GoNaturalCare.com – Olay Regenerist Micro-sculpting Cream merupakan produk perawatan kulit yang diformulasikan dengan Skin Energizing Complex, yang menggabungkan ADVANCED AMINO-PEPTIDE COMPLEX dengan EKSTRAK BUAH CAROB. Kombinasi ini diklaim membantu memperbarui permukaan kulit. Produk ini juga diperkaya dengan Asam Haluronat dan Gliserol yang berfungsi untuk melembapkan kulit, menjadikannya terasa lebih lembut. Selain itu, kandungan bahan-bahan lainnya dirancang untuk memberikan energi pada sel kulit, sehingga kulit tampak lebih muda.
Olay Regenerist Micro-sculpting Cream memiliki beberapa klaim utama, yaitu kemampuan untuk menyamarkan pori-pori sehingga kulit terasa lebih halus dan tampak bersinar. Produk ini juga diklaim dapat membuat kulit terasa lebih kencang serta membantu menyamarkan garis halus dan kerutan pada wajah.
|
|
| Olay Regenerist Micro-sculpting Cream. Sumber: shopee |
Dari segi harga, untuk kemasan 10 gram produk ini dibanderol sekitar Rp 60.000. Sementara itu, untuk kemasan yang lebih besar, yaitu 50 gram, harganya berkisar Rp 200.000.
Penjelasan Ingredients Olay Regenerist Micro-sculpting Cream
Daftar Lengkap Ingredients:
Water, Glycerin, Isohexadecane, Niacinamide, Aluminum Starch Octenylsuccinate, Isopropyl Isostearate, Nylon-12, Dimethicone, Panthenol, Stearyl Alcohol, Polyethylene, Cetyl Alcohol, Behenyl Alcohol, Titanium Dioxide, Benzyl Alcohol, Caprylic/Capric Triglyceride, Sodium Acrylates Copolymer, Tocopheryl Acetate, Mica, Allantoin, Ethylparaben, Methylparaben, Dimethiconol, Polyacrylamide, ceratona siliqua (carob) fruit extract, fragrance, PEG-100 Stearate, Cetearyl Alcohol, Cetearyl Glucoside, C13-14 Isoparaffin, Propylparaben, Sodium Hyaluronate, Stearic Acid, Disodium EDTA, Fragrance, Butylene Glycol, Citric Acid, Sodium PEG-7 Olive Oil Carboxylate, C12-13 Pareth-3, Laureth-7, sodium hydroxide, palmitoyl penta peptide -4
Bahan Aktif Utama
Niacinamide
Niacinamide, yang merupakan Vitamin B3, memiliki berbagai manfaat untuk kulit. Ia dikenal sebagai agen pencerah kulit (skin brightening), membantu memicu sintesis ceramide, mengatur produksi sebum, serta memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-acne. Lebih lanjut, Niacinamide dapat melindungi kulit dari efek buruk radiasi UV dan bluelight dengan cara memperkuat pertahanan alami kulit.
Panthenol
Panthenol adalah bentuk pro-vitamin B5. Bahan ini efektif dalam melembapkan kulit dengan cara mendukung produksi lipid alami kulit, yang krusial untuk kekuatan dan kesehatan lapisan pelindung kulit. Sifat anti-inflamasi dan pelindung kulitnya juga membantu mengurangi iritasi yang mungkin disebabkan oleh bahan lain, serta mempercepat proses penyembuhan luka.
Tocopheryl Acetate
Tocopheryl Acetate adalah bentuk Vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit. Ia juga membantu melindungi kulit dari efek berbahaya sinar UVB.
Allantoin
Allantoin merupakan senyawa alami yang diekstrak dari tanaman Comfrey. Bahan ini memiliki sifat menenangkan kulit (skin soothing), anti-inflamasi, dan membantu dalam proses penyembuhan luka.
Sodium Hyaluronate
Sodium Hyaluronate adalah bahan yang identik dengan kulit (skin identical). Ia memiliki kemampuan mengikat air yang kuat, menjadikannya humektan yang sangat baik untuk menjaga kelembapan di lapisan kulit, sehingga kulit terasa lembap dan elastis.
Ceratona Siliqua (Carob) Fruit Extract
Ekstrak buah carob, sejenis kacang polong, mengandung komponen seperti leucodelphinidin, gallic acid, dan flavonoid. Selain itu, ekstrak ini juga kaya akan vitamin dan mineral yang bermanfaat untuk menutrisi dan melindungi kulit. Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak biji carob dapat menstimulasi pembentukan protein struktural, yang berkontribusi pada perbaikan jaringan kulit dan memiliki efek anti-aging.
Palmitoyl Pentapeptide-4
Dikenal juga sebagai Matrixyl, bahan ini adalah rantai protein yang terdiri dari empat asam amino peptide. Sebagai agen komunikator sel (cell-communicator), tugasnya adalah merangsang sel kulit untuk memproduksi kolagen. Bahan ini diklaim memiliki efek serupa retinol namun tanpa menimbulkan iritasi. Berdasarkan riset dari produsennya, Matrixyl terbukti efektif mengurangi garis halus dan menunda pembentukan kerutan, bahkan pada konsentrasi rendah.
Agen Sunscreen
Bahan Pelengkap
- Water: Berfungsi sebagai pelarut, identik dengan kulit, dan humektan.
- Glycerin: Pelarut, identik dengan kulit, dan humektan.
- Isohexadecane: Pelarut dan emollient.
- Aluminum Starch Octenylsuccinate: Berbentuk powder putih yang berfungsi sebagai agen anti-gumpal, penyerap, dan penambah kekentalan formula.
- Isopropyl Isostearate: Emollient ester yang melembutkan dan memudahkan formula diratakan.
- Nylon-12: Berfungsi menambah kekentalan formula.
- Dimethicone: Jenis silikon yang bersifat emollient semi-oklusif. Melapisi kulit agar terasa halus dan licin, mengunci kelembapan tanpa rasa lengket, serta memberikan efek pengisi kerutan sementara.
- Stearyl Alcohol: Alkohol lemak yang bersifat emollient, menambah kekentalan formula, dan berfungsi sebagai penstabil emulsi.
- Polyethylene: Agen pengental yang berbentuk seperti lilin putih. Berfungsi mengentalkan, memadatkan, dan membentuk “body” pada formula. Meskipun merupakan bahan dasar plastik, ukurannya yang besar membuatnya dianggap aman dalam kosmetik karena tidak terserap ke aliran darah, namun kurang ramah lingkungan.
- Cetyl Alcohol: Alkohol lemak yang bersifat emollient, menambah kekentalan formula, dan berfungsi sebagai penstabil emulsi.
- Behenyl Alcohol: Alkohol lemak yang bersifat emollient, menambah kekentalan formula, dan berfungsi sebagai penstabil emulsi.
- Benzyl Alcohol: Berfungsi sebagai pengawet.
- Caprylic/Capric Triglyceride: Berasal dari minyak kelapa dan gliserin, bersifat emollient dengan tekstur ringan dan non-greasy, serta dapat ditoleransi oleh semua jenis kulit.
- Sodium Acrylates Copolymer: Menambah kekentalan formula dengan membentuk tekstur gel.
- Mica: Berfungsi sebagai opacifier (memberi warna opak) dan memberikan efek berkilau (shimmering).
- Ethylparaben: Pengawet.
- Methylparaben: Pengawet.
- Dimethiconol: Jenis silikon yang bersifat emollient dan moisturizer. Membantu menciptakan tekstur yang halus dan tidak lengket.
- Polyacrylamide: Pengental sintetis.
- PEG-100 Stearate: Pengemulsi dan emollient.
- Cetearyl Alcohol: Alkohol lemak yang bersifat emollient, menambah kekentalan formula, dan berfungsi sebagai penstabil emulsi.
- Cetearyl Glucoside: Pengemulsi.
- C13-14 Isoparaffin: Pengemulsi dan emollient.
- Propylparaben: Pengawet.
- Stearic Acid: Asam lemak yang bersifat emollient, menambah kekentalan formula, dan berfungsi sebagai penstabil emulsi.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat (chelating agent) yang menetralkan ion logam untuk menjaga stabilitas formula.
- Fragrance: Pewangi.
- Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Citric Acid: Pengatur pH yang bersifat asam.
- Sodium PEG-7 Olive Oil Carboxylate (Olivem): Berbahan dasar asam lemak minyak zaitun. Berfungsi sebagai pengemulsi, emollient, dan peningkat penetrasi bahan aktif.
- C12-13 Pareth-3: Pengemulsi.
- Laureth-7: Pengemulsi.
Kesimpulan
Baca juga : Cek Ingredients Mineral Botanica Retinoid Overnight Oil
Olay Regenerist Micro-sculpting Cream mengandung tujuh bahan aktif yang difokuskan untuk menunda tanda-tanda penuaan dini pada kulit.
Produk ini dapat digunakan sebagai krim siang karena dilengkapi dengan agen sunscreen fisik, yaitu titanium dioxide. Namun, karena nilai SPF dan PA tidak tertera, disarankan untuk tetap melapisi kulit dengan sunscreen tambahan guna memaksimalkan perlindungan.
Meskipun memiliki bahan aktif yang relatif sederhana, harga produk ini terbilang cukup tinggi. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai apa yang membuatnya spesial, mengingat banyak produk lain dengan kombinasi bahan aktif yang lebih lengkap namun ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau.
Kemungkinan penyebab harga premium ini adalah karena faktor merek yang sudah populer dan memiliki citra mewah, atau karena formulasi canggih yang tidak sepenuhnya terlihat dari daftar bahan. Istilah “micro sculpting” sendiri menyiratkan kecanggihan teknologi yang mungkin tidak sepenuhnya dipahami dari sekadar daftar ingredients.
Sebagai peninjau, hanya mampu menjabarkan apa yang terlihat secara kasat mata dari daftar bahan. Efektivitas dan hasil nyata produk baru dapat diketahui setelah pengguna mencobanya sendiri. Oleh karena itu, ulasan dari para reviewer lain, seperti postingan dari Anisa Firdausi, bisa menjadi referensi tambahan.
Produk ini tidak mengandung alkohol.
Produk ini juga oil-free.
Potensi komedogenik dalam produk ini meliputi:
- Isopropyl Isostearate (tingkat komedogenik 4),
- stearyl alcohol (tingkat komedogenik 2),
- cetyl alcohol (tingkat komedogenik 3),
- dimethicone (tingkat komedogenik 1),
- peg-100 stearate (tingkat komedogenik 1),
- cetearyl alcohol (tingkat komedogenik 2),
- stearic acid (tingkat komedogenik 2).
Produk ini cocok untuk kulit normal, kering, dan kulit yang mulai menunjukkan tanda-tanda penuaan.
Produk ini tidak aman untuk fungal acne karena mengandung Isopropyl Isostearate, PEG-100 Stearate, dan Stearic Acid.
Produk ini mengandung dua jenis paraben. Bagi yang memiliki alergi, disarankan untuk melakukan patch test terlebih dahulu.


Leave a Reply