GoNaturalCare.com – Elsheskin Advance Retinal Serum hadir sebagai solusi perawatan anti-aging yang komprehensif, memadukan kekuatan bahan-bahan aktif pilihan untuk memberikan kulit yang lebih kenyal, elastis, dan tampak awet muda.
Serum ini diformulasikan dengan konsentrasi 0,2% Retinal, dipadukan dengan 1% rabeseed, kompleks 5x peptide, dan ceramide. Kombinasi sinergis ini bekerja efektif untuk mengatasi berbagai tanda penuaan sekaligus menutrisi kulit secara mendalam.
Manfaat utama produk Elsheskin Advance Retinal Serum meliputi:
- Membantu secara efektif melawan munculnya tanda-tanda penuaan pada kulit.
- Membantu mengencangkan kulit dan menghaluskan tekstur kulit yang kasar.
- Membantu menyamarkan tampilan noda hitam dan mengecilkan pori-pori wajah.
- Memberikan solusi untuk masalah jerawat, kulit berminyak, serta komedo.
- Membantu meningkatkan serta menjaga elastisitas alami kulit.
Panduan penggunaan serum ini dirancang untuk adaptasi bertahap:
- Minggu pertama: Aplikasikan 1-2 pump pada malam hari, dengan jeda 3 hari (digunakan 1-2 kali seminggu).
- Minggu ke-2 dan ke-3: Tingkatkan menjadi 2-3 pump pada malam hari, dengan jeda 2 hari (digunakan 2-3 kali seminggu).
- Minggu ke-4 dan seterusnya: Gunakan 3-4 pump setiap malam.
- Pengguna juga dapat menyesuaikan frekuensi penggunaan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kulit masing-masing.

Penjelasan Mendalam Mengenai Ingredients Elsheskin Advance Retinol Serum
Daftar Lengkap Bahan (Ingredient): Aqua, pentylene Glycol, propanediol, niacinamide, dipropylene Glycol, glyserine, alpha arbutin, hydrolyzed Collagen, Retinal, ascorbic acid, phospholipids, caprylic capric triglyceride, sodium palmitoyl proline, nymphaea alpa flower extract, butylene Glycol, ceteareth-25, cetyl alcohol, behenic acid, cholesterol, ceramide NP, ceramide NS, Ceramide EOs, ceramide EOp, ceramide AP, caprooyl phytosphingosine, caprooyl sphingosine, ethylhexylglycerin, phenoxyethanol, ascorbyl palmitate, tocopherol, lecithin, glyseryl stearate, glyseryl Oleate, citric acid, nicotiana benthamiana hexapeptide-40 SH-polypeptide-76, Chamomile Recutita flower extract, sodium benzoate, potassium sorbate, acetyl hexapeptide-8, tetradecyl aminobutyroylvalylamino butyric urea trifluoroacetate, magnesium chloride, palmitoyl Tripeptide-5, calendula officinalis flower extract, propylene glycol, asparagopsis airmata Extract, ammonium acryloyldimethyl taurate vp Copolymer, hibiscus sabdariffa extract, xanthan gum, palmitoyl hexapeptide -52, lactic acid/glycolic acid Copolymer, polyvynil alcohol, palmitoyl heptapeptide-18, caprylyl Glycol, glyseryl caprylate, phenyl propanol, oligopeptide-1, squalane, ubiquinone, tocopheryl acetate, Hydroxyethylcellulose, disodium phosphate, sodium phosphate, polysorbate 60, sodium nitrate, glyoxal, ethoxydiglycol, hyaluronic acid
Bahan-Bahan Kunci (Key Ingredients) dan Fungsinya:
Niacinamide: Dikenal sebagai Vitamin B3, niacinamide memiliki berbagai manfaat. Ia berfungsi sebagai pencerah kulit (skin brightening), membantu sintesis ceramide untuk memperkuat skin barrier, serta menyeimbangkan produksi sebum. Selain itu, sifat anti-inflamasinya sangat membantu meredakan peradangan. Niacinamide juga berperan dalam memperkuat pertahanan kulit terhadap efek buruk sinar UV dan blue light.
Alpha Arbutin: Merupakan alternatif yang lebih aman dan alami dibandingkan hydroquinone. Cara kerjanya adalah melepaskan hydroquinone dalam jumlah kecil secara bertahap untuk menghambat enzim tyrosinase, yang bertanggung jawab dalam pembentukan pigmentasi. Berbeda dengan hydroquinone yang merusak sel melanosit, alpha arbutin bekerja lebih lembut tanpa merusak sel penghasil pigmen. Penggunaan yang direkomendasikan berkisar antara 0,2% hingga 2%.
Hydrolyzed Collagen: Molekul kolagen yang telah dipecah menjadi ukuran lebih kecil, memungkinkannya menembus lebih dalam ke lapisan kulit. Kolagen memiliki kemampuan mengikat air yang kuat, memberikan hidrasi yang sangat baik. Ia membentuk lapisan kaya air di permukaan kulit, mencegah penguapan kelembapan, dan menjaga kulit tetap lembap.
Retinal: Juga dikenal sebagai retinaldehyde, ini adalah bentuk Vitamin A dalam produk over-the-counter (OTC) yang paling ampuh. Retinal hanya memerlukan satu tahap konversi untuk menjadi aktif di dalam kulit. Diklaim 11 kali lebih efektif daripada retinol dalam memperbaiki jaringan kulit di malam hari, merangsang produksi kolagen, dan memberikan kilau pada kulit. Retinal juga memiliki sifat antibakteri yang bermanfaat untuk mengatasi kulit berjerawat.
Ascorbic Acid: Merupakan bentuk Vitamin C yang paling murni dan aktif. Ia bekerja langsung tanpa perlu tahap konversi. Fungsi utamanya sebagai antioksidan yang kuat, efektif pada konsentrasi 5-20%. Ascorbic acid juga memicu produksi kolagen dan membantu memudarkan pigmentasi serta bekas jerawat.
Phospholipids: Salah satu jenis lipid yang identik dengan kulit (skin identical). Phospholipids merupakan komponen penting dari skin barrier, berfungsi sebagai pelindung kulit dari penguapan kadar air, infeksi bakteri, polusi, dan agresor eksternal lainnya.
Sodium Palmitoyl Proline (and) Nymphaea Alba Flower Extract (Aminovector™): Bahan ini membantu mengurangi stres pada kulit, memiliki sifat anti-inflamasi, dan menenangkan. Sangat baik untuk merawat kulit sensitif. Aminovector™ juga memiliki kemampuan mencerahkan kulit dengan cara mengurangi hiperpigmentasi.
Cholesterol: Bahan yang identik dengan kulit (skin identical ingredient) dan merupakan bagian dari skin barrier alami. Fungsinya sebagai emolien dan membantu melindungi kulit dari ancaman luar.
Mengandung 5 Ceramide:
- Ceramide NP
- Ceramide NS
- Ceramide EOs
- Ceramide EOp
- Ceramide AP
Ceramide sangat penting untuk memperbaiki skin barrier. Dengan memperkuat fungsi penghalang kulit, ceramide membantu mencegah kulit menjadi mudah sensitif dan iritasi.
Caprooyl Phytosphingosine: Merupakan kombinasi asam lemak caproic acid dan phytosphingosine. Bahan ini bersifat skin identical karena secara alami diproduksi oleh kulit. Fungsinya untuk mendukung dan memperbaiki skin barrier serta mencegah Trans-Epidermal Water Loss (TEWL). Bahan ini efektif pada konsentrasi rendah, sekitar 0.02-0.2%, karena kulit hanya membutuhkan secukupnya.
Caprooyl Sphingosine: Berbahan dasar caproic acid dan sphingosine, bahan ini juga bersifat skin identical. Fungsinya adalah mengganti komponen lipid kulit yang hilang akibat pembersih wajah atau faktor lain. Ia mendukung perbaikan skin barrier, mencegah penguapan air, dan menjaga kelembapan kulit. Dosis dalam formula produk ini sangat kecil, berkisar antara 0.00033-0.00065%.
Ascorbyl Palmitate: Merupakan turunan Vitamin C yang memiliki kemampuan antioksidan, mencerahkan kulit (skin brightening), dan merangsang produksi kolagen (collagen booster). Namun, jenis Vitamin C ini dianggap yang paling lemah di antara turunan Vitamin C lainnya.
Tocopherol: Dikenal sebagai Vitamin E. Berfungsi sebagai antioksidan, melembapkan kulit (skin moisturizing), dan membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB.
Nicotiana Benthamiana Hexapeptide-40 SH-Polypeptide-76 (Reneseed™): Bahan ini mengandung Transforming Growth Factor Beta-2 (TGFβ-2) tiruan yang dihasilkan dari tanaman nicotiana benthamiana. TGFβ-2 berperan dalam produksi protein pada lapisan luar kulit (ekstraselular matrix) dan lemak pada lapisan epidermis, sehingga membuat kulit lebih sehat dan terlindungi. Reneseed™ memiliki kemampuan mirip retinol dan retinoic acid dalam meningkatkan produksi kolagen tipe I untuk kekencangan kulit. Bahan ini diklaim dapat mengembalikan kecantikan alami kulit dengan manfaat anti-penuaan dan membantu mengurangi tampilan pori-pori. Keunggulannya adalah aman digunakan untuk perawatan pagi maupun malam hari.
Chamomile Recutita Flower Extract: Ekstrak chamomile dikenal luas karena sifatnya yang menenangkan. Sering digunakan dalam produk perawatan kulit untuk meredakan peradangan dan mengurangi iritasi.
Tetradecyl Aminobutyroylvalylaminobutyric Urea Trifluoroacetate (Syn-Hycan): Merupakan bahan yang berkomunikasi dengan sel (cell-communicating ingredient). Syn-Hycan adalah tripeptide sintetis dengan tiga asam amino. Molekulnya berukuran kecil (
Mengandung 5 Peptide:
- Palmitoyl Tripeptide-5
- Acetyl Hexapeptide-8
- Palmitoyl Hexapeptide-52
- Palmitoyl Heptapeptide-18
- Oligopeptide-1
Secara umum, peptide bertindak sebagai agen anti-penuaan dengan menstimulasi produksi kolagen, menjaga elastisitas, dan meremajakan kulit.
Calendula Officinalis Flower Extract: Calendula memiliki sifat antibakteri dan antijamur alami yang dapat membantu mengatasi masalah kulit. Selain itu, sifat anti-inflamasinya efektif mengurangi peradangan pada kulit.
Asparagopsis Armata Extract: Termasuk jenis alga merah, ekstrak ini memiliki properti antioksidan, melembapkan kulit (skin moisturizing), dan anti-inflamasi.
Hibiscus Sabdariffa Extract: Ekstrak bunga rosella ini mengandung asam alami (malic acid dan citric acid) yang berfungsi sebagai natural AHA. Bunga rosella juga kaya akan Vitamin C dan antioksidan yang berperan dalam mencerahkan kulit (skin brightening) dan melindungi kulit (skin-protectant).
Squalane: Dapat berasal dari sumber hewani (hati ikan cod) atau nabati (minyak zaitun, minyak jojoba, dll.). Squalane adalah pelembap yang sangat baik karena bersifat skin identical. Ia mampu mengunci kelembapan tanpa terasa lengket di kulit (cosmetically elegant), tidak berminyak (non-greasy), dan cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak dan rentan berjerawat karena tidak menyumbat pori-pori.
Ubiquinone: Antioksidan super yang tidak hanya melindungi kulit dari stres oksidatif, tetapi juga memberikan efek “energi” pada kulit, membuatnya lebih kenyal, kencang, dan segar.
Tocopheryl Acetate: Bentuk Vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan, pelembap kulit, dan membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB.
Hyaluronic Acid: Bahan yang identik dengan kulit (skin identical) ini berfungsi sebagai humektan yang sangat efektif dalam menghidrasi kulit. Kemampuannya mengikat air bisa mencapai 1000 kali berat molekulnya sendiri.
Bahan Pelengkap (Supporting Ingredients) dan Fungsinya:
- Aqua: Air sebagai basis utama formulasi.
- Pentylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster), dan humektan.
- Propanediol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif (penetration enhancer), dan humektan.
- Dipropylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Glycerine: Pelarut, bahan yang identik dengan kulit (skin identical), dan humektan.
- Caprylic Capric Triglyceride: Berfungsi sebagai emolien.
- Butylene Glycol: Pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Ceteareth-25: Berfungsi sebagai pengemulsi.
- Cetyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, menambah volume formula, sekaligus penstabil emulsi.
- Behenic Acid: Asam lemak yang berfungsi sebagai emolien, menambah volume formula, sekaligus penstabil emulsi.
- Ethylhexylglycerin: Berfungsi sebagai peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster) dan humektan.
- Phenoxyethanol: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 1%.
- Lecithin: Berfungsi sebagai pengemulsi, emolien, dan humektan.
- Glyseryl Stearate (dan) Glyseryl Oleate: Berfungsi sebagai pengemulsi.
- Citric Acid: Pengatur pH yang bersifat asam.
- Sodium Benzoate (dan) Potassium Sorbate: Kombinasi pengawet.
- Magnesium Chloride: Berfungsi untuk meningkatkan viskositas formula.
- Propylene Glycol: Pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Ammonium Acryloyldimethyl Taurate VP Copolymer: Pengental sintetis.
- Xanthan Gum: Pengental alami.
- Lactic Acid/Glycolic Acid Copolymer: Polimer berbasis AHA (AHA-based Polymer) yang dirancang untuk meningkatkan sistem penghantaran bahan aktif berukuran mikro-molekul, sehingga bahan aktif dapat meresap lebih dalam dan menargetkan sasarannya.
- Polyvinyl Alcohol: Berfungsi sebagai pembentuk lapisan film (film former) dan pengontrol viskositas.
- Caprylyl Glycol: Berfungsi sebagai peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster) dan emolien.
- Glyseryl Caprylate: Berfungsi sebagai pengemulsi.
- Phenyl Propanol: Komponen alami dengan aroma harum, berfungsi sebagai peliang (masking) aroma yang kurang sedap, dan memiliki sifat antimikroba (preservatives booster).
- Hydroxyethylcellulose: Pengental alami.
- Disodium Phosphate (dan) Sodium Phosphate: Berfungsi sebagai penyangga (buffering) untuk menjaga kestabilan pH formula.
- Polysorbate 60: Berfungsi sebagai pengemulsi.
- Sodium Nitrate (dan) Glyoxal: Berfungsi sebagai pengawet.
- Ethoxydiglycol: Pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, dan peningkat efektivitas bahan aktif (active booster).
Kesimpulan Mengenai Elsheskin Advance Retinal Serum
✔️Elsheskin Advance Retinal Serum diperkaya dengan lebih dari 20 bahan kunci yang difokuskan untuk perawatan anti-aging dan pencerahan kulit.
✔️Kombinasi bahan yang sangat baik untuk anti-aging meliputi: 0,2% pure Retinal, 1% raneseed (dalam bentuk kompleks), Syn-Hycan, dan 5 peptide.
✔️Untuk manfaat skin brightening, serum ini mengandung: niacinamide, 1% alpha arbutin, Aminovector™, dan ascorbic acid.
Q: Apakah kombinasi pure Retinal dan ascorbic acid dalam satu produk dapat menyebabkan iritasi?
A: Tidak perlu khawatir, Gaes. Konsentrasi ascorbic acid dalam produk ini sangat rendah, kurang dari 1%. Selain itu, penggunaan bertahap memungkinkan kulit untuk beradaptasi. Meskipun secara umum kedua bahan ini tidak disarankan dicampur karena potensi iritasi, formulasi yang tepat dengan kadar yang gentle seharusnya tidak menimbulkan masalah.
✔️Serum ini mengandung kompleks ceramide yang berfungsi merawat dan melindungi skin barrier, sehingga membantu meminimalkan potensi efek samping dari Retinal.
✔️Direkomendasikan untuk rutinitas perawatan malam (PM routine).
✔️Bebas Alkohol (No Alcohol).
✔️Bebas pewangi (No fragrance).
✔️Bebas paraben (No Paraben).
✔️Bebas minyak esensial (No Essential Oil).
✔️Bebas minyak (Oil free) dan tidak menyumbat pori-

Leave a Reply