GoNaturalCare.com – LABORE BiomeRepair Barrier Revive Cream merupakan pelembap inovatif yang diformulasikan dengan Microbiome Technology TM dan Revive Complex. Produk ini diklaim mampu melembapkan kulit dan meredakan gejala kulit sensitif seperti rasa perih, gatal, dan terbakar hanya dalam 15 menit. Teknologi Microbiome Technology TM berperan penting dalam menjaga keseimbangan mikrobioma kulit, yang pada akhirnya memperkuat lapisan pelindung kulit (skin barrier) dan menghasilkan tampilan kulit yang lebih sehat.
|
|
| Labore Biome Repair Barrier Revive Cream. Sumber: shopee |
Tekstur krimnya yang diformulasikan khusus dirancang untuk meningkatkan kelembapan kulit hingga 50% lebih tinggi, bahkan pada area kulit yang paling kering sekalipun. Keunggulan lain dari krim ini adalah kenyamanannya saat digunakan pada kulit sensitif di iklim tropis.
Uji coba yang dilakukan pada 35 wanita dengan kulit sensitif selama 15 hari menunjukkan hasil peningkatan kelembapan kulit yang signifikan.
Cara Pakai:
- Gunakan produk ini di pagi dan malam hari setelah membersihkan wajah dan menggunakan toner jika diperlukan. Tuangkan secukupnya ke telapak tangan.
- Usapkan pada wajah dan leher. Produk ini juga dapat diaplikasikan lebih tebal pada area yang membutuhkan kelembapan ekstra.
- Gunakan kembali jika kulit terasa kering, gatal, atau bersisik.
Untuk hasil yang lebih optimal, disarankan untuk mengoleskan krim secara tebal pada kulit yang masih lembap atau sedikit basah.
Produk ini tersedia dalam dua ukuran, yaitu 10ml dengan harga sekitar 50 ribu rupiah dan 30ml seharga 135 ribu rupiah.
Penjelasan Ingredients Labore Biome Repair Barrier Revive Cream
Daftar Lengkap Ingredients:
Aqua, Butylene Glycol, Dicaprylyl Carbonate, Butyrospernum Parkii Butter, Cetearyl Alcohol, Glycerin, Dimethicone, Squalane, Propanediol, Bifida Ferment Lysate, Hydroxyethyl Acrylate/Sodium Acrylodimethyl Taurate Copolymer, Saccharide Isomerate, Allantoin, Bisabolol, 1,2-Hexanediol, Cetearyl Glucoside, Glyceryl Stearate, Xantham Gum, Polysilicone-11, Chlorphenesin, PEG-100 Stearate, Tocopheryl Acetate, Disodium EDTA, Caprylhydroxamic Acid, Sodium Hyaluronate, Sodium Citrate, Citric Acid, Phragmites Karka Extract, Poria Cocos Extract, Mirabilis Jalapa Extract, Sodium Benzoate, Glucose.
Bahan Aktif Unggulan:
Butyrospernum Parkii Butter (Shea Butter).
Merupakan lemak alami yang berasal dari pohon kacang Afrika. Kaya akan asam lemak, shea butter berfungsi sebagai pelembap alami, memiliki sifat anti-inflamasi, dan sangat baik untuk memperkuat skin barrier.
Squalane.
Dapat diperoleh dari sumber hewani (seperti hati ikan cod) maupun nabati (seperti minyak zaitun atau jojoba). Squalane adalah pelembap yang luar biasa karena sifatnya yang identik dengan kulit (skin identical). Bahan ini mampu mengunci kelembapan tanpa meninggalkan rasa lengket, cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak dan rentan berjerawat.
Bifida Ferment Lysate.
Merupakan bahan probiotik yang terbuat dari fermentasi bakteri Bifida. Penelitian menunjukkan bahwa Bifida Ferment Lysate dapat mengurangi sensitivitas kulit terhadap agresi eksternal dengan cara memperkuat mikrobioma kulit, sehingga meningkatkan sistem kekebalan alami kulit terhadap infeksi bakteri.
Saccharide Isomerate.
Bahan pelembap yang sepenuhnya bersumber dari tumbuhan. Strukturnya mirip dengan karbohidrat yang ditemukan di lapisan terluar kulit. Bahan ini memiliki kemampuan unik untuk menahan kelembapan lebih lama dibandingkan pelembap lainnya, bahkan diklaim mampu menjaga kelembapan hingga 72 jam.
Allantoin.
Senyawa alami yang memiliki sifat anti-inflamasi, menenangkan kulit (skin soothing), dan membantu proses penyembuhan luka.
Bisabolol.
Senyawa yang diekstrak dari bunga Chamomile. Bisabolol dikenal karena sifatnya yang menenangkan dan anti-inflamasi.
Tocopheryl Acetate.
Bentuk Vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit. Bahan ini juga melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB.
Sodium Hyaluronate.
Merupakan bentuk garam dari asam hialuronat yang identik dengan kulit (skin identical). Bahan ini memiliki kemampuan luar biasa untuk mengikat air hingga 1000 kali beratnya sendiri, menjaga kulit tetap lembap dan elastis.
Phragmites Karka Extract.
Ekstrak dari tanaman Reed Grass. Mengandung komponen aktif seperti Beta-sitosterol, alpha-cinnamic acid, hydroxycinnamic acid, dan methyl gallate. Memiliki properti antioksidan, anti-inflamasi, dan mencerahkan kulit dengan menghambat aktivitas tyrosinase.
Poria Cocos Extract.
Dikenal juga sebagai Hoelen atau Fu Ling, merupakan sejenis jamur. Kaya akan polisakarida (pachyman), triterpenoid, dan antioksidan. Memiliki sifat anti-inflamasi, menenangkan kulit, mengurangi kemerahan (redness), mengurangi bengkak (puffiness), dan sangat ideal untuk kulit yang iritasi, sensitif, dan atopik.
Mirabilis Jalapa Extract.
Ekstrak dari bunga pukul empat. Memiliki properti menenangkan kemerahan, meredakan inflamasi, sekaligus menstimulasi sintesis ceramide untuk memperkuat skin barrier.
Bahan Pelengkap (Pendukung):
- Aqua: Air, sebagai pelarut utama.
- Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Dicaprylyl Carbonate: Emolien yang berfungsi sebagai pelumas, membantu produk mudah diratakan, dan memberikan efek kulit kering yang lembut (velvet dry skin feel).
- Cetearyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan, dan menstabilkan emulsi.
- Glycerin: Pelarut, identik dengan kulit, dan humektan.
- Dimethicone: Jenis silikon yang berfungsi sebagai emolien semi-oklusif. Mampu mengunci kelembapan sambil tetap memungkinkan kulit bernapas. Memberikan sensasi halus dan licin pada kulit, serta efek penyamaran kerutan sementara.
- Propanediol: Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Hydroxyethyl Acrylate/Sodium Acrylodimethyl Taurate Copolymer: Berfungsi menambah kekentalan formula dan menstabilkan emulsi.
- 1,2-Hexanediol: Pelarut, peningkat efektivitas pengawet, dan humektan.
- Cetearyl Glucoside: Pengemulsi.
- Glyceryl Stearate: Pengemulsi dan emolien.
- Xantham Gum: Pengental alami.
- Polysilicone-11: Jenis silikon yang membentuk lapisan pelindung di permukaan kulit (film former), memberikan sensasi lembut dan halus. Memiliki kemampuan menyerap sebum sehingga menghasilkan formula yang matte dengan hasil akhir seperti bedak.
- Chlorphenesin: Pengawet.
- PEG-100 Stearate: Pengemulsi dan emolien.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat untuk menetralkan ion logam.
- Caprylhydroxamic Acid: Pengawet.
- Sodium Citrate: Garam dari asam sitrat yang berfungsi mengatur keasaman.
- Citric Acid: Pengatur pH yang bersifat asam.
- Sodium Benzoate: Pengawet.
- Glucose: Humektan atau pelembap.
Kesimpulan
✔️ LABORE Biome Repair Barrier Revive Cream diperkaya dengan 11 bahan aktif yang berfokus pada perbaikan dan pemeliharaan skin barrier, sekaligus memberikan kelembapan intensif.
✔️ Mengandung SyriCalm™ CLR (kombinasi ekstrak Phragmites Karka dan Poria Cocos) yang diklaim memiliki efek menenangkan dan meredakan peradangan. Bahan ini efektif mengurangi kemerahan, iritasi, dan sensitivitas kulit, serta membantu kulit mempertahankan diri dari agresor eksternal.
✔️ Produk ini bebas alkohol, bebas pewangi (fragrance), dan bebas paraben.
✔️ Cocok untuk rutinitas pagi dan malam hari.
✔️ Formulanya bebas minyak (oil-free). Meskipun mengandung potensi komedogenik dari beberapa bahan seperti cetearyl alcohol (nilai 2), dimethicone (nilai 1), produk ini masih dapat ditoleransi oleh sebagian besar pengguna.
❗ Produk ini tidak aman untuk fungal acne, karena mengandung sheabutter, PEG-100 stearate, dan glyceryl stearate.
✔️ Tersedia dalam kemasan ukuran kecil (10ml) yang sangat praktis untuk dicoba sebelum membeli ukuran penuh.
Baca juga : Cek Ingredients Somethinc Level 1% Encapsulated Retinol Versi Baru
Perbedaan dengan Varian Gel:
- Bahan aktif dalam varian krim lebih banyak, meskipun sebagian besar sama dengan varian gel. Perbedaan utamanya terletak pada penambahan sheabutter, squalane, Poria Cocos, dan Phragmites Karka pada varian krim.
- Varian krim diklaim mampu meningkatkan kelembapan kulit hingga 50%, sedikit lebih tinggi dibandingkan varian gel yang mencapai 45%. Ini menunjukkan bahwa varian krim menawarkan hidrasi yang lebih intensif.
- Varian krim lebih direkomendasikan untuk kulit yang mengalami tingkat kekeringan tinggi.


Leave a Reply