GoNaturalCare.com – Wardah Acnederm Pure Foaming Cleanser merupakan bagian dari rangkaian Wardah Acnederm yang dirancang khusus untuk perawatan kulit berjerawat. Dengan formulasi yang mengandung bahan aktif seperti Zinc, BHA, dan Allantoin, produk ini diklaim mampu mencegah perkembangbiakan bakteri penyebab jerawat serta mengontrol produksi minyak berlebih pada wajah.
Produk ini hadir dalam kemasan ukuran 60ml dengan harga sekitar Rp 27.000.
Berdasarkan ulasan di FemaleDaily, produk ini mendapatkan rating 3,5, di mana 70% dari 89 pengguna merekomendasikan Wardah Acnederm Pure Foaming Cleanser.
![]() |
| Wardah Acnederm Cleanser. Foto by Azka49 |
Ingredients:
Aqua, Propylene, Glycol, Sodium Laureth Sulfate, Acrylates Copolymer, Cocamidopropyl Betaine, Hydroxyethylcellulose, Zinc Gluconate, Salicylic Acid, Triethanolamine, DMDM Hydantoin, Sodium Chloride, Fragrance, Allantoin, Benzyl Alcohol, Methylchloroisothiazolinone, Methylisothiazolinone, CI 19140, CI 42090.
Penjelasan Ingredients Wardah Acnederm Pure Foaming Cleanser
Active Ingredients
Zinc Gluconate. Zinc telah terbukti secara ilmiah sebagai bahan yang efektif dalam mengatasi jerawat meradang. Manfaat zinc sangat beragam, meliputi sifat antibakteri/anti-acne, kemampuan mengontrol produksi minyak, stimulasi sistem enzim antioksidan, dan percepatan penyembuhan luka.
Salicylic Acid. Dikenal juga sebagai BHA, Salicylic Acid adalah bahan aktif anti-acne yang sangat efektif. Bahan ini mampu mengangkat sel kulit mati, merangsang regenerasi sel baru, serta sangat baik untuk merawat kulit kusam, berminyak, dan berjerawat. Penggunaannya dapat membantu mengurangi breakout, whitehead, dan blackhead.
Baca juga : Penjelasan Ingredients Wardah Acnederm Day Moisturizer
Allantoin. Berasal dari tanaman comfrey (daun atau akar) atau dapat disintesis secara kimiawi, Allantoin memiliki fungsi untuk melembutkan kulit, memberikan perlindungan, dan mempercepat proses penyembuhan luka.
Ingredients Pelengkap
Solvent. Bahan pelarut dalam formulasi produk:
- Aqua.
- Propylene Glycol. Membantu formula produk terserap dengan cepat ke dalam kulit dan mencegah formula membeku atau menggumpal. Meskipun memiliki reputasi yang terkadang diperdebatkan, para ilmuwan dan ahli toksikologi sepakat bahwa Propylene Glycol aman digunakan dalam kosmetik.
Surfactant. Agen pembersih atau pembentuk busa dalam produk:
- Sodium Laureth Sulfate (SLS). Merupakan deterjen dan agen pembentuk busa yang umum digunakan. Namun, perlu diperhatikan bahwa SLS berpotensi mengiritasi kulit sensitif.
- Cocamidopropyl Betaine (CAPB). Surfactant lain yang berasal dari minyak kelapa, CAPB dikenal baik untuk kulit sensitif dan bersifat hipoalergenik.
Viscosity Controller. Bahan pengatur kekentalan formula produk:
- Acrylates Copolymer. Berfungsi untuk meningkatkan kekentalan produk.
- Hydroxyethylcellulose. Berasal dari selulosa, komponen utama dinding sel tumbuhan. Bahan ini berfungsi menambah kekentalan, menciptakan tekstur gel, dan menstabilkan emulsi formula.
- Sodium Chloride. Garam dapur (NaCl) ini ditambahkan untuk menciptakan tekstur yang creamy pada produk pembersih, terutama cleanser. Umumnya digunakan dalam konsentrasi 1-3% bersama SLS. Potensi komedogeniknya adalah 5.
pH adjuster. Pengatur tingkat keasaman formula:
- Triethanolamine. Berfungsi mengatur pH formula agar bekerja efektif. Bersifat basa dan digunakan dalam konsentrasi kurang dari 1%. Juga berperan sebagai penstabil emulsi. Potensi komedogeniknya adalah 2.
Fragrance. Memberikan aroma pada produk, umumnya dihindari oleh pemilik kulit sensitif.
Preservatives. Pengawet untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme:
- DMDM Hydantoin. Pengawet yang melepaskan sedikit formaldehida untuk mencegah mikroorganisme. Meskipun formaldehida dalam jumlah besar berbahaya, jumlah kecil yang dilepaskan DMDM Hydantoin dianggap aman oleh CIR (Cosmetic Ingredients Review) dan juga ditemukan secara alami dalam beberapa buah.
- Benzyl Alcohol. Ditemukan secara alami pada buah-buahan dan teh, atau dapat disintesis secara kimiawi. Dianggap sebagai pengawet yang baik.
- Methylchloroisothiazolinone (MCI) dan Methylisothiazolinone (MI). Kombinasi pengawet ini sangat efektif dengan efek antibakteri dan antijamur. Namun, MCI berpotensi memicu sensitivitas kulit. MI dan MCI hanya boleh digunakan dalam produk bilas (rinse-off) dengan konsentrasi sangat rendah (di bawah 0,0015%). Keduanya dikategorikan berpotensi menyebabkan iritasi pada kulit sensitif.
Colorant. Pewarna sintetis: CI 19140 (kuning lemon) dan CI 42090 (biru berlian).
Kesimpulan
Wardah Acnederm Pure Foaming Cleanser mengandung tiga bahan aktif yang sangat baik untuk merawat kulit berjerawat. Selain itu, terdapat satu agen surfactant yang baik untuk kulit sensitif dan hipoalergenik.
Meskipun mengandung Sodium Chloride yang berpotensi komedogenik, kabar baiknya adalah produk ini merupakan produk bilas (rinse-off), sehingga potensi komedogeniknya dapat diminimalisir karena bahan tersebut tidak sempat bereaksi sebelum dibilas.
Namun, produk ini masih mengandung SLES yang berpotensi menimbulkan iritasi pada kulit yang sangat sensitif.
Cek harga promo di Official store
Baca juga:
- Safi White Expert Anti Acne 2-in-1 Cleanser
- Safi White Expert Obat Totol Jerawat yang direkomendasikan Suhay Salim
- Pelembap Viva untuk Kulit sensitif
- Hanasui Serum Vit C+ Collagen yang murah meriah
- Garnier Sleeping Mask Yogurt
Sumber:
Incidekoder.com
Paula’s choice cosmetics dictionary.com


Leave a Reply