Home » Cek Ingredients Marina Expert White and Glow Face Mask Bright Booster (Pink)

Cek Ingredients Marina Expert White and Glow Face Mask Bright Booster (Pink)

Cek Ingredients Marina Expert White and Glow Face Mask Bright Booster (Pink)

GoNaturalCare.com – Marina Expert White and Glow Face Mask Bright Booster (Pink) merupakan inovasi terbaru dari Marina dalam lini masker clay yang dirancang khusus untuk membantu mencerahkan kulit sekaligus meratakan warna kulit yang kusam. Masker ini diformulasikan dengan kombinasi bahan aktif pencerah yang aman dan efektif untuk penggunaan jangka panjang, seperti niacinamide, Tranexamic acid, dan Licorice.

Selain itu, masker ini juga diperkaya dengan Ceramide, aloevera, dan peptide yang memiliki peran penting dalam menutrisi, menjaga kelembapan, menenangkan kulit, serta memberikan perlindungan.

Manfaat Produk:

  • Membantu membersihkan minyak berlebih dan kotoran yang menyumbat pori-pori.
  • Memberikan efek mencerahkan pada kulit wajah.
  • Menutrisi kulit dan membantu memelihara kelembapan alaminya.

Cara Pakai:

  • Oleskan masker secukupnya pada area wajah yang sudah dibersihkan.
  • Diamkan hingga masker mengering, sekitar 10-15 menit.
  • Bilas wajah dengan air bersih, tanpa perlu menggunakan sabun pembersih wajah (facial wash).
  • Lanjutkan dengan rutinitas perawatan kulit Anda, seperti menggunakan toner, serum, dan moisturizer.
  • Gunakan masker ini 1-2 kali seminggu atau sesuai dengan kebutuhan kulit Anda.

Nomor Registrasi BPOM: NA18230200334

Marina Expert White Glow Face Mask Bright Booster Clay Mask (Pink). Sumber: Marina Official

Penjelasan Ingredients Marina Expert White and Glow Face Mask Bright Booster (Pink)

Ingredients: Aqua, Kaolin, Titanium Dioxide, Chamomilla Recutita (Chamomile) Extract, Aloe Barbadensis (Aloe Vera) Gel, Montmorillonite, Panthenol, Polysorbate 60, Pentylene Glycol, Glyceryl Stearate, Cellulose Gum, niacinamide, Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract, Tranexamic Acid, Diaminopropionoyl Tripeptide-33, Hydrolyzed Collagen, Allantoin, Curcuma Longa Rhizome Extract, Ceramide 2, Tocopheryl Acetate (Vitamin E), Decyl Glucoside, Benzotriazolyl Dodecyl p-Cresol, Propylene Glycol, Caprylyl Glycol, Glycerin, PEG-8, Bisabolol, Mineral oil, PEG-100 Stearate, PEG-60 Hydrogenated Castor Oil, PVP, Hydroxyethyl Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer, 1,2-Hexanediol, Perfume, Phenoxyethanol, Chlorphenesin, Potassium Sorbate, Sodium Benzoate, BHT, Cl 14720, CI 19140.

Bahan Utama (Key Ingredients)

Chamomilla Recutita (Chamomile) Extract,
merupakan ekstrak dari bunga chamomile. Komponen utamanya adalah bisabolol yang memiliki sifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit. Sangat bermanfaat untuk merawat kulit yang berjerawat, iritasi, dan sensitif. Ekstrak ini juga mengandung senyawa antioksidan seperti matricine, apigenin, dan liteolin yang bertugas melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.

Aloe Barbadensis (Aloe Vera) Gel,
memiliki fungsi sebagai pelembap yang baik dan bersifat anti-inflamasi. Selain itu, gel lidah buaya juga membantu mempercepat proses penyembuhan luka. Kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan di dalamnya menutrisi, menenangkan, melembapkan, serta melindungi kulit. Beberapa senyawanya juga memiliki sifat antimikroba.

Panthenol,
dikenal sebagai Pro-vitamin B5, berfungsi untuk melembapkan kulit dengan cara membantu produksi lipid alami kulit yang penting untuk menjaga kekuatan dan kesehatan lapisan pelindung kulit. Sebagai agen anti-inflamasi dan pelindung kulit, panthenol dapat mengurangi iritasi yang mungkin disebabkan oleh bahan lain. Ia juga turut membantu proses pemulihan luka.

Niacinamide,
atau Vitamin B3, adalah bahan pencerah kulit yang efektif. Ia juga berfungsi sebagai antioksidan, membantu sintesis ceramide, mengatur produksi sebum, serta memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-jerawat. Selain itu, niacinamide dapat melindungi kulit dari efek buruk radiasi UV dan bluelight dengan memperkuat pertahanan alami kulit.

Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract,
ekstrak akar manis atau licorice, sangat populer sebagai bahan pencerah kulit yang aman. Kandungan utamanya, glabridin, membantu mencegah pigmentasi, sementara glycyrrhizin membantu mengurangi peradangan pada kulit.

Tranexamic Acid,
juga dikenal sebagai asam traneksamat, merupakan agen pencerah kulit generasi baru. Sangat efektif untuk mengatasi dark spot, noda bekas luka atau jerawat yang membandel, serta PIH (post-inflammatory hyperpigmentation). Cara kerjanya adalah menghambat enzim tyrosinase dalam memproduksi pigmen melanin di sel melanosit, sekaligus memblokir transfer pigmen dari melanosit ke keratinosit di lapisan epidermis.

Diaminopropionoyl Tripeptide-33,
sebuah peptide yang terdiri dari rantai asam amino pembentuk protein, terinspirasi dari interaksi DNA. Bahan ini berfungsi untuk mencegah dan melindungi kulit dari photoaging (penuaan akibat paparan sinar matahari) dan penuaan dini, serta meningkatkan perlindungan kulit terhadap efek berbahaya radiasi matahari.

Hydrolyzed Collagen,
adalah molekul kolagen yang telah dipecah menjadi ukuran yang lebih kecil, sehingga mampu menembus kulit lebih dalam. Molekul kolagen memiliki kemampuan mengikat air, sehingga memberikan hidrasi yang sangat baik. Ia dapat membentuk lapisan kaya air di permukaan kulit untuk mencegah penguapan air, menjaga kulit tetap lembap.

Allantoin,
senyawa alami yang diperoleh dari tanaman Comfrey, memiliki kemampuan menenangkan kulit (skin soothing), anti-inflamasi, dan membantu proses pemulihan luka.

Curcuma Longa Rhizome Extract,
ekstrak kunyit, berfungsi sebagai antioksidan dan pencerah kulit. Mengandung komponen aktif curcumin yang bersifat anti-inflamasi dan antimikroba. Sifatnya yang astringent dan kemampuannya mengatur sebum menjadikannya baik untuk kulit yang rentan berjerawat.

Ceramide 2,
Ceramide adalah molekul lemak yang berperan penting dalam menjaga kelembapan kulit dan melindungi skin barrier dari faktor eksternal. Ceramide juga membantu mengunci kadar air di dalam kulit, sehingga kulit terasa lebih lembap dan terhidrasi.

Tocopheryl Acetate (Vitamin E),
Vitamin E bertindak sebagai antioksidan yang melindungi kulit dari paparan sinar UVB dan radikal bebas. Selain itu, vitamin E juga berfungsi melindungi formulasi produk agar tidak mudah teroksidasi.

Bisabolol,
senyawa alami yang berasal dari bunga Chamomile. Memiliki kemampuan menenangkan kulit (skin soothing), anti-inflamasi, dan membantu melindungi kulit dari infeksi bakteri.

Tipe Clay yang Digunakan

Kaolin,
merupakan jenis clay dengan kemampuan menyerap air sebesar 65%. Memiliki fungsi untuk memurnikan kulit dan detoksifikasi, serta menyerap minyak berlebih. Memiliki pH 6, sehingga ideal untuk kulit kering dan sensitif.

Montmorillonite,
dikenal juga sebagai bentonite clay murni 100%. Memiliki kemampuan luar biasa dalam menyerap minyak dan kotoran yang menempel di kulit. Daya “hisap”-nya paling kuat di antara jenis clay lainnya. Namun, perlu diperhatikan agar tidak digunakan terlalu lama karena dapat membuat kulit menjadi kering.

Baca juga : Cek Ingredients Sariayu All in One Cleansing Water (Normal Kering)

Bahan Pelengkap

  • Aqua, air sebagai pelarut utama.
  • Titanium Dioxide, umumnya digunakan sebagai agen sunscreen fisik. Dalam produk ini, fungsinya lebih sebagai agen pengisi (bulking agent) dan penyerap minyak.
  • Polysorbate 60, berfungsi sebagai pengemulsi.
  • Pentylene Glycol, bertindak sebagai pelarut, peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster), dan humektan.
  • Glyceryl Stearate, berfungsi sebagai pengemulsi dan pelembut kulit (emollient).
  • Cellulose Gum, berfungsi sebagai pengental alami dan penstabil emulsi.
  • Decyl Glucoside, merupakan agen surfaktan yang membantu mengangkat minyak dan kotoran, sekaligus berfungsi sebagai pengemulsi.
  • Benzotriazolyl Dodecyl p-Cresol, bertindak sebagai filter UV untuk melindungi formula agar tidak mudah terdegradasi oleh paparan cahaya.
  • Propylene Glycol, berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif (penetration enhancer), dan humektan.
  • Caprylyl Glycol, berfungsi sebagai peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster) dan pelembut kulit (emollient).
  • Glycerin, berfungsi sebagai pelarut, bahan yang mirip dengan komponen alami kulit (skin identical), dan humektan.
  • PEG-8, berfungsi sebagai pelarut, pengemulsi, pengental, dan humektan. Bahan ini umumnya aman digunakan dalam produk perawatan kulit berdasarkan penilaian oleh The Cosmetic Ingredient Review (CIR) Expert Panel.
  • Mineral oil, berfungsi sebagai pelembut kulit (emollient) yang membantu mempertahankan kelembapan kulit.
  • PEG-100 Stearate, berfungsi sebagai pengemulsi.
  • PEG-60 Hydrogenated Castor Oil, berfungsi sebagai pengemulsi.
  • PVP (polyvinylpyrrolidone), berfungsi sebagai pembentuk lapisan film (film former), agen pengikat (binder), pengontrol viskositas formula, dan penstabil emulsi.
  • Hydroxyethyl Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer, merupakan pengental sintetis.
  • 1,2-Hexanediol, berfungsi sebagai pelarut, peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster), dan humektan.
  • Perfume, pewangi.
  • Phenoxyethanol, pengawet dengan konsentrasi maksimum yang diizinkan adalah 1%.
  • Chlorphenesin, berfungsi sebagai pengawet dengan konsentrasi maksimum yang diizinkan adalah 0,25%.
  • Potassium Sorbate, pengawet.
  • Sodium Benzoate, pengawet.
  • BHT (Butylated Hydroxytoluene), antioksidan sintetis untuk melindungi formula agar tidak mudah teroksidasi.
  • Cl 14720, pewarna sintetis merah karmoisin.
  • CI 19140, pewarna sintetis kuning tartrazine.

Kesimpulan

✔️Marina Expert White and Glow Face Mask Bright Booster mengandung 13 bahan utama yang berkhasiat untuk mencerahkan warna kulit, menyamarkan bekas jerawat, dan menutrisi kulit.

✔️Kombinasi bahan pencerah yang efektif meliputi: niacinamide, Tranexamic acid, Licorice, dan ekstrak kunyit.

✔️Bahan-bahan seperti Ekstrak Chamomile, Aloe Vera, panthenol, allantoin, dan bisabolol berperan penting dalam menenangkan kulit.

✔️Masker ini menggunakan dua jenis Clay yang efektif menyerap minyak berlebih dan membersihkan pori-pori.

✔️Masker ini dapat digunakan pagi, sore, atau malam hari, namun disarankan penggunaan 1-2 kali seminggu.

✔️Bebas alkohol.
✔️Bebas SLS.
✔️Bebas Paraben.
✔️Bebas Essential Oil.

✔️Tidak sepenuhnya oil-free; mengandung mineral oil yang bermanfaat menjaga kelembapan kulit dan mencegah kekeringan.

✔️Formulanya bersifat non-comedogenic (tidak menyumbat pori-pori).

✔️Meskipun mengandung beberapa bahan yang berpotensi menjadi fungal acne trigger seperti polysorbate, PEG-100 Stearate, PEG-60 Hydrogenated Castor Oil, hal ini dapat diabaikan karena produk ini adalah produk bilas.

✔️Marina Clay Mask Pink sangat ideal untuk mengatasi kulit kusam, warna kulit tidak merata, dan bekas jerawat.

✔️Secara umum, produk ini tidak mengandung bahan yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil dan menyusui.

✔️Produk lokal, sudah terdaftar BPOM, dan bersertifikat Halal.

✔️Harga produk ini sekitar Rp 19.000 untuk kemasan 50ml.

FAQ:

Apa perbedaan antara Marina Acne Clear Clay Mask (hijau) dan Marina Bright Booster Clay Mask (Pink)?

Perbedaan utama terletak pada bahan aktif utama. Marina Clay Mask Hijau lebih difokuskan untuk kulit berminyak dan berjerawat karena mengandung salicylic acid dan agen antibakteri. Sementara itu, Marina Clay Mask Pink lebih berfokus pada perawatan kulit kusam dengan kandungan agen pencerah yang lebih banyak, seperti niacinamide, Tranexamic acid, Licorice, dan ekstrak kunyit.

Apa persamaan antara Marina Clay Mask Hijau dan Marina Clay Mask Pink?

  • Selain bahan aktif utama, hampir seluruh komposisi kedua masker clay ini mirip. Contohnya, kandungan tipe Clay, ekstrak Chamomile, panthenol, allantoin, bisabolol, ceramide, Vitamin E, dan ekstrak kunyit terdapat di kedua produk.
  • Bahan pelengkapnya juga serupa, sehingga kemungkinan besar teksturnya pun akan mirip.
  • Keduanya mengandung pewangi (fragrance).
  • Keduanya memiliki kemampuan eksfoliasi ringan. Namun, masker Pink cenderung lebih ringan karena tidak mengandung BHA.

Apakah kulit kering boleh menggunakan masker ini?

Secara umum, kulit kering boleh menggunakan masker ini dengan beberapa catatan penting. Hindari penggunaan masker terlalu lama. Jangan menunggu hingga masker benar-benar kering sempurna, karena kaolin dan bentonite dapat menyerap minyak dan kelembapan kulit jika dibiarkan terlalu lama. Setelah penggunaan masker, sangat penting untuk segera mengaplikasikan hydrating toner atau moisturizer untuk mengembalikan kelembapan alami kulit.

Apakah kulit sensitif boleh menggunakan Marina Clay Mask Pink?

Marina Clay Mask Pink tidak mengandung alkohol, SLS, dan Essential Oil yang seringkali dapat mengiritasi kulit sensitif. Namun, masker ini masih mengandung pewangi (fragrance). Jika Anda memiliki riwayat hipersensitivitas terhadap pewangi, disarankan untuk melakukan patch testing terlebih dahulu sebelum mengaplikasikan ke seluruh wajah.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *