GoNaturalCare.com – Dr. Brandon Probiotic Ceratine Repair Skin Barrier Serum hadir sebagai solusi inovatif untuk memperbaiki dan menjaga kesehatan skin barrier Anda. Serum ini diformulasikan secara cermat dengan memadukan kekuatan probiotik dan ceratine, dua bahan kunci yang bekerja sinergis untuk menyeimbangkan mikroflora kulit, meningkatkan hidrasi, dan memperkuat lapisan pelindung alami kulit.
Dengan tekstur yang ringan dan mudah meresap, serum ini memberikan kelembaban serta nutrisi esensial tanpa meninggalkan rasa lengket atau berat di kulit. Keunggulan utamanya terletak pada kemampuannya melindungi kulit dari bakteri patogen yang dapat menyebabkan berbagai masalah kulit, sekaligus menjaga elastisitas dan vitalitas kulit.
Rincian Kandungan Dr. Brandon Probiotic Ceratine Repair Skin Barrier Serum
Kandungan Lengkap: Aquadest, butylene Glycol, Camelia sinensis extract, creatine, Centella Asiatica extract, ammonium acryloyldimethyl taurate, Galactomyces ferment filtrate, phenoxyethanol, xilityl glucoside, anhydroxyxilitol, fomes officinalis extract, salicylic acid, glycolic acid, allantoin, Acasia Senegal gum, disodium EDTA
Bahan Aktif Utama (Key Ingredients)
Camelia sinensis extract: Dikenal sebagai ekstrak green tea, kaya akan polifenol dan katekin. Bahan ini memiliki kemampuan antioksidan yang kuat, melindungi kulit dari paparan sinar UV, bersifat antikarsinogenik, dan memiliki efek anti-inflamasi.
Creatine: Merupakan asam amino alami yang juga terdapat di dalam kulit kita, namun produksinya cenderung menurun seiring bertambahnya usia. Manfaatnya dalam perawatan kulit meliputi stimulasi produksi kolagen, perlindungan dari efek buruk sinar UV, pengurangan hiperpigmentasi, serta mendukung proses regenerasi sel kulit dan peningkatan kelembaban alami. Penggunaan creatine dalam kosmetik umumnya berkisar antara 0,5-1,4%.
Centella Asiatica extract: Ekstrak cica ini efektif dalam memicu produksi kelembaban alami kulit, seperti glycosaminoglycans dan hyaluronic acid. Selain itu, bahan ini juga berperan dalam mempercepat penyembuhan luka, meningkatkan aktivitas antioksidan, serta memiliki kemampuan anti-inflamasi yang sangat baik.
Galactomyces ferment filtrate: Berasal dari proses fermentasi menggunakan yeast dari genus galactomyces. Kandungan ini kaya akan vitamin, asam amino, mineral, antioksidan, dan asam organik. Manfaatnya termasuk melindungi kulit dari kerusakan, meningkatkan produksi hyaluronic acid untuk kulit yang lembap, elastis, dan sehat, serta menstimulasi produksi Natural Moisturizing Factor (NMF) yang krusial untuk kesehatan skin barrier.
Baca juga : Cek Ingredients Cleanface Bakuchiol Skin Repair Serum .
Fomes officinalis extract: Memiliki sifat astringent yang potensial. Studi klinis menunjukkan bahwa penggunaan 3% agarikon mampu menyamarkan ukuran pori hingga 54%. Bahan ini populer digunakan dalam produk untuk kulit berminyak dan rentan berjerawat karena kemampuannya mengontrol minyak berlebih tanpa membuat kulit menjadi kering.
Salicylic acid: Termasuk dalam golongan Beta Hydroxy Acid (BHA). Bahan ini efektif dalam membersihkan pori-pori, mengurangi produksi sebum berlebih, dan menghaluskan tekstur kulit dengan mengangkat sel kulit mati yang menumpuk.
Allantoin: Merupakan senyawa alami yang diekstraksi dari tanaman Comfrey. Allantoin memiliki kemampuan menenangkan kulit (skin soothing), anti-inflamasi, dan membantu mempercepat proses pemulihan luka pada kulit.
Bahan Pendukung (Bahan Pelengkap)
- Aquadest: Air murni sebagai pelarut utama.
- Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, penetration enhancer, dan humektan. Penggunaan dalam formula berkisar antara 1-20%.
- Ammonium Acryloyldimethyl Taurate: Agen pengental sintetis. Tingkat penggunaan yang umum adalah 0,5-5%.
- Phenoxyethanol: Digunakan sebagai pengawet dengan konsentrasi maksimum 1% untuk menjaga stabilitas produk.
- Xilityl Glucoside: Agen pelembap (hydrating agent).
- Anhydroxyxilitol: Agen pelembap (hydrating agent).
- Glycolic Acid: Berfungsi sebagai pH adjuster. Bersifat asam dan membantu menyeimbangkan pH alami kulit, serta mendukung lingkungan yang kondusif bagi perkembangan skin microbiome.
- Acacia Senegal Gum: Agen pengental alami.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat (chelating agent) yang berfungsi menetralkan ion logam, sehingga mencegah gangguan pada kestabilan formula produk.
Kesimpulan Produk
✔️ Dr. Brandon Probiotic Ceratine Repair Skin Barrier Serum diperkaya dengan 7 bahan aktif utama yang secara efektif merawat kesehatan dan kecantikan kulit.
✔️ Kombinasi creatine, Galactomyces, Centella Asiatica, xilityl glucoside, dan anhydroxyxilitol sangat baik dalam mendukung dan memperbaiki skin barrier.
✔️ Kandungan Green Tea, Fomes Officinalis, dan Salicylic Acid bekerja sama untuk membantu mengontrol produksi minyak berlebih pada kulit.
✔️ Meskipun mengandung AHA/BHA, serum ini dirancang sangat lembut. Konsentrasi AHA/BHA yang rendah (di bawah 1% karena posisi phenoxyethanol) menjadikannya lebih fokus pada perbaikan skin barrier daripada eksfoliasi intensif. Namun, bagi pemilik kulit hypersensitive, disarankan melakukan patch test sebelum mengaplikasikan produk ini bersamaan dengan produk lain yang mengandung salicylic acid.
✔️ Cocok digunakan baik untuk rutinitas pagi (AM) maupun malam (PM).
✔️ Bebas alkohol.
✔️ Bebas pewangi (fragrance-free).
✔️ Bebas paraben.
✔️ Bebas essential oil.
✔️ Bebas minyak (oil-free) dan tidak menyumbat pori (non-comedogenic).
✔️ Aman untuk fungal acne.
✔️ Sangat ideal untuk semua jenis kulit.
✔️ Secara umum, produk ini tidak mengandung bahan-bahan yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil dan menyusui.
✔️ Merupakan produk lokal yang telah terdaftar di BPOM.
✔️ Diproduksi oleh: CV. Mount Hermon Labih, Sidoarjo, Jawa Timur.
✔️ Harga produk ini sangat terjangkau, yaitu sekitar Rp 32.000 untuk kemasan 20ml.
✔️ Untuk pembelian produk asli, kunjungi Official store.
|
|
| Dr. Brandon Probiotic Ceratine Repair Skin Barrier Serum. Sumber: dr. Brandon official store. |


Leave a Reply