekaligus memberikan sensasi segar pada kulit wajah.
|
|
| You Acneplus Low pH Calming Cleanser. |
Cara Penggunaan:
1. Tuangkan produk secukupnya pada telapak tangan yang sudah dibasahi.
2. Gosok hingga menghasilkan busa yang lembut.
3. Usapkan busa pada wajah dengan gerakan memijat yang lembut.
4. Bilas wajah hingga bersih dari sisa busa.
Untuk mendapatkan hasil perawatan yang optimal, disarankan untuk menggunakan rangkaian produk AcnePlus secara rutin.
Harga produk ini berkisar Rp 37.000 untuk kemasan ukuran 100gr.
Penjelasan Kandungan YOU Acneplus Low pH Cleanser
Daftar Bahan (Ingredients)
Water, Sodium Laureth Sulfate, Cocamidopropyl Betaine, Sodium Lauryl Sulfate, Sodium Chloride, Glycol Distearate, Acrylates Copolymer, Butylene Glycol, Phenoxyethanol, Sodium Benzoate, PEG-150 Distearate, Cocamide MEA, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Glycerin, Centella Asiatica Extract, Salicylic Acid, Mentha Arvensis Leaf Oil, Sodium Hydroxide, Disodium EDTA, Lactobionic Acid, Glycolic Acid, Hamamelis Virginiana Extract, Phellodendron Amurense Bark Extract, Citric Acid, Methylparaben, Propylparaben, Hydroxyacetophenone, 1,2-Hexanediol.
Bahan Aktif Utama
Centella Asiatica Extract
Ekstrak Centella Asiatica, atau yang dikenal sebagai cica, memiliki kemampuan untuk merangsang produksi kelembapan alami kulit, seperti glycosaminoglycans dan hyaluronic acid. Bahan ini berperan penting dalam mempercepat proses penyembuhan luka, termasuk luka bakar, dengan cara meningkatkan aktivitas antioksidan dan menstimulasi sintesis kolagen. Lebih lanjut, ekstrak cica juga dikenal memiliki sifat anti-inflamasi yang efektif.
Salicylic Acid
Merupakan jenis BHA (Beta Hydroxy Acid), Salicylic Acid bekerja sebagai agen eksfoliasi yang mampu meresap ke dalam pori-pori kulit. Fungsinya adalah untuk membuka sumbatan pori-pori dan mengangkat kotoran yang menumpuk. Selain itu, bahan ini juga memiliki manfaat dalam mengontrol produksi minyak berlebih, meredakan peradangan, serta bersifat antibakteri, menjadikannya bahan aktif populer dalam produk perawatan kulit berjerawat.
Mentha Arvensis Leaf Oil
Dikenal juga sebagai minyak esensial dari daun mint liar, bahan ini berfungsi sebagai agen penyegar. Memberikan sensasi dingin yang menyegarkan dan aroma yang membangkitkan semangat. Selain itu, minyak mint juga memiliki sifat anti-inflamasi dan astringen.
Lactobionic Acid
Termasuk dalam keluarga PHA (Polyhydroxy Acid), Lactobionic Acid merupakan versi AHA yang lebih lembut. Molekulnya memiliki ukuran empat kali lebih besar dibandingkan glycolic acid, sehingga memberikan efek eksfoliasi yang sangat lembut tanpa menimbulkan iritasi atau efek samping fotosensitif. Lactobionic Acid juga berfungsi sebagai humektan yang menjaga hidrasi kulit dan menstabilkan pH kulit. Bahan ini juga memiliki properti antioksidan dan anti-inflamasi.
Glycolic Acid
Glycolic Acid paling efektif bekerja sebagai eksfolian pada konsentrasi 5% ke atas. Pada konsentrasi yang lebih rendah, bahan ini berfungsi sebagai mild exfoliant, humektan, sekaligus membantu menjaga lapisan pelindung alami kulit (acid mantle).
Hamamelis Virginiana Extract
Ekstrak witch hazel ini mengandung komponen bioaktif utama seperti hammamelitannins yang bersifat astringent dan antioksidan, catechin yang memiliki efek anti-inflamasi dan antioksidan, serta gallic acid yang bersifat antibakteri.
Phellodendron Amurense Bark Extract
Ekstrak kulit kayu Phellodendron Amurense memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan ringan, dan antibakteri kuat yang efektif dalam mencegah perkembangbiakan bakteri penyebab jerawat.
Baca juga : Cek Ingredients La Tulip C Serum
Agen Surfaktan
Sodium Laureth Sulfate (SLES): Merupakan surfaktan anionik dengan kemampuan membersihkan yang baik dan menghasilkan busa yang melimpah. SLES dianggap sedikit lebih lembut dibandingkan SLS.
Cocamidopropyl Betaine: Surfaktan amfoterik yang menghasilkan busa yang cukup. Bahan ini efektif dalam membersihkan kotoran dan minyak dari wajah, serta relatif lembut di kulit. Cocamidopropyl Betaine juga berkontribusi dalam menciptakan formula pembersih ber-pH rendah dan bersifat biodegradable.
Sodium Lauryl Sulfate (SLS): Surfaktan anionik yang sangat umum digunakan sebagai agen pembersih utama karena efektivitasnya yang tinggi dalam membersihkan dan menghasilkan busa melimpah. Meskipun efektif dan terjangkau, SLS dapat bersifat cukup keras pada kulit, berpotensi menyebabkan kulit kering dan terasa kencang setelah pemakaian.
Cocamide MEA: Surfaktan non-ionik yang berfungsi sebagai pembersih sekunder atau peningkat busa. Bahan ini tidak cukup kuat untuk membersihkan secara mandiri.
Bahan Pelengkap
- Water: Pelarut utama dalam formulasi.
- Sodium Chloride: Berfungsi sebagai pengental ionik untuk meningkatkan viskositas formula.
- Glycol Distearate: Berperan sebagai pengemulsi, pengental, serta memberikan efek opacifier dan pearling agent yang membuat tekstur produk tampak putih dan berkilau.
- Acrylates Copolymer: Pengental sintetik yang digunakan untuk meningkatkan kekentalan formula.
- Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Phenoxyethanol: Agen pengawet.
- Sodium Benzoate: Agen pengawet.
- PEG-150 Distearate: Pengemulsi dan emolien.
- PEG-40 Hydrogenated Castor Oil: Agen pengemulsi.
- Glycerin: Pelarut, bahan yang identik dengan kulit, dan humektan.
- Sodium Hydroxide: Pengatur pH yang bersifat basa.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat yang menetralkan ion logam untuk menjaga stabilitas formula.
- Citric Acid: Pengatur pH yang bersifat asam.
- Methylparaben: Agen pengawet.
- Propylparaben: Agen pengawet.
- Hydroxyacetophenone: Antioksidan untuk mencegah oksidasi pada formula.
- 1,2-Hexanediol: Pelarut, peningkat efektivitas pengawet, dan humektan.
Kesimpulan
✔️ YOU Acneplus Low pH Calming Cleanser diformulasikan dengan empat jenis agen surfaktan, terdiri dari kombinasi dua surfaktan anionik, satu amfoterik, dan satu nonionik. Kombinasi ini menghasilkan kemampuan membersihkan yang baik dengan busa yang cukup.
✔️ Produk ini mengandung tujuh bahan aktif yang secara spesifik membantu merawat kulit yang cenderung berminyak dan rentan berjerawat (oily acne-prone). Bahan-bahan tersebut bekerja untuk membersihkan pori-pori, mengangkat sel kulit mati yang menumpuk, serta membantu menenangkan kulit yang sedang berjerawat.
✔️ Keberadaan beberapa jenis asam (AHA, PHA, BHA) bersama dengan surfaktan amfoterik berkontribusi pada formulasi pembersih ini yang memiliki pH rendah.
✔️ Bebas alkohol.
✔️ Bebas paraben.
❗ Produk ini tidak bebas sulfat (sulfate-free), karena mengandung SLES dan SLS yang mungkin kurang ramah bagi pemilik kulit sensitif.
❗ Terdapat potensi timbulnya rasa kering dan tertarik pada kulit setelah mencuci muka.
Untuk mengatasi potensi rasa kering, dapat diimbangi dengan penggunaan hydrating toner atau pelembap setelahnya.
Apakah kandungan AHA, PHA, dan BHA memungkinkan pemakaian setiap hari?
Penggunaan harian sangat bergantung pada tingkat sensitivitas kulit masing-masing individu.
- Jika kulit memiliki sensitivitas tinggi dan timbul rasa tidak nyaman, disarankan untuk menggunakannya secara berselang-seling.
- Namun, jika kulit tergolong kuat dan tidak menunjukkan reaksi negatif, pemakaian setiap hari mungkin dapat dilakukan.


Leave a Reply