Home » Cek Ingredients White Story Acne Soothing Serum

Cek Ingredients White Story Acne Soothing Serum

Cek Ingredients White Story Acne Soothing Serum

GoNaturalCare.com – White Story Acne Soothing Serum hadir dengan formulasi yang menjanjikan untuk mengatasi berbagai permasalahan kulit berjerawat. Serum ini diperkaya dengan tiga bahan utama, yaitu niacinamide, BHA (salicylic acid), dan Cica (Centella asiatica extract), yang diklaim memiliki manfaat signifikan.

Kombinasi bahan-bahan unggulan ini dirancang untuk merawat kulit yang sedang berjerawat, menenangkan kulit yang mengalami iritasi atau kemerahan, serta membantu proses eksfoliasi sel kulit mati. Lebih lanjut, serum ini juga diformulasikan untuk membantu mengontrol produksi minyak berlebih, menjaga kelembapan kulit, dan merawat kehalusan serta elastisitas kulit.

White Story Acne Soothing Serum sangat direkomendasikan untuk berbagai kondisi kulit, terutama bagi mereka yang memiliki masalah jerawat, rentan berjerawat (acne-prone skin), pori-pori besar, serta kulit yang cenderung iritasi dan kemerahan.

White Story Acne Soothing Serum Niacinamide BHA Cica. Sumber Shopee

Produk ini telah melalui uji dermatologis (Dermatologically tested) dan terdaftar di BPOM dengan nomor registrasi NA18200107578, memberikan jaminan keamanan bagi konsumen.

Dengan harga sekitar Rp 43.000 untuk kemasan 20ml, serum ini menawarkan solusi yang terjangkau untuk perawatan kulit berjerawat.

Penjelasan Ingredients White Story Acne Soothing Serum

Daftar Lengkap Bahan (Ingredients):

Aqua, cyclopentasiloxane, ethyl alcohol, niacinamide, salicylic acid, Centella asiatica extract, propylene Glycol, Isononyl isonanoate, Licorice (glycyrrhiza glabra) root extract, glyserine, polysorbate 20, polyacrylamide, c13-14 isoparaffin, c9-11 pareth 6, xanthan gum, parfum, sodium hyaluronate, hexamidine diisehionate.

Bahan Aktif Utama dan Manfaatnya:

Niacinamide:

Dikenal sebagai Vitamin B3, niacinamide adalah bahan multifungsi yang sangat populer dalam dunia skincare. Manfaat utamanya meliputi mencerahkan kulit, mengatur produksi sebum (minyak), memiliki sifat anti-inflamasi, serta efektif melawan jerawat. Selain itu, niacinamide berperan penting dalam memicu sintesis ceramide, yang krusial untuk memperkuat lapisan pelindung kulit (skin barrier). Ia juga memberikan perlindungan terhadap efek buruk paparan sinar UV dan bluelight.

Salicylic Acid:

Merupakan bentuk BHA (Beta Hydroxy Acid) yang memiliki sifat larut dalam minyak. Sifat ini memungkinkan salicylic acid untuk menembus lebih dalam ke dalam pori-pori, mengangkat sel kulit mati, dan membersihkan penyumbatan. Selain sebagai agen eksfoliasi, salicylic acid juga memiliki manfaat anti-inflamasi, mengontrol minyak berlebih, dan bersifat antibakteri, menjadikannya pilihan ideal untuk kulit berminyak, mengatasi komedo (blackhead), dan jerawat.

Centella Asiatica Extract:

Ekstrak daun pegagan ini kaya akan senyawa aktif seperti madecassoside, asiaticoside, asiatic acid, dan madecassic acid. Bahan ini sangat efektif untuk menenangkan kulit (skin soothing), meredakan kemerahan, iritasi, jerawat, dan breakout. Centella asiatica juga berkontribusi dalam memperkuat skin barrier dan membantu proses pemulihan luka pada kulit.

Licorice (Glycyrrhiza Glabra) Root Extract:

Akar manis ini mengandung dua senyawa utama yang bermanfaat bagi kulit: glabridin yang memiliki efek mencerahkan kulit (skin whitening), dan glycyrrhizin yang dikenal memiliki potensi anti-inflamasi yang kuat.

Baca juga : Cek Ingredients White Story Hydrating Face Essence

Sodium Hyaluronate:

Merupakan garam dari hyaluronic acid yang secara alami terdapat di dalam kulit (skin identical). Selain berfungsi menjaga elastisitas kulit, sodium hyaluronate juga berperan penting dalam memperkuat fungsi skin barrier.

Hexamidine Diisehionate:

Bahan ini memiliki kemampuan antibakteri yang baik, efektif dalam melawan perkembangan bakteri penyebab jerawat. Selain itu, hexamidine diisehionate juga berfungsi sebagai pengawet dalam formulasi produk.

Bahan Pelengkap dan Fungsinya:

  • Aqua: Air sebagai pelarut utama.
  • Cyclopentasiloxane: Jenis silikon volatil yang cepat menguap dan hanya meninggalkan efek sementara di kulit. Berfungsi sebagai emolien dan agen pelicin (slip agent) untuk memudahkan produk diratakan.
  • Ethyl Alcohol: Pelarut yang sangat baik, membantu menciptakan formula yang ringan dan mudah meresap. Memiliki kemampuan mengontrol minyak dan bersifat astringent serta antibakteri.
  • Propylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan (menarik kelembapan).
  • Isononyl Isononanoate: Ester emolien dengan tekstur kaya dan creamy namun tidak lengket (nongreasy). Memberikan efek kulit yang lembut (supple) dan melindungi kulit dari kekeringan.
  • Glycerine: Pelarut, bahan yang identik dengan kulit (skin identical), dan humektan.
  • Polysorbate 20: Pengemulsi yang membantu mencampurkan bahan berbasis minyak dan air.
  • Polyacrylamide: Pengental sintetik yang berfungsi menambah kekentalan formula.
  • C13-14 Isoparaffin: Berfungsi sebagai emolien, pengemulsi, sekaligus pengental formula.
  • C9-11 Pareth 6: Agen pengemulsi.
  • Xanthan Gum: Pengental sintetik yang membantu menambah kekentalan formula.
  • Parfum: Memberikan aroma pada produk.

Kesimpulan Ulasan White Story Acne Soothing Serum

White Story Acne Soothing Serum layak dipertimbangkan bagi pemilik kulit berjerawat. Kandungan 2% niacinamide di dalamnya sudah dianggap cukup signifikan untuk mengurangi tampilan noda kemerahan akibat jerawat (red blemish), sesuai dengan pandangan Paula’s Choice. Selain itu, menurut Incidecoder, konsentrasi niacinamide sebesar 2% mampu meningkatkan sintesis ceramide, asam lemak bebas, dan kolesterol di kulit, yang sangat baik untuk memperkuat skin barrier.

Kombinasi niacinamide dan salicylic acid bekerja sinergis untuk meningkatkan efektivitas dalam mengatasi minyak berlebih dan jerawat. Dukungan dari Cica dan Hexamidine semakin memperkuat manfaatnya dalam menenangkan kulit dan mencegah perkembangbiakan bakteri penyebab jerawat.

Perpaduan niacinamide dengan licorice extract membantu mencegah timbulnya hiperpigmentasi pasca-inflamasi (PIH), sementara kombinasi niacinamide, hyaluronic acid, dan cica secara efektif memperkuat skin barrier.

Dari segi tekstur, serum ini cenderung sedikit kental karena penggunaan berbagai agen pengental. Namun, keberadaan emolien dalam formulasi mencegahnya membuat kulit terasa kering.

Produk ini tidak mengandung paraben.

Namun, perlu diperhatikan bahwa serum ini masih mengandung alkohol, yang mungkin kurang cocok untuk individu dengan kulit yang sangat sensitif. Selain itu, formulasi ini tidak sepenuhnya aman untuk fungal acne karena adanya polysorbate 20.

Untuk mendapatkan produk yang asli, disarankan untuk membelinya melalui Official store.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *