Home » Cek Ingredients The Originote Brightening Moisturizer

Cek Ingredients The Originote Brightening Moisturizer

Cek Ingredients The Originote Brightening Moisturizer

GoNaturalCare.com – The Originote Brightening Moisturizer hadir sebagai solusi terbaru untuk perawatan kulit, diformulasikan khusus untuk mengatasi masalah hiperpigmentasi dan kulit kusam. Pelembap ini diperkaya dengan kombinasi bahan aktif yang efektif seperti niacinamide, aloe vera, alpha arbutin, dan tranexamic acid, yang bekerja sinergis untuk mencerahkan kulit.

Selain itu, moisturizer ini juga dilengkapi dengan ceramide dan beragam ekstrak tumbuhan yang berfungsi untuk menjaga kelembapan serta menenangkan kulit.

Produk ini mengklaim memiliki beberapa manfaat utama:

  • Mencerahkan dan meratakan warna kulit.
  • Membantu menjaga hidrasi kulit dan mencegah tanda-tanda penuaan dini dengan mempertahankan kelembapan.
  • Membantu membuat kulit menjadi lebih kenyal dan menjaga keremajaan kulit.

Untuk cara penggunaan, disarankan untuk mengaplikasikan pelembap ini secukupnya pada wajah yang telah dibersihkan, setelah menggunakan toner dan serum. Pijat lembut hingga merata dan biarkan hingga meresap sempurna. Gunakan pada pagi dan malam hari untuk hasil yang optimal.

Moisturizer The Originote Brightening hadir dengan kemasan warna abu-abu.

Penjelasan Ingredients The Originote Brightening Moisturizer

Berikut adalah daftar lengkap bahan yang terkandung dalam The Originote Brightening Moisturizer:

Water, glyserine, butylene Glycol, Aloe barbadensis leaf water, niacinamide, Glycosyl trehalose, hydrogenated Starch Hydrolysate, hydroxyacetophenone, 1,2 hexanediol, cetearyl alcohol, bellis perenis flower extract, diglycerine, peg/ppg-17/6 Copolymer, Tranexamic acid, acrylates c10-30 Alkyl Acrylate crosspolymer, cetearyl glucoside, arginine, ammonium acryloyldimethyl taurate vp Copolymer, sorbitan olivate, alpha arbutin, allantoin, glyseryl glucoside, glycyrrhiza uralensis root extract, portulaca Oleracea flower/leaf/Stem extract, paeonia suffruticosa root extract, paeonia lactiflora extract, polysorbate 80, glucose, sorbitan Oleate, caprylic capric triglyceride, Camelia sinensis extract, fragaria ananasa fruit extract, phenylethyl resorcinol, phenoxyethanol, phospholipids, ananas Sativus fruit extract, potassium sorbate, sodium benzoate, Carica Papaya fruit extract, ceramide NP, ceramide NS, ethylhexylglycerin, tocopheryl acetate.

Key Ingredients

Aloe barbadensis leaf water: Dikenal luas karena kemampuannya sebagai pelembap yang baik, memiliki sifat anti-inflamasi, serta membantu dalam proses pemulihan luka. Kandungan nutrisinya juga sangat bermanfaat bagi kulit.

Niacinamide: Vitamin B3 ini memiliki banyak fungsi, termasuk mencerahkan kulit, sebagai antioksidan, memicu sintesis ceramide, mengatur sebum, dan bersifat anti-inflamasi serta anti-acne. Niacinamide juga efektif melindungi kulit dari efek buruk radiasi UV dan blue light dengan memperkuat pertahanan alami kulit. Penggunaan dalam produk kosmetik umumnya berkisar antara 0,2-10%.

Bellis perenis flower extract: Ekstrak bunga Daisy ini mengandung senyawa polifenol antioksidan, L-arbutin, asam malat, dan asam tartarat. Berpotensi sebagai pencerah kulit, menetralisir efek buruk sinar UV dan radikal bebas, serta menstimulasi pertumbuhan sel kulit baru dan mencegah pigmentasi.

Tranexamic acid: Asam traneksamat adalah agen pencerah generasi baru yang efektif untuk mengatasi dark spot, noda bekas luka atau jerawat, serta PIH (Post-Inflammatory Hyperpigmentation). Cara kerjanya adalah menghambat enzim tyrosinase yang memproduksi pigmen di melanosit, sekaligus memblokir transfer pigmen ke keranosit di lapisan epidermis.

Arginine: Merupakan asam amino semi-esensial dan bersifat skin-identical. Arginine memiliki tiga manfaat utama: sebagai antioksidan kuat, humektan, dan peningkat kolagen. Senyawa ini juga dapat mengurangi sensasi tingling dari lactic acid dan memberikan efek ‘time released’ jika dikombinasikan dengan AHA. Arginine juga berperan dalam proses pemulihan luka.

Alpha arbutin: Alternatif yang lebih alami dari hydroquinone. Cara kerjanya adalah melepaskan hydroquinone dalam jumlah kecil secara bertahap untuk menghambat enzim tyrosinase dan mencegah pembentukan pigmentasi. Berbeda dengan hydroquinone yang merusak sel melanosit, alpha arbutin tidak sampai merusak sel penghasil pigmen.

Allantoin: Senyawa alami yang berasal dari tanaman Comfrey, memiliki kemampuan menenangkan kulit (soothing), anti-inflamasi, dan membantu proses pemulihan luka.

Glycyrrhiza uralensis root extract: Ekstrak akar manis (licorice) populer sebagai bahan pencerah yang aman. Mengandung glabridin yang membantu mencegah pigmentasi dan glycyrrhizin yang membantu mengurangi peradangan kulit.

Portulaca Oleracea flower/leaf/Stem extract: Ekstrak krokot kaya akan vitamin, mineral, asam amino, dan antioksidan potensial, termasuk glutathione yang menutrisi kulit, bersifat anti-inflamasi, dan menenangkan kulit.

Paeonia suffruticosa root extract: Ekstrak akar bunga Peony mengandung antioksidan alami yang membantu melancarkan peredaran darah dan mencerahkan warna kulit, serta memiliki sifat anti-inflamasi.

Paeonia lactiflora extract: Ekstrak white Peony mengandung antioksidan Paeoniflorin yang berfungsi seperti Vitamin E, melindungi kulit, melembapkan, dan mendukung skin barrier. Juga membantu mencerahkan warna kulit dan bersifat anti-inflamasi.

Camelia sinensis extract: Ekstrak green tea kaya akan catechin yang memiliki kemampuan antioksidan, proteksi UV, anti-karsinogenik, dan anti-inflamasi. Senyawa ini dapat menghambat kerusakan DNA dan memperbaiki DNA yang rusak. Selain itu, memiliki efek menenangkan, anti-inflamasi, dan astringen.

Fragaria ananasa fruit extract: Ekstrak strawberry kaya akan antioksidan kuat seperti anthocyanins yang melindungi kulit dari radikal bebas. Juga kaya vitamin yang menutrisi kulit dan saccharides yang melembapkan.

Phenylethyl resorcinol: Dikenal juga sebagai SymWhite 377. Senyawa ini terbukti mencerahkan kulit dengan menghambat produksi melanin. Penggunaan yang direkomendasikan pada produk leave-on adalah 0,1-1% (disarankan 0,5%).

Phospholipids: Lipid alami kulit yang bersifat skin-identical. Berfungsi melembapkan, memperbaiki, dan memelihara skin barrier, serta membantu membangun kembali lipid barrier pada kulit kering dan pecah-pecah agar lebih lembap.

Ananas Sativus fruit extract: Ekstrak nanas mengandung Vitamin C, E, antioksidan, asam organik, dan enzim bromelain. Membantu menutrisi, melindungi kulit dari radikal bebas, dan meratakan warna kulit. Juga memiliki sifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit.

Carica Papaya fruit extract: Ekstrak pepaya mengandung natural AHA dan enzim papain yang membantu melunakkan sel kulit mati dan kotoran di permukaan kulit agar mudah terangkat.

  • Ceramide NP, Ceramide NS: Ceramide adalah lipid alami kulit yang berfungsi menjaga kelembapan, melindungi kulit dari kerusakan, dan meningkatkan elastisitas kulit.

Tocopheryl acetate: Vitamin E ini adalah antioksidan yang melembapkan kulit dan membantu melindungi dari efek buruk sinar UVB.

Bahan Pelengkap

  • Water: Pelarut dasar.
  • Glycerine: Pelarut, skin-identical, dan humektan.
  • Butylene Glycol: Pelarut, penetration enhancer, dan humektan. Umumnya digunakan dalam kosmetik sekitar 1-20%.
  • Glycosyl trehalose: Agen hydrator alami yang meningkatkan efek halus pada formula dan mengurangi rasa lengket.
  • Hydrogenated Starch Hydrolysate: Bahan hydrator dan film former yang membentuk lapisan pelindung sementara untuk skin barrier. Penggunaan rata-rata sekitar 3,8%.
  • Hydroxyacetophenone: Antioksidan sintetis untuk melindungi formula dari oksidasi. Dapat berfungsi sebagai skin soothing dan humektan. Penggunaan rata-rata 0,00068%-5%.
  • 1,2 Hexanediol: Berfungsi sebagai pelarut, pengawet, dan humektan dengan konsentrasi rata-rata 0,1-3%.
  • Cetearyl alcohol: Lemak alkohol yang berfungsi sebagai emollient, pengemulsi, dan penstabil emulsi.
  • Diglycerine: Glyserine dengan molekul lebih besar yang memberikan efek hidrasi lebih tahan lama.
  • PEG/PPG-17/6 Copolymer: Berfungsi sebagai pelarut, emollient, dan slip enhancer.
  • Acrylates C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer: Pengental sintetis.
  • Cetearyl Glucoside: Pengemulsi.
  • Ammonium Acryloyldimethyl Taurate VP Copolymer: Pengental sintetis.
  • Sorbitan Olivate: Pengemulsi biodegradable, non-toxic, dan non-irritant yang terbuat dari sorbitol dan minyak zaitun.
  • Glyceryl Glucoside: Kombinasi glyserine dan glucose yang memiliki kemampuan humektan dan soothing. Aman dan tidak mengiritasi. Direkomendasikan penggunaan sekitar 0,5-2%.
  • Polysorbate 80: Pengemulsi.
  • Glucose: Molekul gula yang berfungsi sebagai humektan.
  • Sorbitan Oleate: Pengemulsi.
  • Caprylic Capric Triglyceride: Emollient.
  • Phenoxyethanol: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 1%.
  • Potassium Sorbate: Pengawet.
  • Sodium Benzoate: Pengawet.
  • Ethylhexylglycerin: Preservatives booster dan humektan.

Kesimpulan

✔️The Originote Brightening Moisturizer mengandung sekitar 19 bahan utama yang berkontribusi dalam mencerahkan, melembapkan, dan menenangkan kulit.

✔️ Kombinasi agen pencerah dalam produk ini meliputi: niacinamide, ekstrak bunga Daisy, Alpha arbutin, Tranexamic acid, licorice, ekstrak bunga paeoni, phenylethyl resorcinol (SymWhite), ekstrak nanas, dan ekstrak pepaya. Niacinamide merupakan bahan pencerah dengan jumlah terbanyak dalam formula ini.

✔️ Diperkaya dengan berbagai ekstrak tumbuhan seperti: aloevera, allantoin, portulaca, dan greentea yang berfungsi sebagai anti-inflamasi dan menenangkan kulit.

✔️ Mengandung phospholipids dan ceramide yang berperan penting dalam merawat skin barrier.

✔️ Terdapat campuran buah-buahan (fruit blend) yang terdiri dari: strawberry, nanas, dan pepaya.

✔️ Berdasarkan ulasan pengguna, tekstur produk ini seperti gel cream berwarna putih, lebih creamy dan melembapkan dibandingkan dua moisturizer The Originote sebelumnya.

Jika dilihat sekilas, teksturnya berupa gel cream yang ringan.

✔️ Pihak official store menyatakan bahwa moisturizer ini dapat dilayer dengan produk The Originote lainnya, kecuali Ceratinol Moisturizer dan Acne Serum. Namun, secara teknis, kombinasi niacinamide dan salicylic acid umumnya aman dan tidak menimbulkan masalah signifikan.

Salicylic acid + niacinamide together. Sumber: quora

Untuk kulit yang sangat sensitif, tetap disarankan melakukan patch test sebelum mengombinasikan niacinamide dan salicylic acid.

✔️ Anda dapat mengombinasikan moisturizer ini dengan produk seperti Jelly Booster, serum retinol, atau serum TXA Dark Spot dari The Originote. Urutan pemakaian dapat disesuaikan dengan kenyamanan dan kebutuhan masing-masing.

✔️ Produk ini cocok digunakan untuk pagi dan malam hari.

✔️ Bebas Alkohol, Paraben, Fragrance, Silicone, dan Essential Oil.

✔️ Oil-free dengan potensi komedogenik rendah.

  • Cetearyl alcohol (2)

❗ Tidak fungal acne safe karena mengandung polysorbate, sorbitan olivate, dan sorbitan oleate, yang merupakan ester mengandung asam lemak rantai panjang yang dapat menjadi sumber makanan bagi jamur malassezia.

✔️ Ideal untuk semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif.

✔️ The Originote Brightening Moisturizer dapat digunakan mulai usia 14 tahun.

❗ Terdapat bahan yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil, yaitu alpha arbutin, karena merupakan turunan hydroquinone. Konsultasi dengan dokter spesialis kandungan dianjurkan jika ragu.

✔️ Produk ini diproduksi di China dan sudah terdaftar di BPOM.

Baca juga : Cara Menghilangkan Komedo Membandel

✔️ Cek harga? 48k. 50ml | BELI DISINI

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *