Home » Ingredient MOTIF Amino Acid PHA Exfoliating Toner 2% Lactobionic acid

Ingredient MOTIF Amino Acid PHA Exfoliating Toner 2% Lactobionic acid

Ingredient MOTIF Amino Acid PHA Exfoliating Toner 2% Lactobionic acid

GoNaturalCare.com – MOTIF Amino Acid PHA Exfoliating Toner 2% Lactobionic acid merupakan produk perawatan kulit yang diformulasikan untuk mengatasi berbagai masalah kulit seperti beruntusan, jerawat, komedo, hingga tanda-tanda penuaan dini. Toner pengelupasan ini memiliki kandungan utama lactobionic acid sebesar 2%, yang dikenal sebagai agen eksfoliasi lembut namun efektif.

Produk ini diklaim mampu meredakan beruntusan dan jerawat dengan cepat, mengangkat blackhead dan whitehead, serta membantu proses regenerasi sel kulit untuk mengurangi tampilan garis halus. Dengan penggunaan yang tepat, toner ini diharapkan dapat memberikan hasil kulit yang lebih bersih, halus, dan awet muda.

Aturan pakai:

  • Gunakan 2-3 kali seminggu jika Anda baru memulai menggunakan toner eksfoliasi. Disarankan untuk menggunakan kapas sebagai alat bantu aplikasi.
  • Penting untuk selalu menggunakan tabir surya jika produk ini diaplikasikan di siang hari untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
  • Seiring kulit terbiasa, frekuensi penggunaan dapat ditingkatkan secara bertahap hingga penggunaan sehari-hari.

Toner ini telah terdaftar di BPOM dengan nomor registrasi NA11231200473.

Ingredient Motif Amino Acid PHA Exfolliating Toner 2% Lactobionic acid. Sumber: motif official

Penjelasan Ingredients Motif Amino Acid PHA Exfoliating Toner 2% Lactobionic acid

Ingredient: Water, dipropylene Glycol, butylene Glycol, peg/ppg-14/7 dimethyl ether, hydroxyethyl piperazine ethane sulfonic acid, 1,2 hexanediol, hydroxyacetophenone, betaine, lactobionic acid, sodium citrate, sodium PCA, arginine, allantoin, ethylhexylglycerin, sodium lactate, pca, aicaligenes polysaccharides, disodium edta, citric acid, serine, ALANINE, glycine, glutamic acid, LYSINE hcl, THREONINE, proline,

Key Ingredients

Betaine: Merupakan turunan gula yang diekstrak dari bit. Senyawa ini memiliki fungsi ganda sebagai pelindung kulit (skin-protection) dan pelembap (moisturizing). Keunikannya terletak pada kemampuannya sebagai osmoprotektan, yaitu membantu mengatur keseimbangan kadar air di dalam sel kulit.

Lactobionic acid: Termasuk dalam golongan Polyhydroxy Acids (PHA), yang merupakan versi lebih lembut dari Alpha Hydroxy Acids (AHA). Lactobionic acid memiliki ukuran molekul yang lebih besar, sekitar 4 kali lipat dari glycolic acid. Hal ini memberikan efek eksfoliasi yang sangat lembut, minim iritasi, dan tidak menyebabkan fotosensitivitas. Selain itu, senyawa ini juga berfungsi sebagai humektan yang menjaga kelembapan kulit dan menstabilkan pH kulit, serta memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi.

Sodium PCA dan PCA: Pyrrolidone Carboxylic Acid (PCA) adalah turunan asam amino yang identik dengan komponen alami kulit (skin identical) dan merupakan bagian dari Natural Moisturizing Factor (NMF). PCA berfungsi sebagai humektan yang sangat baik, membantu meningkatkan kadar hidrasi kulit. Menurut CIR Expert Panel, konsentrasi rata-rata PCA dalam kosmetik berkisar antara 0.000012% hingga 1.9%.

Allantoin: Senyawa alami yang berasal dari tanaman Comfrey. Allantoin memiliki manfaat menenangkan kulit (skin soothing), anti-inflamasi, dan membantu mempercepat proses penyembuhan luka pada kulit.

Mengandung 8 asam amino:

  • Arginine: Membantu memperbaiki kerusakan pada jaringan kulit dan memperkuat skin barrier.
  • Serine: Berfungsi sebagai pelembap dan humektan.
  • Alanine: Membantu menghidrasi kulit.
  • Glycine: Berkontribusi dalam meningkatkan elastisitas kulit dan menyamarkan tampilan kerutan.
  • Glutamic acid: Berfungsi sebagai pelembap dan humektan.
  • Lysine hcl: Membantu memperkuat lapisan permukaan kulit.
  • Threonine: Memberikan hidrasi pada kulit.
  • Proline: Berperan dalam menjaga elastisitas kulit dan membantu menyamarkan garis halus.

Bahan pelengkap

  • Water: Pelarut utama.
  • Dipropylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, humektan.
  • Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, humektan.
  • PEG/PPG-14/7 Dimethyl Ether: Membantu meningkatkan tekstur produk, membantu penyerapan formula, berfungsi sebagai emollient, dan penstabil emulsi.
  • Hydroxyethyl Piperazine Ethane Sulfonic Acid (HEPES): Berfungsi sebagai pengatur dan penstabil pH formula (pH adjuster/buffering) dengan rentang pH yang direkomendasikan 5-6.5. Penggunaan biasanya antara 1-5%.
  • 1,2 Hexanediol: Berfungsi sebagai pelarut, pengawet (preservatives), dan humektan. Digunakan dengan konsentrasi 0.1-3%.
  • Hydroxyacetophenone: Berfungsi sebagai antioksidan untuk melindungi formula dari oksidasi.
  • Sodium Citrate: Berfungsi sebagai agen penyangga (buffering) untuk menjaga kestabilan pH formula.
  • Ethylhexylglycerin: Berfungsi sebagai peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster) dan humektan.
  • Sodium Lactate: Berfungsi sebagai agen penyangga (buffering) untuk kestabilan pH. Senyawa ini juga bersifat skin identical, humektan, dan merupakan bagian dari Natural Moisturizing Factor (NMF).
  • Aicaligenes Polysaccharides: Agen pengental berbasis air yang berasal dari fermentasi bakteri, mirip dengan xanthan gum. Bahan ini efektif dalam mengentalkan formula bahkan pada konsentrasi rendah (sekitar 0.001%) dan memiliki kemampuan humektan serta melembapkan seperti hyaluronic acid.
  • Disodium EDTA: Agen pengkelat (chelating agent) yang berfungsi menetralkan ion logam agar tidak mengganggu kestabilan formula.
  • Citric Acid: Berfungsi sebagai pengatur pH (pH adjuster) yang bersifat asam.

Kesimpulan

✔️MOTIF Amino Acid PHA Exfoliating Toner memiliki 5 bahan utama yang efektif mengeksfoliasi kulit dengan lembut.

✔️PHA, khususnya lactobionic acid 2%, berperan sebagai agen eksfoliasi dalam produk ini.

Baca juga : Cek Ingredients Sariayu Moisturizer Mawar

✔️Lactobionic acid adalah eksfoliator yang sangat lembut, cocok untuk kulit sensitif, dan aman untuk penggunaan harian karena konsentrasinya yang rendah. Selain itu, senyawa ini juga memiliki kemampuan menghidrasi kulit.

❗Perlu dicatat bahwa daftar bahan pada kemasan kardus mungkin tidak sepenuhnya sesuai dengan deskripsi pada kemasan botol, terutama terkait kandungan Gluconolactone atau sweet amygdalic acid. Informasi bahan diperoleh dari unggahan pengguna di platform e-commerce, sehingga ada kemungkinan adanya variasi produk.

✔️Kandungan 8 jenis asam amino, betaine, dan PCA sangat bermanfaat untuk menghidrasi kulit dan menjaga integritas skin barrier.

✔️Toner ini membantu mengembalikan pH alami kulit setelah proses pembersihan wajah.

✔️Direkomendasikan untuk digunakan pada rutinitas malam hari (PM routine).

✔️Bebas alkohol, paraben, dan pewangi.

✔️Bebas minyak (oil-free) dan non-komedogenik.

✔️Aman untuk fungal acne.

✔️Sangat ideal bagi pemula dan pemilik kulit sensitif.

✔️Produk ini dibuat di China dan telah terdaftar di BPOM.

Manufactured by: Weckerie Cosmetics Co. Ltd. Hangzhou City, Zhejiang Province, China.

Diimpor oleh: PT. Mighty Land International. Kuningan City. Jakarta – Indonesia.

✔️Harga produk ini sekitar Rp 45.000 untuk kemasan 100ml.

Sumber referensi:
*https://www.kindofstephen.com/alcaligenes-polysaccharides/

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *