Home » Penjelasan Ingredients Wardah Acnederm Pure Refining Toner

Penjelasan Ingredients Wardah Acnederm Pure Refining Toner

Penjelasan Ingredients Wardah Acnederm Pure Refining Toner

GoNaturalCare.com – Wardah Acnederm Pure Refining Toner merupakan bagian dari rangkaian produk Wardah Acnederm yang dirancang khusus untuk merawat kulit berminyak dan berjerawat. Toner ini memiliki tekstur yang sangat encer, sehingga disarankan untuk mengaplikasikannya menggunakan kapas tipis agar tidak boros karena toner dapat terserap banyak oleh kapas tebal. Produk ini hadir dalam kemasan 100ml dengan harga sekitar Rp 32.000.

Berdasarkan ulasan pengguna di Fimeladaily, produk ini mendapatkan rating 3,7 dari 5, dengan 69% pengguna merekomendasikannya dari total 224 ulasan.

Berikut adalah daftar lengkap ingredients Wardah Acnederm Pure Refining Toner:

Aqua, propylene Glycol, Glycerin, Zinc Gluconate, Phenoxythanol, Butylene Glycol, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Trideceth-9, aloe Vera (leaf) extract, Disodium EDTA, Ethylhexylglycerin, Fragance, Menthyl Lactate, PEG-26-Buteth-26, Polysorbate 20, Hammamelis Virginiana (witch Hazel), Potassium Sorbate, Sodium Benzoate.

Wardah Acnederm Toner by anggitaveliana FD member

Penjelasan Ingredients Wardah Acnederm Pure Refining Toner

Bahan Aktif (Actives Ingredients)

Zinc Gluconate: Berdasarkan penelitian, zinc merupakan bahan yang sangat efektif dalam mengurangi peradangan pada jerawat. Manfaat zinc sangat beragam, antara lain sebagai antibakteri/anti-acne, membantu mengontrol produksi minyak berlebih, merangsang sistem enzim antioksidan, dan mempercepat proses penyembuhan luka. Produk ini mendapatkan rating “goodie✔️” untuk bahan ini.

Aloe Vera (leaf) extract: Ekstrak lidah buaya memiliki sifat antioksidan, melembapkan (moisturizing), dan anti-penuaan (anti-aging). Bahan ini juga berfungsi menyejukkan, melindungi kulit, sebagai emolien (pelembut), dan menenangkan kulit yang iritasi. Bahan ini juga mendapat rating “Goodie✔️”.

Hammamelis Virginiana (witch Hazel): Witch hazel memiliki berbagai manfaat ajaib, termasuk sebagai astringent (membantu mengecilkan pori-pori), anti-inflamasi, antioksidan, dan antibakteri. Bahan ini sangat baik untuk menenangkan kulit yang meradang dan kemerahan, serta mempercepat kesembuhan luka. Witch hazel juga mendapat rating “goodie✔️”.

Bahan Pelengkap (Supporting Ingredients)

Solvent (Pelarut): Berfungsi sebagai pelarut untuk bahan-bahan lain dalam formulasi produk.

  • 1) Water (Air): Pelarut utama dalam banyak produk kosmetik.
  • 2) Propylene Glycol: Membantu formula produk agar cepat meresap ke dalam kulit. Selain itu, berfungsi mencegah formula membeku atau menggumpal. Meskipun memiliki reputasi yang terkadang diperdebatkan, para ilmuwan dan ahli toksikologi sepakat bahwa bahan ini aman digunakan dalam kosmetik dengan rating “save”.
  • 3) Glycerin: Selain sebagai humektan (pengikat air), gliserin adalah bahan pelengkap dengan rating superstar. Bahan ini efektif meningkatkan kadar air di lapisan kulit.
  • 4) Butylene Glycol: Merupakan bahan multifungsi yang bertindak sebagai pelarut. Bahan ini juga membantu formula agar cepat dan mudah meresap ke dalam kulit (penetration enhancer), memudahkan produk diratakan di kulit (slip agent), serta mengikat kadar air di lapisan kulit (humectant).

Skin-conditioning: Bahan-bahan yang berfungsi mengkondisikan kulit, termasuk yang memiliki sifat humektan (pengikat kadar air) dan emolien (pelembut kulit). Bahan-bahan ini meliputi Butylene Glycol, Propylene Glycol, dan Glycerin.

Emulsifier (Pengemulsi): Berfungsi untuk menyatukan bahan-bahan yang tidak larut satu sama lain, seperti minyak dan air, sehingga tercipta formula yang stabil dan baik.

  • 1) PEG-40 Hydrogenated Castor Oil: Terbuat dari minyak jarak (castor oil) dan polyethylene glycol (PEG). Umumnya digunakan untuk membantu melarutkan fragrance dalam formula berbasis air.
  • 2) Polysorbate 20: Membantu menyatukan minyak dan air, serta meningkatkan kelarutan antar bahan. Perlu diperhatikan, jenis ester ini berpotensi memicu fungal acne
  • 3) Trideceth-9: Merupakan bahan sintetis yang berfungsi mencegah bahan-bahan dalam formula terpisah.

pH adjuster:

  • 1) Triethanolamine: Berfungsi untuk mengatur pH formula agar bekerja secara efektif. Bahan ini bersifat basa dan biasanya digunakan dalam persentase kurang dari 1%. Triethanolamine juga berfungsi sebagai penstabil emulsi. Potensi komedogeniknya adalah 2.

Stabilizer:

  • Disodium EDTA: Berfungsi untuk mencegah perubahan pH, bau, dan tekstur produk, sehingga formulasi tetap stabil dan bekerja secara efektif.

Preservatives (Pengawet):

Baca juga : Penjelasan Ingredients Safi White Expert 2 in One Cleanser &Toner

  • 1) Phenoxyethanol: Pengawet umum dalam produk kosmetik.
  • 2) Ethylhexyglycerin: Sering dikombinasikan dengan phenoxyethanol untuk meningkatkan efektivitas pengawet.
  • 3) Potassium Sorbate dan 4) Sodium Benzoate: Kedua bahan ini bekerja efektif bersama untuk menghambat pertumbuhan jamur.

Fragrance: Bahan yang memberikan aroma pada produk. Umumnya dihindari oleh pemilik kulit sensitif. Produk ini juga mengandung Menthyl Lactate, yang merupakan ester dari menthol dan lactic acid. Bahan ini berfungsi sebagai fragrance dan memberikan sensasi sejuk atau dingin pada kulit. Bahan ini mendapat rating “Poor” karena berpotensi memicu sensitivitas kulit❗

Kesimpulan

✔️ Produk ini tidak mengandung alkohol.

✔️ Mengandung tiga bahan aktif yang sangat baik untuk merawat kulit berminyak dan berjerawat.

✔️ Potensi komedogeniknya rendah.

❗ Produk ini mengandung polysorbate 20 yang sebaiknya dihindari, terutama bagi individu yang memiliki fungal acne di wajahnya. Polysorbate berpotensi memperparah kondisi fungal acne.

➡️ Ciri-ciri fungal acne yang paling umum adalah munculnya bintik-bintik kecil yang bergerombol di satu area, terutama di bagian wajah yang sering berkeringat, dan terasa sangat gatal. Jerawat jenis ini memang cukup merepotkan karena tidak mempan dengan perawatan anti-acne biasa dan memerlukan obat antijamur. Kabar baiknya, fungal acne dapat disembuhkan dengan cepat jika ditemukan pengobatan yang tepat. Namun, tantangannya adalah seringkali kita keliru dalam mengidentifikasi apakah jerawat tersebut benar fungal acne atau bukan.

❗ Produk ini juga mengandung fragrance ditambah Menthyl lactate yang berpotensi menyebabkan reaksi sensitivitas pada kulit.

➡️ Yang terpenting, meskipun kita telah mengetahui fungsi dari setiap ingredients, reaksi kulit terhadap suatu produk tetaplah unik bagi setiap individu. Penting untuk dicoba sendiri karena kulit setiap orang berbeda. Penulis sendiri terkadang merasa khawatir dengan ingredients tertentu, namun rasa penasaran mendorong untuk mencoba, dan ternyata tidak menimbulkan reaksi negatif yang dikhawatirkan. Hal ini menunjukkan bahwa kulit setiap orang unik dan berbeda.

Dokter pun tidak dapat memberikan prediksi 100% mengenai reaksi kulit, apalagi ini hanyalah sebuah blog. Oleh karena itu, informasi yang disampaikan di sini bersifat teoritis dan berdasarkan pengetahuan umum mengenai ingredients.

➡️ Wardah Acnederm Refining Toner ini dapat dibeli di toko-toko kosmetik kesayangan Anda. Pastikan untuk membeli produk yang asli di official store.

Baca juga:

  • Review Jujur Wardah Lightening Day Cream Versi Baru
  • Perbedaan AHA, BHA, PHA, LHA, dan Kapan Menggunakannya
  • Mengulas Ingredients Cetaphil
  • Mengulas Ingredients Hadalabo Shirojyun Milk
  • Rekomendasi Skincare Fungal Acne Safe dengan harga terjangkau

Sumber: Incidekoder.com, Paula’s choice cosmetics dictionary.com

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *