GoNaturalCare.com – HNI Beauty Night Cream merupakan produk perawatan kulit malam yang dirancang khusus untuk meregenerasi dan meremajakan kulit saat Anda beristirahat. Krim ini diformulasikan dengan kekayaan bahan-bahan herbal alami, dipadukan dengan bahan aktif modern seperti niacinamide, vitamin C, dan Resveratrol. Tujuannya adalah untuk memberikan perawatan anti-penuaan yang komprehensif, mulai dari mengatasi tanda-tanda penuaan dini, mencerahkan kulit, hingga menjaga kelembapan dan melindungi lapisan pelindung kulit.
Produk ini menawarkan beberapa manfaat utama bagi kulit:
- Merawat kulit secara intensif selama periode malam hari.
- Membantu mencerahkan warna kulit agar tampak lebih bercahaya.
- Melawan berbagai tanda penuaan dini seperti garis halus dan kerutan.
- Memberikan kelembapan yang dibutuhkan dan memperkuat skin barrier.
Untuk mendapatkan hasil optimal, cara penggunaan HNI Beauty Night Cream cukup sederhana:
- Pastikan wajah dalam keadaan bersih sebelum aplikasi.
- Ambil krim malam secukupnya, aplikasikan secara merata ke seluruh wajah.
- Pijat lembut hingga krim meresap sempurna ke dalam kulit.
- Gunakan secara rutin setiap malam.
|
|
| Kandungan HNI Beauty Night Cream |
Rincian Kandungan HNI Beauty Night Cream
Daftar Bahan Lengkap: Aqua, propanediol, acrylates Copolymer, c13-14 Isoparaffin, laureth-7, glyseryl stearate, cetyl alcohol, peg-75 stearate, ceteth-20, steareth-20, niacinamide, olea Europea oil, ethylhexyl methoxycinnamate, butylmethoxydibenzoylmethane, benzophenone-3, butylene Glycol, phospholipids, phenoxyethanol, butylene Glycol, glycyrrhiza Glabra Licorice root extract, Centella Asiatica leaf extract, ethyl ascorbic acid, glyserine, glycine soja seed extract, acetyl hexapeptide-8, cetyl alcohol, Chamomile Recutita flower extract, Resveratrol, ethylhexylglycerin, sea cucumber extract, allantoin, tocopherol, disodium edta, sodium hyaluronate.
Bahan-Bahan Utama (Key Ingredients)
Niacinamide: Juga dikenal sebagai Vitamin B3, bahan ini memiliki banyak fungsi penting. Ia berperan sebagai pencerah kulit, memberikan efek antioksidan, membantu sintesis ceramide untuk memperkuat skin barrier, mengatur produksi sebum, serta memiliki sifat anti-inflamasi. Niacinamide juga efektif melindungi kulit dari dampak buruk radiasi UV dan blue light dengan meningkatkan kemampuan pertahanan alami kulit.
Olea Europea Oil (Minyak Zaitun): Minyak zaitun kaya akan asam lemak seperti oleic acid, linoleic acid, dan palmitic acid. Kandungannya yang kaya akan antioksidan polyphenol, tocopherol, carotenoid, dan squalene menjadikannya pelembap dan nutrisi yang sangat baik untuk kulit. Minyak zaitun sangat direkomendasikan untuk jenis kulit kering.
Phospholipids: Merupakan lipid alami yang identik dengan kulit. Bahan ini memiliki fungsi utama melembapkan, memperbaiki, serta merawat dan memelihara integritas skin barrier. Phospholipids sangat membantu dalam membangun kembali lipid barrier pada kulit yang kering dan pecah-pecah, sehingga mengembalikan kelembapannya.
Glycyrrhiza Glabra Licorice Root Extract (Ekstrak Akar Manis/Licorice): Bahan ini sangat populer sebagai agen pencerah yang aman. Senyawa utamanya, glabridin, membantu menghambat pembentukan pigmentasi, sementara glycyrrhizin efektif meredakan peradangan pada kulit.
Centella Asiatica Leaf Extract (Ekstrak Daun Pegagan): Ekstrak cica ini mengandung senyawa aktif seperti asiaticoside, madecassoside, madecassic acid, dan asiatic acid. Manfaatnya meliputi menenangkan kulit, anti-inflamasi, membantu meredakan kemerahan, serta mempercepat proses pemulihan luka pada kulit.
Ethyl Ascorbic Acid: Merupakan turunan Vitamin C yang sangat efektif dan stabil. Bahan ini berfungsi sebagai antioksidan, pencerah kulit, dan stimulator produksi kolagen. Keunggulannya adalah kemampuannya larut dalam air maupun minyak, memungkinkan penetrasi yang lebih dalam ke kulit tanpa menyebabkan iritasi, karena pH-nya mendekati pH alami kulit.
Glycine Soja Seed Extract (Ekstrak Biji Kedelai): Ekstrak biji kedelai mengandung bioaktif seperti flavonoids, isoflavon, genistein, dan diadzein yang memiliki potensi antioksidan dan anti-inflamasi. Selain itu, kandungan soybean trypsin inhibitor (STI) di dalamnya membantu menghambat proses pigmentasi kulit.
Acetyl Hexapeptide-8: Peptide anti-penuaan ini diklaim memiliki efek serupa botox. Ia bekerja menargetkan kerutan halus, terutama pada area smile line (garis senyum) dan crow’s feet (kerutan di sudut mata).
Chamomile Recutita Flower Extract (Ekstrak Bunga Chamomile): Dikenal luas karena sifatnya yang menenangkan. Ekstrak ini sering digunakan dalam produk perawatan kulit untuk meredakan peradangan dan mengurangi iritasi pada kulit.
Baca juga : Cek Ingredients House of Beauty Pure White Booster Glowing Serum X50
Resveratrol: Senyawa antioksidan kuat yang diekstrak dari buah anggur merah. Resveratrol memiliki kemampuan anti-inflamasi dan anti-karsinogenik. Ia juga berpotensi melindungi kulit dari paparan sinar UV dan stres oksidatif, sehingga berkontribusi dalam pencegahan penuaan dini. Dosis penggunaan yang umum adalah 0,5-3%.
Sea Cucumber Extract (Ekstrak Teripang): Ekstrak teripang kaya akan kolagen, protein, dan asam amino yang esensial untuk menjaga elastisitas kulit. Selain itu, kandungan antioksidannya membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.
Allantoin: Senyawa alami yang berasal dari tanaman Comfrey. Allantoin memiliki kemampuan menenangkan kulit (soothing), anti-inflamasi, dan membantu mempercepat proses penyembuhan luka pada kulit.
Tocopherol: Dikenal sebagai Vitamin E, bahan ini berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi kulit. Selain itu, ia juga melindungi formulasi produk agar tidak mudah teroksidasi.
Sodium Hyaluronate: Merupakan bentuk garam dari hyaluronic acid dengan berat molekul tinggi. Bahan ini bekerja di permukaan kulit, membentuk lapisan pelindung non-oklusif yang membantu mencegah kehilangan air transepidermal (TEWL) dan menjaga keutuhan skin barrier.
Agen Pelindung Matahari (Sunscreen Agents)
Ethylhexyl Methoxycinnamate (Octinoxate): Agen sunscreen kimiawi generasi lama ini berfungsi menyerap sinar UVB. Namun, ia tidak stabil secara fotokimia, di mana nilai SPF-nya dapat berkurang sekitar 10% setelah 35 menit terpapar sinar matahari.
Butylmethoxydibenzoylmethane (Avobenzone): Dikenal sebagai Avobenzone, filter UV kimiawi ini bertugas menyerap sinar UVA. Avobenzone juga tidak stabil terhadap cahaya, dengan potensi penurunan efektivitas hingga 36% setelah satu jam terpapar sinar matahari langsung. Bahan ini dianggap cukup aman karena tidak memengaruhi aktivitas estrogen. Di Amerika Serikat, konsentrasi maksimum yang diizinkan adalah 3-5%.
Benzophenone-3 (Oxybenzone): Merupakan penyerap UVB yang sangat stabil dan tidak mudah terdegradasi oleh paparan UV. Meskipun demikian, kemampuannya melindungi kulit tergolong lemah, sehingga memerlukan kombinasi dengan agen sunscreen lain. Dosis penggunaannya berkisar antara 0,1-6%, dengan batas maksimum yang diizinkan adalah 6%.
Bahan Pelengkap Lainnya
- Aqua: Air, sebagai pelarut utama.
- Propanediol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan (menjaga kelembapan).
- Acrylates Copolymer: Agen pengental sintetis untuk memberikan tekstur pada krim.
- C13-14 Isoparaffin: Campuran hidrokarbon dari minyak bumi yang berfungsi sebagai emolien (pelembut), pelarut, dan peningkat tekstur produk.
- Laureth-7: Berperan sebagai agen pengemulsi, membantu mencampurkan bahan berbasis minyak dan air.
- Glyceryl Stearate: Juga berfungsi sebagai agen pengemulsi.
- Cetyl Alcohol: Merupakan alkohol lemak yang bertindak sebagai emolien, penambah volume, sekaligus penstabil emulsi.
- PEG-75 Stearate (dan) Ceteth-20 (dan) Steareth-20: Kelompok bahan yang bekerja sebagai agen pengemulsi.
- Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Phenoxyethanol: Digunakan sebagai pengawet dengan konsentrasi maksimum 1%.
- Butylene Glycol: (Diulang) Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Glycerin: Pelarut, bahan yang identik dengan kulit, dan humektan.
- Cetyl Alcohol: (Diulang) Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien dan penstabil emulsi.
- Ethylhexylglycerin: Berfungsi sebagai peningkat efektivitas pengawet dan humektan.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat yang menetralkan ion logam untuk menjaga kestabilan formula produk.
Kesimpulan Mengenai HNI Beauty Night Cream
✔️ HNI Beauty Night Cream diperkaya dengan 14 bahan utama (key ingredients) yang bekerja sinergis untuk perawatan kulit di malam hari.
✔️ Kombinasi niacinamide, vitamin C, ekstrak licorice, dan antioksidan efektif membantu mencerahkan warna kulit.
✔️ Kandungan seperti ekstrak probiotic, phospholipids, minyak zaitun, dan sodium hyaluronate berkontribusi dalam melembapkan dan memperkuat lapisan pelindung kulit (skin barrier).
✔️ Terdapat kandungan peptide, Resveratrol, dan ekstrak teripang yang berperan menjaga elastisitas kulit dan memberikan efek anti-penuaan.
✔️ Produk ini juga dilengkapi dengan agen UV filter.
Mengenai penambahan agen sunscreen pada krim malam, secara umum hal ini tidak diperlukan karena sunscreen berfungsi melindungi dari paparan sinar matahari yang tidak ada di malam hari. Namun, dalam formulasi HNI Beauty Night Cream, agen sunscreen mungkin ditambahkan untuk melindungi formula itu sendiri dari degradasi akibat paparan cahaya selama penyimpanan atau penggunaan, meskipun bukan untuk perlindungan kulit dari matahari secara langsung.
✔️ Bebas alkohol.
✔️ Bebas paraben.
✔️ Tidak diformulasikan bebas minyak (tidak oil-free).
Produk ini berpotensi menimbulkan komedogenik (penyumbatan pori) karena kandungan berikut:
- Cetyl alcohol (skor potensi komedogenik 3)
- Olea Europea oil (skor potensi komedogenik 2-3)
- Steareth-20 (skor potensi komedogenik 2)
❗ Tidak aman untuk fungal acne karena mengandung olive oil dan glyceryl stearate, serta peg-75 stearate.
✔️ Sangat cocok untuk semua jenis kulit, kecuali bagi yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap pewangi.
❗ Bahan-bahan yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil adalah agen sunscreen kimiawi yang terkandung di dalamnya.
✔️ Merupakan produk lokal yang telah terdaftar di BPOM dan memiliki sertifikasi halal.
✔️ Kisaran harga produk ini adalah Rp70.000 – Rp80.000 untuk kemasan 15 gram.


Leave a Reply