Home » Cek Ingredients Lucienne Pro Cream

Cek Ingredients Lucienne Pro Cream

Cek Ingredients Lucienne Pro Cream

GoNaturalCare.com – Lucienne Retinol Pro Cream adalah sebuah inovasi dalam perawatan kulit malam, diformulasikan secara khusus untuk memberikan solusi komprehensif bagi berbagai permasalahan kulit. Dengan kandungan utama 2% Retinol Encapsulated yang dipadukan dengan bakuchiol, collagen, vitamin C, Vitamin E, dan Hyaluronic acid, krim ini dirancang untuk menghadirkan wajah yang lebih cerah, kencang, dan awet muda.

Krim malam ini diklaim sangat cocok untuk berbagai jenis kulit, mulai dari kulit remaja, kulit sensitif, hingga penggunaan rutin setiap malam. Keunggulannya terletak pada formulasi bebas alkohol dan fragrance, yang secara signifikan mengurangi risiko iritasi pada kulit.

Manfaat utama yang ditawarkan Lucienne Retinol Pro Cream meliputi:

  • Mencerahkan wajah dan mengencangkan kulit secara signifikan dengan pemakaian rutin.
  • Memperbaiki tekstur kulit, meningkatkan elastisitas, serta meregenerasi sel-sel kulit wajah.
  • Membantu dalam penanganan jerawat.
  • Menjaga dan memperkuat lapisan pelindung kulit (skin barrier).
  • Memberikan efek glowing alami pada wajah.

Cara penggunaan yang disarankan adalah sebagai berikut:

1. Pastikan wajah dalam keadaan bersih.

2. Oleskan krim secara tipis-tipis ke seluruh area wajah dan leher.

3. Tepuk-tepuk lembut selama kurang lebih 30 detik hingga krim meresap sempurna.

4. Lanjutkan dengan langkah perawatan kulit berikutnya.

Produk ini telah terdaftar di BPOM dengan nomor registrasi NA18200101202.

Ingredient Lucienne Retinol Pro Cream

Penjelasan Mendalam Mengenai Ingredients Lucienne Retinol Pro Cream

Daftar lengkap ingredients yang terkandung dalam Lucienne Retinol Pro Cream adalah sebagai berikut: Aqua, dimethicone, cetearyl olivate, dimethicone/Vinyl dimethicone crosspolymer, lactobacillus/collagen mesembryanthemum crystallinum leaf extract ferment lysate, sorbitan olivate, caprylic capric triglyceride, bakuchiol, trehalose, ascorbyl glucoside, panthenol, allantoin, tocopherol, arginine, pentaerythrityl Tetra-di-t-butylhydroxycinnamate, betaine salicylate, polyglutamic acid, sodium hyaluronate, retinol, sodium ascorbate, epigallocatechin gallate, BHT, BHA, hydrolyzed Hyaluronic acid, hydroxypropyltrimonium hyaluronate, sodium acetylated hyaluronate, coenochloris signiensis extract, phenoxyethanol, maltodextrin, acrylates/sodium acrylolyl dimethyl taurate Copolymer, Chlorphenesin, carbomer, tromethamine, c13-14 Isoparaffin, poloxamer 234, butylene Glycol, glyserine, 1,2 hexanediol, ethylhexyl glyserine, polysorbate 20, disodium edta, C11-15 isoalkanes, laureth-7, trideceth-9, lecithin, polyacrylamide.

Kandungan Utama (Key Ingredients) yang Berperan Penting

Berikut adalah penjelasan mengenai beberapa key ingredients yang memberikan manfaat signifikan:

lactobacillus/collagen mesembryanthemum crystallinum leaf extract ferment lysate: Merupakan probiotik yang dihasilkan dari fermentasi daun ice plant (mesembryanthemum crystallinum leaf extract) yang kaya kolagen menggunakan bakteri lactobacillus. Bahan ini memiliki sifat anti-aging, meningkatkan elastisitas kulit, memberikan hidrasi maksimal, serta membantu mengurangi tampilan kulit kering, kasar, dan kusam. Sangat baik untuk menenangkan kulit (soothing) dan menjaga integritas skin barrier, sekaligus menyeimbangkan mikrobioma kulit agar terlindungi dari ancaman eksternal.

bakuchiol: Senyawa antioksidan dan anti-aging yang diekstraksi dari tanaman psoralea corylifolia atau dikenal sebagai babchi. Bakuchiol dianggap sebagai alternatif retinol yang lebih alami, aman, dan minim efek samping. Manfaat anti-aging-nya didapat dari kemampuannya merangsang sintesis kolagen tipe 1, 3, dan 4, serta menghambat enzim MMP yang dapat merusak jaringan kolagen. Sebuah studi dalam Journal of Cosmetic Dermatology menunjukkan bahwa bakuchiol 2% mampu meningkatkan produksi kolagen dan elastin, serta mengurangi kerutan dan garis halus.

trehalose: Gula alami yang ditemukan pada beberapa jenis tanaman, seperti kaktus. Trehalose memiliki kemampuan mengikat air yang sangat baik, sehingga mampu mempertahankan kelembapan kulit dalam jangka waktu lebih lama.

ascorbyl glucoside: Turunan Vitamin C yang lebih stabil dan mudah diformulasikan. Memiliki tiga fungsi utama: sebagai antioksidan, pencerah kulit (skin brightening), dan peningkat produksi kolagen (collagen booster).

panthenol: Merupakan Pro-vitamin B5 yang berfungsi melembapkan kulit dengan membantu produksi lipid esensial untuk kekuatan dan kesehatan lapisan kulit. Panthenol juga memiliki sifat anti-inflamasi dan pelindung kulit (skin-protecting), efektif mengurangi iritasi akibat bahan lain, serta membantu proses penyembuhan luka.

allantoin: Senyawa alami yang berasal dari tanaman Comfrey. Allantoin memiliki kemampuan menenangkan kulit (soothing), meredakan peradangan (anti-inflamasi), dan mempercepat proses pemulihan luka pada kulit.

tocopherol: Dikenal sebagai Vitamin E, yang berfungsi sebagai antioksidan kuat untuk melindungi kulit dari dampak buruk sinar UVB. Selain itu, Tocopherol juga berperan melindungi formula produk agar tidak mudah teroksidasi.

arginine: Asam amino semi-esensial dan merupakan bahan yang identik dengan kulit (skin identical). Secara alami ditemukan pada biji labu, daging, dan susu. Arginine menawarkan tiga manfaat utama: sebagai antioksidan kuat, humektan (menarik kelembapan), dan peningkat produksi kolagen. Bahan ini juga dapat membantu mengurangi sensasi tingling yang kadang timbul akibat penggunaan lactic acid.

betaine salicylate: Kombinasi antara salicylic acid dan betaine (pelembap ringan). Bahan ini berfungsi sebagai eksfolian ringan, pelembap alami, dan agen penghalus kulit. Betaine salicylate memiliki kelembutan dua kali lipat dibandingkan salicylic acid murni (4% Betaine Salicylate setara dengan 2% Salicylic Acid).

polyglutamic acid: Berbasis asam amino glutamat dan termasuk dalam kategori skin identical. Kemampuannya dalam mengikat air dan mempertahankan kelembapan kulit 3-5 kali lebih baik daripada hyaluronic acid. Bahan ini sangat baik untuk menjaga kesehatan skin barrier.

retinol: Merupakan salah satu bahan anti-aging yang paling terbukti secara ilmiah dan tersedia secara luas (OTC). Agar dapat bekerja efektif, retinol memerlukan dua tahap konversi di dalam kulit menjadi retinaldehyde, lalu menjadi all-trans Retinoid acid. Umumnya, retinol 10-20 kali lebih lembut dibandingkan retinoic acid. Penggunaannya dapat membuat kulit tampak lebih halus (mengurangi kerutan), kencang, dan merata warnanya, serta efektif dalam merawat kulit berjerawat.

sodium ascorbate: Salah satu turunan Vitamin C yang terdiri dari 89% ascorbic acid dan 11% garam natrium. Saat diaplikasikan ke kulit, bahan ini akan dikonversi menjadi ascorbic acid, sehingga memberikan manfaat antioksidan, mencerahkan kulit, dan merangsang produksi kolagen. Vitamin C jenis ini lebih stabil, minim iritasi, dan lebih dapat ditoleransi dibandingkan ascorbic acid murni.

epigallocatechin gallate: Dikenal juga sebagai EGCG, merupakan senyawa bioaktif yang ditemukan dalam daun teh hijau. EGCG adalah antioksidan potensial dengan kemampuan anti-inflamasi dan antikarsinogenik.

Mengandung 4 jenis Hyaluronic Acid: Formulasi ini diperkaya dengan empat jenis hyaluronic acid untuk hidrasi yang optimal di seluruh lapisan kulit:

  • sodium hyaluronate
  • hydrolyzed Hyaluronic acid
  • hydroxypropyltrimonium hyaluronate
  • sodium acetylated hyaluronate

Kombinasi hyaluronic acid dengan berbagai ukuran molekul ini memastikan hidrasi yang menyeluruh pada setiap lapisan kulit.

coenochloris signiensis extract: Dikenal sebagai Snoweed extract, bahan ini kaya akan antioksidan, protein, asam amino, vitamin, mineral, dan polisakarida. Fungsinya untuk menutrisi, menghidrasi, melindungi kulit, serta memberikan efek anti-aging.

Baca juga : Cek Ingredients Saniye High Coverage Liquid Concealer

Bahan Pelengkap (Supporting Ingredients)

Bahan-bahan pelengkap berikut turut berkontribusi pada kinerja dan tekstur produk:

  • Aqua: Air sebagai basis utama formulasi.
  • dimethicone: Silicone emollient semi-oklusif yang membantu mengunci kelembapan dan memberikan sensasi kulit yang halus dan licin.
  • cetearyl olivate: Berfungsi sebagai emollient, pengemulsi, dan pelembap kulit. Bahan ini berasal dari minyak zaitun.
  • dimethicone/Vinyl dimethicone crosspolymer: Berupa bubuk silikon yang berfungsi meningkatkan kekentalan formula dan menciptakan efek kulit yang halus, kering, dan terasa seperti beludru.
  • sorbitan olivate: Berfungsi sebagai pengemulsi yang terbuat dari sorbitol (alkohol gula alami) dan minyak zaitun. Bahan ini bersifat biodegradable, tidak beracun, dan tidak menyebabkan iritasi.
  • caprylic capric triglyceride: Berfungsi sebagai emollient untuk melembutkan dan menghaluskan kulit.
  • pentaerythrityl Tetra-di-t-butylhydroxycinnamate: Antioksidan yang membantu mencegah degradasi formula produk. Merupakan alternatif yang lebih baik dibandingkan BHT.
  • BHT (and) BHA: Antioksidan sintetis yang melindungi formula agar tidak mudah teroksidasi.
  • phenoxyethanol: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 1%.
  • maltodextrin: Berfungsi sebagai pengental alami.
  • acrylates/sodium acrylolyl dimethyl taurate Copolymer: Pengental sintetis yang membantu menciptakan tekstur yang diinginkan.
  • Chlorphenesin: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 0,25%.
  • carbomer: Pengental sintetis yang umum digunakan dalam produk perawatan kulit.
  • tromethamine: pH adjuster yang bersifat basa, membantu menyeimbangkan pH produk.
  • c13-14 Isoparaffin: Campuran hidrokarbon yang berasal dari minyak bumi, berfungsi sebagai emollient, pelarut, dan peningkat tekstur produk.
  • poloxamer 234: Berfungsi sebagai pengemulsi.
  • butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
  • glyserine: Berfungsi sebagai pelarut, bahan yang identik dengan kulit, dan humektan.
  • 1,2 hexanediol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat kinerja pengawet, dan humektan.
  • ethylhexyl glyserine: Berfungsi sebagai peningkat kinerja pengawet dan humektan.
  • polysorbate 20: Berfungsi sebagai pengemulsi.
  • disodium edta: Agen pengkelat yang menetralkan ion logam untuk menjaga stabilitas formula.
  • C11-15 isoalkanes: Berfungsi sebagai pelarut.
  • laureth-7 (dan) trideceth-9: Berfungsi sebagai pengemulsi.
  • lecithin: Berfungsi sebagai pengemulsi, membantu penyerapan bahan aktif, dan sebagai humektan.
  • polyacrylamide: Pengental sintetis yang membantu memberikan tekstur pada produk.

Kesimpulan dan Poin Penting

✔️ Lucienne Retinol Pro Cream mengandung 15 key ingredients yang berfokus pada perawatan anti-aging.

✔️ Kombinasi bahan seperti bakuchiol, lactobacillus/collagen mesembryanthemum crystallinum, betaine salicylate, dan 2% encapsulated retinol sangat baik untuk perawatan anti-aging. Namun, konsentrasi pure retinol aktifnya tidak diketahui secara pasti.

✔️ Terdapat varian Lucienne Retinol Barrier Cream dengan 0,05% Retinol yang direkomendasikan untuk pemula dan kulit sensitif. Informasi mengenai daftar ingredients lengkapnya masih menunggu ketersediaan.

✔️ Bahan-bahan yang bermanfaat untuk hidrasi dan penguatan skin barrier meliputi: collagen mesembryanthemum, panthenol, trehalose, arginine, polyglutamic acid, dan empat jenis hyaluronic acid.

✔️ Produk ini diperkaya dengan turunan Vitamin C, yaitu ascorbyl glucoside dan sodium ascorbate, yang membantu mencerahkan kulit dan merangsang sintesis kolagen.

✔️ Kombinasi Vitamin C, Vitamin E, dan Epigallocatechin bertindak sebagai antioksidan yang efektif menetralisir radikal bebas penyebab penuaan dini.

✔️ Produk ini dirancang untuk rutinitas malam (PM routine) dan dapat digunakan setiap malam. Namun, untuk penggunaan awal, disarankan untuk menggunakannya 2-3 kali seminggu.

Peringatan: Pengguna mungkin mengalami pengelupasan kulit ringan, yang merupakan tanda pelepasan sel kulit mati setelah pemakaian ke-4 atau ke-5. Proses ini biasanya berlangsung selama 5-7 hari, setelah itu kulit akan tampak lebih bersih, cerah, dan glowing.

✔️ Bebas alkohol.

✔️ Bebas fragrance.

✔️ Bebas paraben.

✔️ Bebas minyak (Oil free).

Memiliki potensi komedogenik rendah, yang ditunjukkan oleh salah satu bahan:

  • Dimethicone (1)

Tidak aman untuk fungal acne karena mengandung bahan seperti cetearyl olivate, sorbitan olivate, polysorbate 20.

✔️ Diklaim ideal untuk semua jenis kulit, terutama kulit yang kendur, kusam, berminyak, rentan berjerawat (acne prone), dan mulai menunjukkan tanda-tanda penuaan dini.

Bahan yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil dan menyusui: Retinol. Sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum penggunaan.

✔️ Produk lokal yang telah terdaftar BPOM dan bersertifikat halal.

Diproduksi oleh: PT. Nose Herbalindo

Didistribusikan oleh: PT. Lucienne Kosmetika Indonesia. Yogyakarta Jawa Tengah

✔️ Harga: Rp 139.000 untuk kemasan 20ml.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *