GoNaturalCare.com – Bagi sebagian orang, perawatan area mata seringkali terabaikan, termasuk penggunaan eye cream. Namun, seiring perkembangan produk perawatan kulit, kini hadir inovasi seperti Whitelab Eyecream yang menawarkan solusi komprehensif untuk area mata.
Penulis artikel ini mengaku bahwa ia sendiri sebenarnya tidak terlalu “bucin” dengan eye cream. Pengalaman pertama menggunakan produk sejenis dari merek Sari Ayu sudah sangat lama, dan karena kurang telaten, ia pun berhenti menggunakannya dan tidak lagi tertarik dengan produk eye cream. Oleh karena itu, jarang sekali ia membahas produk jenis ini.
Menariknya, Whitelab Eyecream menjadi produk eye cream pertama yang dibahas oleh penulis, menandakan adanya ketertarikan baru terhadap kategori produk ini.
|
|
| Whitelab Eyecream. Foto by priscilsharon FD Member |
Deskripsi Produk:
Whitelab Eyecream diformulasikan dengan tiga jenis Peptides dan Beta Glucan. Kandungan utamanya, Copper Tripeptide, adalah kompleks asam amino yang dikenal memiliki manfaat untuk meningkatkan kekencangan kulit, membantu mengurangi garis halus di sekitar mata, mendukung produksi kolagen, dan mengencangkan kantung mata.
Klaim Produk:
- Meningkatkan kekencangan kulit
- Membantu mengurangi garis halus di sekitar mata
- Meningkatkan produksi kolagen
- Meminimalisir dan mengencangkan kantung mata
- Meningkatkan hidrasi dan kelembaban kulit
- Meregenerasi sel-sel kulit pada area sekitar mata
- Membantu mencerahkan area gelap di sekitar mata
Produk ini hadir dengan ukuran 12 ml dan dibanderol dengan harga sekitar Rp 78.000.
Penjelasan Ingredients Whitelab Eyecream
Ingredients:
Aqua, butylene Glycol, cyclopentasiloxane, glyserine, peg/ppg-20 phenylisopropyl caprylyl dimethicone, Beta glucan, phenoxyethanol, avena sativa kernel oil, sodium polyacrylate, Poris Cocos extract, carbomer, dicaprylyl carbonate, polyglyseryl 3 caprate, triethanolamine, tocopheryl acetate, allantoin, ethylhexylglycerin, glycogen, dipeptide-2, acetyl tetrapeptide 2, sodium hyaluronate, copper tripeptide 1, parfum, ethyl ascorbic acid, chenopodium quinoa seed extract.
Bahan Aktif
Beta glucan.
Senyawa ini berasal dari tumbuhan serealia seperti padi dan oatmeal, serta kaya akan antioksidan. Umumnya digunakan dalam produk anti-aging untuk kulit sensitif karena kemampuannya menghidrasi, menenangkan (soothing), mengencangkan (firming), dan memberikan efek kenyal (plumping). Beta-glucan juga berperan dalam mempercepat pemulihan luka, serta memiliki sifat anti-iritasi dan anti-inflamasi.
Avena sativa kernel oil.
Merupakan minyak biji oat yang mengandung asam lemak omega 3 dan 6. Bahan ini berfungsi memperbaiki dan melindungi skin barrier. Kandungan beta glucan, antioksidan, dan anti-inflamasinya menjadikannya ideal untuk kulit yang rentan eksim, kulit kering, iritasi, dan sensitif.
Poria Cocos extract.
Dikenal juga sebagai Hoelen atau Fu Ling, bahan ini adalah sejenis jamur yang kaya akan polysaccharides (pachyman), triterpenoid, dan antioksidan. Poria Cocos extract memiliki sifat anti-inflamasi, menenangkan kulit (skin soothing), mengurangi kemerahan, serta mengurangi sembap pada mata (puffiness). Sangat cocok untuk kulit iritasi, sensitif, dan atopik.
Tocopheryl acetate.
Ini adalah Vitamin E, yang berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit (skin moisturizer). Vitamin E juga efektif melindungi kulit dari efek buruk sinar UV.
Allantoin. Senyawa alami ini memiliki sifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit (skin soothing), serta membantu proses pemulihan luka.
Glycogen.
Merupakan sejenis polisakarida yang diklaim memiliki kemampuan menghidrasi kulit (skin hydrating) yang lebih baik dibandingkan hyaluronic acid.
Dipeptide-2.
Peptide ini tersusun dari dua asam amino, valine dan tryptophan. Diklaim mampu meningkatkan sirkulasi limfatik sehingga efektif mengurangi kantung mata.
Acetyl tetrapeptide 2.
Dikenal juga sebagai thymulen 4, peptide ini terdiri dari empat asam amino. Diklaim menyerupai hormon thymopoietin, bekerja dengan cara menstimulasi pertahanan imun kulit (skin immune deffence) dan membantu regenerasi sel kulit.
Sodium hyaluronate.
Bahan yang identik dengan kulit (skin identical ingredients) ini memiliki kemampuan luar biasa dalam mengikat air hingga 1000 kali berat molekulnya sendiri. Ia menarik kelembapan dari udara dan menahannya di lapisan kulit, menjaga elastisitas dan kelembapan kulit.
Copper tripeptide 1.
Dapat ditemukan secara alami dalam cairan tubuh seperti plasma, air liur, dan urine. Bahan ini memiliki kemampuan penyembuhan luka (wound-healing) yang unik dengan menstimulasi kolagen yang rusak pada bekas luka atau jaringan parut hingga membaik, lalu menstimulasi pembentukan kolagen yang lebih sehat. Ia juga merangsang produksi komponen kulit seperti kolagen, elastin, dan glycosaminoglycans, serta memiliki efek antioksidan dan anti-inflamasi yang signifikan.
Ethyl ascorbic acid.
Merupakan turunan Vitamin C yang lebih stabil dan tidak mengiritasi. Bahan ini larut dalam air maupun minyak dan dapat dikonversi menjadi Vitamin C murni hingga 80%. Manfaatnya meliputi antioksidan, mencerahkan kulit (skin-brightening), dan mendorong produksi kolagen (collagen-booster). Penelitian menunjukkan bahwa 2% ethyl ascorbic acid sudah cukup efektif meratakan warna kulit yang kusam.
Chenopodium quinoa seed extract.
Kaya akan asam lemak esensial, asam amino, protein, mineral, dan senyawa aktif phytoecdysone. Bahan ini cukup populer dalam produk eye cream karena bekerja dengan dua cara: 1) mengaktifkan lipolisis untuk mengurangi sembap pada mata (eye puffiness), dan 2) menstimulasi kolagen serta menjaga integritas struktur kulit agar area mata tidak cepat kendur.
Bahan pelengkap
- Aqua
- Butylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
- Cyclopentasiloxane. Silikon volatil yang cepat menguap, berfungsi sebagai emolien dan agen pelicin (slip agent) yang membantu formula mudah diratakan.
- Glycerine. Pelarut, bahan identik kulit, dan humektan.
- PEG/PPG-20 Phenylisopropyl Caprylyl Dimethicone. Silikon yang berfungsi sebagai penstabil emulsi.
- Phenoxyethanol. Pengawet.
- Sodium Polyacrylate. Pengental sintetis.
- Carbomer. Pengental sintetis yang membantu menciptakan formula bertekstur gel.
- Dicaprylyl Carbonate. Emolien dan pelumas yang membantu produk mudah diratakan serta memberikan efek kulit kering beludru (velvet dry skin feel).
- Polyglyceryl 3 Caprate. Pengemulsi, emolien, sekaligus menambah kekentalan formula.
- Triethanolamine. Pengatur pH yang bersifat basa.
- Ethylhexylglycerin. Peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster) dan humektan.
- Parfum.
Kesimpulan
✔️ Whitelab Eyecream mengandung total 10 bahan aktif yang bekerja secara sinergis untuk menjaga elastisitas, kelembapan, dan kekencangan kulit area mata. Ditambah beberapa bahan yang efektif untuk mengurangi sembap mata, kantung mata, dan mata panda.
✔️ Tidak mengandung alkohol.
✔️ Tidak mengandung paraben.
✔️ Potensi komedogenik rendah. Terdapat dua bahan dengan potensi komedogenik, yaitu butylene Glycol (skor 1) dan triethanolamine (skor 2). Penulis tidak dapat memastikan apakah bahan-bahan tersebut dapat memicu milia karena komedo dan milia adalah kondisi yang berbeda dengan banyak faktor penyebab.
❗ Tidak aman untuk fungal acne karena mengandung polyglyceryl 3 Caprate.
❗ Terdapat dua bahan yang perlu diwaspadai, terutama jika kondisi kulit mata sedang tidak normal (seperti kering, merah, gatal), yaitu butylene Glycol dan phenoxyethanol. Namun, jika kondisi kulit mata normal, bahan-bahan ini diperkirakan tidak akan menimbulkan masalah.
Penulis pribadi tidak lagi menggunakan eye cream secara rutin, namun biasanya area mata tetap terkena efek dari penggunaan sleeping mask atau serum. Kebetulan, produk perawatan kulit yang ia gunakan saat ini mengandung kedua bahan tersebut (butylene Glycol dan phenoxyethanol), dan sejauh ini tidak menimbulkan efek negatif.
✔️ Secara umum, banyak ulasan positif mengenai produk ini.
Baca juga : Wardah Hydramild Aloevera Face Wash
✔️ Rekomendasi untuk membeli produk asli di Official store.



Leave a Reply