Home » Cek Ingredients Bio Beauty Lab Potent C. Power Serum

Cek Ingredients Bio Beauty Lab Potent C. Power Serum

Cek Ingredients Bio Beauty Lab Potent C. Power Serum

GoNaturalCare.com – Bio Beauty Lab Potent C. Power Serum adalah serum Vitamin C yang diformulasikan dengan THD Ascorbate, sebuah turunan Vitamin C yang diklaim memiliki kemampuan penyerapan 50 kali lebih kuat dibandingkan jenis Vitamin C pada umumnya. Serum ini diperkaya dengan Ferulic Acid, Vitamin E, Hyaluronic Acid, Jojoba Oil, serta bahan berkualitas lainnya, yang dirancang untuk menghasilkan formula yang tidak mengiritasi kulit, sehingga cocok digunakan oleh semua jenis kulit.

Klaim produk mencakup efek mencerahkan (brightening), mengencangkan (firming), anti-penuaan (anti-aging), meningkatkan produksi kolagen (boosting collagen), perlindungan dari sinar matahari (sun safety), mengurangi bintik hitam (reduce dark spots), dan mengatasi hiperpigmentasi (treats hyperpigmentation).

Cara penggunaan serum ini adalah dengan mengaplikasikannya setelah Phyto Power Essence. Untuk penggunaan di pagi atau siang hari, sangat disarankan untuk selalu menggunakan tabir surya. Untuk hasil yang optimal, serum ini dapat digunakan dua kali sehari, yaitu di pagi dan malam hari, bersamaan dengan rangkaian produk Bio Beauty Lab lainnya.

Nomor registrasi BPOM produk ini adalah NA: 18211902534.

Penjelasan Ingredients Bio Beauty Lab Potent C Power Serum

Ingredients overview
Aqua, Tetrahexyldecyl Ascorbate, Glycerin, Propanediol, Tocopherol, Butylene Glycol, Ferulic Acid, Cetearyl Alcohol, Oryza Sativa (Rice) Bran Oil, Simmondsia Chinensis (Jojoba) Seed Oil, Squalane, Acrylamide/Sodium Acryloyldimethyltaurate Copolymer, Allantoin, Octyldodecanol, 1,2-Hexanediol, Titanium Dioxide, DMDM Hydantoin, Sodium Benzoate, C13-14 Isoparaffin, Cetyl Alcohol, Glyceryl Stearate, Camellia Sinensis Leaf Extract, Aminomethyl Propanol, Disodium EDTA, Cetearyl Glucoside, Glycine Soja (Soybean) Oil, PEG-75 Stearate, Ceteareth-33, Yeast Ferment Extract, Laureth-7, Allium Sativum Bulb Extract, Steareth-20, Caprylhydroxamic Acid, Phenoxyethanol, Glyceryl Acrylate/Acrylic Acid Copolymer, Oleth-10, Polysorbate 60, Ceteth-20, Pvm/Ma Copolymer, Aluminum Hydroxide, Pogostemon Cablin Leaf Extract, Pentylene Glycol, Sodium Hyaluronate Crosspolymer, Zingiber Officinale (Ginger) Root Extract, Triethoxycaprylylsilane, Methyl Methacrylate Crosspolymer, Raphanus Sativus Root Extract, Glucose, Simethicone, 2-Aminobutanol

Key Ingredients

Tetrahexyldecyl Ascorbate (THD Ascorbate): Merupakan turunan Vitamin C yang sangat stabil, larut dalam minyak, dan memiliki kemampuan penetrasi yang lebih baik dibandingkan Ascorbic Acid. Bahan ini memiliki fungsi antioksidan, mencerahkan kulit, dan meningkatkan produksi kolagen. THD Ascorbate diklaim 50 kali lebih kuat dibandingkan jenis Vitamin C lainnya.

Tocopherol (Vitamin E): Berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit. Vitamin E juga membantu melindungi kulit dari efek buruk paparan sinar UVB.

Ferulic Acid: Senyawa alami yang ditemukan dalam dinding sel tanaman seperti padi, gandum, oat, terong, serta biji jeruk dan apel. Ferulic Acid adalah antioksidan kuat. Kombinasinya dengan Vitamin C dan E dapat melipatgandakan kemampuan antioksidan dan memberikan perlindungan ganda terhadap sinar UV. Selain itu, bahan ini juga memiliki efek anti-aging dan mencerahkan kulit.

Oryza Sativa (Rice) Bran Oil: Minyak dari bekatul padi kaya akan asam lemak esensial yang menutrisi dan melembapkan kulit. Teksturnya ringan, mudah meresap, dan tidak menyumbat pori-pori. Minyak ini juga mengandung antioksidan kuat dan vitamin, serta memiliki sifat menenangkan kulit, sehingga baik untuk merawat kulit yang iritasi dan sensitif.

Simmondsia Chinensis (Jojoba) Seed Oil: Minyak jojoba memiliki struktur yang sangat mirip dengan sebum alami kulit manusia, menjadikannya sebagai skin-identical ingredient. Teksturnya ringan, mudah meresap, dan efektif menjaga kelembapan kulit tanpa menimbulkan rasa berat atau berminyak.

Squalane: Dapat berasal dari sumber hewani (hati ikan cod) atau nabati (minyak zaitun, minyak jojoba). Squalane adalah pelembap yang sangat baik karena bersifat skin-identical. Bahan ini mampu mengunci kelembapan kulit secara efektif namun tetap ringan, tidak lengket, dan cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak dan rentan berjerawat.

Allantoin: Senyawa alami yang diperoleh dari tanaman Comfrey. Allantoin memiliki kemampuan menenangkan kulit (soothing), anti-inflamasi, dan membantu proses pemulihan luka.

Camellia Sinensis Leaf Extract (Ekstrak Teh Hijau): Mengandung Vitamin C dan E. Ekstrak teh hijau memiliki kemampuan antioksidan, perlindungan dari sinar UV, anti-karsinogenik, dan anti-inflamasi. Selain itu, bahan ini juga memiliki aktivitas antimikroba. Penggunaan 2% ekstrak teh hijau diklaim efektif mengatasi jerawat ringan hingga sedang.

Glycine Soja (Soybean) Oil (Minyak Kedelai): Mengandung asam lemak yang bermanfaat bagi kulit, seperti linoleic acid (48-59%) yang dapat memperbaiki skin barrier, oleic acid (17-30%) yang menutrisi dan melembapkan kulit kering, serta linolenic acid (4,5-11%) yang memiliki sifat anti-inflamasi.

Yeast Ferment Extract (Ekstrak Ragi): Juga dikenal sebagai saccharomyces cerevisae extract. Ekstrak ini mengandung gula, vitamin, asam amino, antioksidan, dan Beta Glucan. Memiliki sifat menenangkan kulit, melembapkan, dan melindungi kulit.

Allium Sativum Bulb Extract (Ekstrak Bawang Putih): Mengandung komponen aktif seperti allicin, alliin, sulfur, dan minyak atsiri. Ekstrak bawang putih memiliki kemampuan antibakteri, antijamur, meningkatkan aktivitas antioksidan, anti-aging, dan menghaluskan kulit.

Pogostemon Cablin Leaf Extract (Ekstrak Nilam): Memiliki kemampuan astringen, anti-inflamasi, antibakteri, dan antijamur. Ekstrak nilam baik untuk merawat kulit berminyak dan berjerawat.

Sodium Hyaluronate Crosspolymer: Sering disebut sebagai versi superior dari hyaluronic acid karena memiliki kapasitas mengikat air 5 kali lebih kuat dibandingkan HA biasa. Jika HA biasa dapat mengikat air 1000x lipat, Hyacross dapat mengikat hingga 5000x lipat, sehingga mampu memberikan kelembapan kulit yang lebih baik dan tahan lama.

Zingiber Officinale (Ginger) Root Extract (Ekstrak Jahe): Mengandung senyawa bioaktif ‘gingerol’ yang memiliki potensi antioksidan dan anti-inflamasi. Jika dikombinasikan dengan bisabolol, jahe bekerja sinergis untuk menenangkan kulit dan mengurangi kemerahan. Ekstrak jahe juga mengandung polisakarida, asam amino, dan gula yang melembapkan, meningkatkan mikrosirkulasi, serta memiliki efek toning.

Raphanus Sativus Root Extract: Memiliki kemampuan emolien alami, mudah meresap, mencegah Transepidermal Water Loss (TEWL), dan membantu meningkatkan fungsi skin barrier.

Baca juga : Cek Ingredients Hanasui Acne Spot Gel

Bahan Pelengkap

  • Aqua: Air, berfungsi sebagai pelarut.
  • Glycerin: Skin identical dan humektan yang berfungsi menjaga kelembapan kulit.
  • Propanediol: Pelarut, penetration enhancer, dan humektan.
  • Butylene Glycol: Pelarut, penetration enhancer, dan humektan.
  • Cetearyl Alcohol: Lemak alkohol yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
  • Acrylamide/Sodium Acryloyldimethyltaurate Copolymer: Pengental sintetis.
  • Octyldodecanol: Pelarut dan emolien.
  • 1,2-Hexanediol: Pelarut, pengawet, dan humektan dengan penggunaan maksimal 3%.
  • Titanium Dioxide: Agen opacifying untuk membuat warna produk tidak transparan.
  • DMDM Hydantoin: Pengawet yang melepaskan formalin, dengan batas penggunaan maksimal 0,6%.
  • Sodium Benzoate: Pengawet.
  • C13-14 Isoparaffin: Emolien, peningkat tekstur, dan penstabil emulsi.
  • Cetyl Alcohol: Lemak alkohol yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
  • Glyceryl Stearate: Pengemulsi.
  • Aminomethyl Propanol: Pengatur pH yang bersifat basa.
  • Disodium EDTA: Agen pengkelat untuk menetralkan ion logam agar tidak mudah teroksidasi.
  • Cetearyl Glucoside: Pengemulsi.
  • PEG-75 Stearate: Pengemulsi.
  • Ceteareth-33: Pengemulsi.
  • Laureth-7: Pengemulsi.
  • Steareth-20: Pengemulsi.
  • Caprylhydroxamic Acid: Pengawet.
  • Phenoxyethanol: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 1%.
  • Glyceryl Acrylate/Acrylic Acid Copolymer: Pengental sintetis.
  • Oleth-10: Pengemulsi.
  • Polysorbate 60: Pengemulsi.
  • Ceteth-20: Pengemulsi.
  • Pvm/Ma Copolymer: Film former.
  • Aluminum Hydroxide: Agen opacifying untuk membuat warna produk tidak transparan.
  • Pentylene Glycol: Pelarut, penguat pengawet, dan humektan.
  • Triethoxycaprylylsilane: Senyawa silikon yang berfungsi melapisi pigmen atau agen mineral tabir surya agar mudah dibaurkan, diratakan, dan tidak menggumpal saat diaplikasikan ke kulit.
  • Methyl Methacrylate Crosspolymer: Pengental sintetis yang memberikan tekstur formula yang halus dan lembut seperti beludru.
  • Glucose: Molekul gula yang berfungsi sebagai humektan.
  • Simethicone: Silikon yang berfungsi sebagai emolien dan membantu agen tabir surya membaur dalam formula.
  • 2-Aminobutanol: Pengatur pH yang bersifat basa.

Kesimpulan

✔️ Bio Beauty Lab Potent C. Power Serum mengandung 15 key ingredients yang bermanfaat untuk merawat kesehatan, kecantikan, dan mencerahkan warna kulit.

✔️ Kandungan utamanya adalah turunan Vitamin C, Tetrahexyldecyl Ascorbate, yang berada di urutan kedua dalam daftar bahan, meskipun persentasenya tidak disebutkan. Brand lain yang juga menggunakan jenis Vitamin C ini sebagai bahan utama adalah Scarlett Power C Serum.

✔️ Serum ini memiliki kombinasi tiga bahan aktif yang kuat, yaitu Vitamin C, Vitamin E, dan Ferulic Acid, yang memberikan perlindungan ganda dari cahaya matahari sekaligus menstabilkan Vitamin C. Selain itu, serum ini juga mengandung banyak emolien.

✔️ Mengandung tiga jenis minyak nabati (rice oil, jojoba oil, glycine soja oil), squalane, Hyacross, dan ekstrak ragi yang membantu menjaga kelembapan, elastisitas, serta melindungi skin barrier.

✔️ Terdapat lima ekstrak botani yang berfungsi sebagai antioksidan dan anti-inflamasi, mendukung kinerja Vitamin C.

✔️ Cocok untuk rutinitas pagi dan malam.

✔️ Bebas alkohol.

✔️ Bebas pewangi (fragrance-free).

✔️ Bebas paraben.

✔️ Tidak oil-free, karena mengandung tiga minyak nabati yang baik untuk kulit kering.

Potensi komedogenik (menyumbat pori) dari beberapa bahan:

  • Cetearyl Alcohol (2)
  • Cetyl Alcohol (3), Glycine Soja Oil (2-3). Mengingat posisinya di bawah DMDM Hydantoin, kemungkinan konsentrasinya di bawah 1%, sehingga rating potensi komedogeniknya bisa lebih rendah dan diabaikan.

❗ Tidak aman untuk fungal acne karena mengandung minyak nabati dan beberapa pengemulsi seperti glyceryl stearate dan polysorbate. Peringatan ini khusus bagi kulit yang terinfeksi fungal acne.

✔️ Diklaim ideal untuk semua tipe kulit.

❗ Terdapat satu bahan yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil, yaitu DMDM Hydantoin. Jika ragu, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter.

✔️ Produk ini merupakan produk lokal dan sudah terdaftar di BPOM.

Diproduksi dan didistribusikan oleh: PT. Sinar Alfa Omega, Tangerang, Banten.

✔️ Harga: Rp 179.000 untuk kemasan 30ml.

Bio Beauty Lab Potent C Power Serum. Sumber: incidekoder

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *