GoNaturalCare.com – Pond’s kembali menghadirkan inovasi terbaru dalam rangkaian produk perawatan anti-agingnya dengan meluncurkan Pond’s Age Miracle Whip Cream. Bagi para penggemar setia Pond’s, terutama yang pernah menggunakan produk Age Miracle versi sebelumnya, krim baru ini tentu menarik untuk dicoba.
Penulis artikel ini memiliki rekam jejak panjang menggunakan produk Pond’s, termasuk Age Miracle Night Cream yang telah dihabiskan hingga dua pot berukuran 50gr. Selain itu, Pond’s Flawless White Night Cream dan Dewy Rose Day Cream juga pernah menjadi bagian dari rutinitas perawatan kulitnya. Meskipun kini lebih banyak menggunakan produk Pond’s dalam bentuk essence, rasa penasaran terhadap formula terbaru Pond’s Age Miracle Whip Cream mendorong keinginan untuk menelaah lebih dalam daftar kandungannya.
Tujuan utama dari penelusuran ini adalah untuk memahami lebih baik apa saja bahan-bahan aktif dan pelengkap yang terkandung dalam Pond’s Age Miracle Whip Cream, serta bagaimana potensi manfaatnya bagi kulit. Siapa tahu, ini bisa menjadi awal untuk kembali menjalin “hubungan baik” dengan produk Pond’s.
|
|
| Pond’s Age Miracle Whip Cream. Foto by hanakrmh FD Member |
Penjelasan Ingredients Pond’s Age Miracle Whip Cream
Ingredients:
Water, dicaprylyl carbonate, niacinamide, hydrogenated poly (c6-14 olefin), glyserine, cetearyl alcohol, dimethicone, capric/capric triglyseride, butylene Glycol, sucrose polystearate, stearyl heptanoate, phenoxyethanol, sodium polyacrylate, sodium stearyl glutamate, stearyl Caprylate, hydrogenated polyisobutene, methyl Paraben, titanium dioxide, propyl Paraben, fragrance, disodium Edta, hexylresorcinol, cetyl alcohol, ceramide NG, Hydrolized milk protein. Retinyl palmitate, retynyl proprionate, helianthus annus (sunflower), seed oil, biosaccharide gum 1, saccharide isomerate, aluminum Hydroxide, tochoperol, BHT, pentylene Glycol, sodium acetylated hyaluronate, sodium hyaluronate, citric acid, sodium citrate, sodium hyaluronate crosspolymer, Hydrolized sodium hyaluronate, ethylhexylglycerin.
Bahan Aktif
Niacinamide
Merupakan Vitamin B3 yang memiliki beragam manfaat untuk kulit. Niacinamide dikenal sebagai agen pencerah kulit (skin-brightening) yang efektif. Selain itu, senyawa ini juga berperan penting dalam merangsang produksi ceramide, komponen vital yang menjaga integritas skin barrier dan kelembapan alami kulit. Bagi pemilik kulit berminyak, niacinamide dapat membantu mengatur produksi sebum (sebium regulating) dan memiliki sifat anti-jerawat serta anti-inflamasi. Pada konsentrasi 4% atau lebih, niacinamide juga menunjukkan potensi sebagai bahan anti-aging.
Hexylresorcinol
Senyawa yang dapat ditemukan secara alami pada bekatul gandum hitam (rye bran). Hexylresorcinol telah lama dikenal dalam industri pangan sebagai agen anti-browning. Dalam dunia kosmetik, kemampuan ‘anti-browning’ ini juga diaplikasikan pada kulit untuk mencegah munculnya noda kecoklatan atau hiperpigmentasi. Penelitian menunjukkan bahwa hexylresorcinol memiliki kemampuan yang signifikan dalam menghambat enzim tyrosinase, yang berperan dalam pembentukan melanin. Konsentrasi 0,5% hexylresorcinol diklaim memiliki efektivitas yang sebanding dengan 2% hydroquinone dalam hal depigmentasi.
Ternyata, di bidang kosmetik, kemampuan
‘anti-browning’ ini juga bekerja pada kulit, yaitu mencegah noda kecoklatan muncul di kulit (depigmentasi).
Penelitian menemukan kemampuan menghambat enzim tyrosinase cukup signifikan. 0,5% hexylresorcinol bisa dibandingkan dengan 2% hydroquinone.
Ceramide NG
Merupakan salah satu dari sembilan jenis ceramide yang ada. Sebagai senyawa yang identik dengan kulit (skin-identical), ceramide NG memiliki fungsi krusial dalam melindungi dan menjaga kesehatan skin barrier. Ia juga berperan penting dalam menjaga tingkat hidrasi kulit agar tetap optimal.
Hydrolyzed Milk Protein
Protein susu yang telah dihidrolisis atau dipecah menjadi asam-asam amino. Bahan ini berfungsi untuk meningkatkan tingkat hidrasi kulit secara instan, menambah kadar kelembapan, dan mencegah kulit menjadi kering.
Retinyl Palmitate
Termasuk dalam keluarga retinoid, Retinyl Palmitate adalah bentuk ester dari retinol yang dikombinasikan dengan palmitic acid. Senyawa ini dapat dianggap sebagai “adik” dari retinol, karena berada satu tingkat di bawahnya dalam hal efektivitas. Agar dapat bekerja pada kulit, Retinyl Palmitate harus melalui proses konversi terlebih dahulu. Prosesnya adalah: Retinyl Palmitate → Retinol → Retinaldehyde → All-trans-retinoic acid. Karena membutuhkan lebih banyak tahapan konversi, Retinyl Palmitate cenderung memiliki efektivitas yang lebih lemah dibandingkan retinol. Dr. Leslie Baumann dalam bukunya, Cosmetic Dermatology, menyatakan bahwa Retinyl Palmitate secara topikal kurang efektif. Namun, kabar baiknya, karena kurang agresif, senyawa ini minim risiko efek samping yang perlu dikhawatirkan.
Dia setingkat di bawah nya retinol. Sebut saja “adik” nya retinol.
Agar bisa bekerja untuk kulit, dia harus di-convert dulu.
Baca juga : Cek Ingredients Marcks’ Moisturizer
Seperti ini proses nya:
retinyl palmitate –> retinol — > retinaldehyde — > all-trans-retinoic acid.
Karena butuh proses konversi yang lebih panjang, bisa dikatakan Retinyl Palmitate ini lemah.
Begini kata ahli: Dr. Leslie Baumann in her fantastic Cosmetic Dermatology book writes that Retinyl Palmitate is topically ineffective.
Intinya, dia tidak begitu efektif jika dibandingkan kakaknya, retinol. ✌️
Kabar baiknya, sang adik tidak se-agresif sang kakak. Jadi nggak ada efek samping yang perlu dikhawatirkan.
Retinyl Propionate
Juga merupakan anggota keluarga retinoid, Retinyl Propionate adalah retinol ester yang dianggap paling efektif di antara ester retinol. Senyawa ini sedikit lebih efektif dibandingkan Retinyl Palmitate. Namun, ia tetap memerlukan tiga tahap konversi (Retinyl Propionate → Retinol → Retinal Dehyde → Retinoid) agar aktif bekerja di kulit. Penelitian menunjukkan bahwa 0,3% Retinyl Propionate cukup efektif dalam mengurangi hiperpigmentasi dan kerutan halus, terutama jika dikombinasikan dengan niacinamide dan peptide. Konsentrasi 0,3% dianggap sebagai ambang batas minimal untuk efektivitasnya. Oleh karena itu, Retinyl Propionate merupakan pilihan yang baik bagi kulit sensitif, reaktif, atau bagi mereka yang baru pertama kali menggunakan produk berbasis retinol, karena cenderung tidak menyebabkan iritasi.
Helianthus Annuus (Sunflower) Seed Oil
Minyak biji bunga matahari kaya akan Vitamin E, yang berfungsi sebagai antioksidan. Selain itu, minyak ini juga mengandung asam lemak yang bermanfaat untuk melembapkan, menutrisi, menenangkan, dan melindungi kulit.
Bio-Saccharide Gum 1
Merupakan hasil fermentasi dari alkohol gula. Bahan ini dikenal sebagai pelembap (humektan) yang sangat baik dan memiliki sifat menenangkan kulit (skin soothing), membantu meredakan iritasi dan kemerahan pada kulit.
Saccharide Isomerate
Bahan yang 100% berasal dari alam. Struktur molekulnya sangat mirip dengan karbohidrat alami yang terdapat pada lapisan kulit. Hal ini menjadikannya agen hidrasi yang sangat efektif, mampu mengikat air dan menjaga kelembapan kulit dalam jangka waktu lama.
Tocopherol
Merupakan Vitamin E, yang memiliki sifat antioksidan kuat. Selain itu, Tocopherol juga berfungsi sebagai pelembap kulit (skin moisturizer) dan melindungi kulit dari paparan sinar UVB.
Sodium Acetylated Hyaluronate
Dikenal sebagai bentuk Hyaluronic Acid (HA) yang ditingkatkan. Molekul HA telah dimodifikasi sedemikian rupa untuk meningkatkan kemampuannya dalam menghidrasi kulit, menjadikannya lebih efektif dibandingkan HA biasa.
Sodium Hyaluronate
Merupakan bentuk garam dari Hyaluronic Acid yang identik dengan kulit. Senyawa ini memiliki kapasitas mengikat air hingga 1000 kali lipat dari beratnya, menjadikannya agen hidrator yang sangat baik.
Sodium Hyaluronate Crosspolymer
Sering disebut sebagai versi super dari hyaluronic acid. Senyawa ini memiliki kapasitas mengikat air lima kali lebih kuat dibandingkan HA biasa, bahkan mencapai 5000 kali lipat. Hal ini memungkinkan Hyacross untuk memberikan kelembapan yang lebih baik dan lebih tahan lama pada kulit.
Hydrolyzed Sodium Hyaluronate
Merupakan sodium hyaluronate dengan ukuran molekul yang lebih kecil, sering disebut sebagai Mini HA. Ukuran molekul yang lebih kecil ini memungkinkannya untuk menembus kulit lebih dalam dan lebih cepat, sehingga efek kelembapan dapat dirasakan secara instan.
Bahan Pelengkap
- Water: Basis utama formula.
- Dicaprylyl Carbonate: Emolien yang memberikan tekstur kulit terasa halus dan kering (velvet dry skin feel).
- Hydrogenated Poly (C6-14 Olefin): Emolien yang membantu meningkatkan kekentalan formula.
- Glycerine: Pelarut, komponen identik kulit (skin-identical), dan humektan yang menarik kelembapan.
- Cetearyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, penambah kekentalan, dan penstabil emulsi.
- Dimethicone: Silikon yang bersifat emolien semi-oklusif. Mengunci kelembapan tanpa menghalangi kulit bernapas, memberikan efek licin, halus, dan sementara menyamarkan garis halus.
- Capric/Capric Triglyceride: Emolien ringan, tidak lengket, dan cocok untuk semua jenis kulit.
- Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Sucrose Polystearate: Pengemulsi alami yang membantu mencampurkan minyak dan air dalam formula.
- Stearyl Heptanoate: Emolien alami berbentuk padat seperti lilin yang menciptakan lapisan hidrofobik (oklusif) untuk mengunci kelembapan, memberikan efek halus tanpa rasa berminyak.
- Phenoxyethanol: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 2%.
- Sodium Polyacrylate: Pengental sintetis yang menambah viskositas formula.
- Sodium Stearoyl Glutamate: Pengemulsi hipoalergenik berbahan dasar asam amino, ramah kulit dan lingkungan.
- Stearyl Caprylate: Emolien semi-oklusif yang bekerja sinergis dengan stearyl heptanoate.
- Hydrogenated Polyisobutene: Emolien yang melembutkan kulit.
- Methyl Paraben: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 0,4%.
- Titanium Dioxide: Agen pengopak (opacifier), pigmen, penyerap minyak, dan agen mattifier.
- Propyl Paraben: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 0,19%.
- Fragrance: Pewangi.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat yang menetralkan ion logam untuk menjaga stabilitas formula.
- Cetyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, penambah kekentalan, dan penstabil emulsi.
- Aluminum Hydroxide: Agen pengopak dan penyerap minyak/agen mattifier.
- BHT: Antioksidan sintetis yang berfungsi sebagai pengawet untuk mencegah oksidasi formula.
- Pentylene Glycol: Pelarut dan peningkat efektivitas pengawet.
- Citric Acid: Pengatur pH yang bersifat asam.
- Sodium Citrate: Bentuk garam dari citric acid, berfungsi sebagai pengatur pH.
- Ethylhexylglycerin: Peningkat efektivitas pengawet dan humektan.
Kesimpulan
✔️ Secara keseluruhan, formulasi Pond’s Age Miracle Whip Cream tampak menjanjikan. Terdapat sejumlah bahan aktif yang bermanfaat, meskipun beberapa di antaranya terletak di urutan akhir daftar komposisi.
✔️ Krim ini mengandung empat agen pencerah kulit utama: niacinamide, hexylresorcinol, retinyl palmitate, dan retinyl propionate.
✔️ Terdapat setidaknya tujuh agen hidrator yang berfungsi untuk mencegah dehidrasi, menjaga kekenyalan kulit, dan sangat bermanfaat bagi kulit kering.
✔️ Kehadiran dua ester retinol (retinyl palmitate dan retinyl propionate) menawarkan potensi anti-aging. Meskipun efektivitasnya tidak sekuat retinol murni, kedua senyawa ini tetap berfungsi sebagai “cell-communicator ingredients” dan antioksidan yang melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV. Keduanya juga dapat memicu regenerasi sel dan membantu mengurangi hiperpigmentasi, namun dengan efek yang lebih bertahap. Keunggulan lainnya adalah kedua ester retinol ini cenderung tidak menyebabkan purging atau fotosensitivitas.
Retynyl palmitate dan proprionate masih berfungsi sebagai cell-comunicator Ingredients, antioksidan yang melindungi kulit dari pengaruh buruk UV. Memicu regenerasi sel dan mengurangi hiperpigmentasi.
Tapi efeknya tidak secepat retinol. Slow but sure.
Plus nya lagi, dua retinol ester ini tidak menyebabkan purging dan fotosensitif.
✔️ Mengandung tiga jenis vitamin penting: Vitamin B3, dua jenis Vitamin A (retinoid), dan Vitamin E.
✔️ Tidak mengandung agen sunscreen, sehingga dapat digunakan baik pada pagi maupun malam hari. Namun, saat digunakan di pagi hari, sangat disarankan untuk melapisi dengan tabir surya.
✔️ Mengandung agen oklusif yang efektif mengunci kelembapan kulit tanpa menimbulkan rasa lengket atau berminyak yang sering dikaitkan dengan mineral oil.
✔️ Pond’s Age Miracle Whip Cream direkomendasikan untuk digunakan mulai usia 20-an tahun.
✔️ Sangat baik untuk pemilik kulit kering.
✔️ Bebas alkohol.
❗ Perlu diperhatikan adanya beberapa bahan yang berpotensi komedogenik (menyumbat pori) dengan tingkat keparahan yang bervariasi:
- Cetearyl alcohol (level 2)
- Dim


Leave a Reply