Home » Cek Ingredients Acnes Natural Care Oil Control & Whitening Cream

Cek Ingredients Acnes Natural Care Oil Control & Whitening Cream

Cek Ingredients Acnes Natural Care Oil Control & Whitening Cream

GoNaturalCare.com – Memilih produk perawatan kulit yang tepat memang krusial, apalagi jika kulit memiliki masalah spesifik seperti minyak berlebih dan bekas jerawat. Acnes Natural Care Oil Control & Whitening Cream hadir sebagai solusi yang menjanjikan dengan klaim formula ringan dan kandungan bahan aktif alami. Namun, seberapa efektifkah produk ini? Mari kita bedah tuntas daftar bahan-bahannya.

Acnes Natural Care Oil Control & Whitening Cream

Produk ini diklaim memiliki formula ringan dengan Natural Active Ingredient yang memberikan tiga manfaat sekaligus. Kombinasi delapan ekstrak tanaman diformulasikan untuk membantu mengurangi minyak berlebih, sehingga kulit tampak bebas minyak. Selain itu, kandungan Arbutin berfungsi sebagai agen pencerah yang membantu menyamarkan vlek hitam dan noda bekas jerawat. Ditambah lagi, Improved Hyaluronic Acid (AcHA) hadir untuk menjaga kelembapan dan tekstur kulit agar tetap halus.

Acnes Natural Care Oil Control & Whitening Cream. Sumber: shopee

Produk ini dibanderol dengan harga sekitar Rp 27.000 untuk kemasan 40 gram.

Penjelasan Ingredients Acnes Oil Control & Whitening Cream

Ingredients:

Water, butylene Glycol, dimethicone, cetearyl dimethicone crosspolymer, isononyl isonanoate, silica, hydroxyethyl acrylates/sodium acrylolyl dimethyl taurate Copolymer, sorbitan Isostearate, polysorbate-60, c14-22 alcohols, c12-20 Alkyl glucoside,, glucose, arbutin, propylene Glycol, methylisothiazolinone, iodopropynyl butylcarbamate, sodium chloride, fragrance, citric acid, ethoxydiglycol, aesculus hippocastanum seed extract, salvia officinalis leaf extract, equisetum arvense extract, tussilago farfara leaf extract, rosmarinus officinalis leaf extract, urtica dioica extract, chamomila recutita flower extract, Melissa officinalis leaf extract, methylparaben, aloebarbadensis leaf extract, hammamelis Virginiana extract, sorbitol, sodium hydroxide, phenoxyethanol, butyl paraben, Ethylparaben, propyl paraben, isobutylparaben, sodium acetylated hyaluronate.

Bahan Aktif

Arbutin.

Biasanya jika hanya tertulis arbutin tanpa embel-embel ‘alpha’, produk tersebut menggunakan Beta Arbutin. Keduanya berfungsi sebagai alternatif alami hydroquinone, bekerja dengan menghambat aktivitas enzim tyrosinase yang memproduksi melanin. Alpha arbutin diklaim lebih potensial dibandingkan beta arbutin.

Aesculus hippocastanum seed extract.

Ini adalah ekstrak biji horse chestnut. Mengandung aescin yang memiliki sifat anti-inflamasi, anti-iritasi, dan membantu penyembuhan luka. Ekstrak ini juga kaya akan antioksidan proanthocyanidins yang melindungi jaringan kolagen dan elastin dari kerusakan.

Salvia officinalis leaf extract.

Ekstrak daun sage ini mengandung ursolic acid yang terbukti secara klinis dapat mengurangi sensitivitas kulit terhadap iritan dan membantu memudarkan hiperpigmentasi. Sifat antibakteri, antijamur, anti-inflamasi, dan oil-control menjadikannya ideal untuk kulit berminyak dan berjerawat.

Equisetum arvense extract.

Dikenal sebagai ekstrak Horsetail, tanaman ini memiliki sifat antibakteri, anti-inflamasi, dan antioksidan yang kuat.

Tussilago farfara leaf extract.

Ekstrak daun Coltfoot ini memiliki kemampuan astringent dan oil-control, serta membantu menyamarkan tampilan pori-pori.

Rosmarinus officinalis leaf extract.

Ekstrak rosemary mengandung rosmarinic acid, flavonoid, phenolic acid, dan diterpenes. Bahan-bahan ini memberikan efek antioksidan dan anti-inflamasi yang potensial, serta sifat antibakteri, astringent, dan toning.

Urtica dioica extract.

Ekstrak daun Nettle ini bersifat anti-alergenik, anti-iritan, astringent, dan antibakteri, menjadikannya sangat cocok untuk merawat kulit berjerawat.

Chamomila recutita flower extract.

Ekstrak bunga chamomile kaya akan antioksidan dan mengandung senyawa bisabolol yang memiliki sifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit.

Melissa officinalis leaf extract.

Daun lemon balm ini memiliki kemampuan antimikroba, antijamur, anti-inflamasi, dan membantu menyeimbangkan produksi sebum.

Aloebarbadensis leaf extract.

Lidah buaya merupakan ekstrak tanaman yang multifungsi, memberikan efek melembapkan, anti-inflamasi, menenangkan kulit, dan membantu proses pemulihan luka.

Hammamelis Virginiana extract.

Ekstrak witch hazel memiliki sifat astringent dan oil-control yang membantu mengecilkan dan mengencangkan pori, mengontrol minyak berlebih, serta bersifat anti-inflamasi.

Sodium acetylated hyaluronate.

Ini adalah molekul hyaluronic acid yang telah dimodifikasi sehingga memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menjaga kelembapan kulit dibandingkan hyaluronic acid biasa.

Bahan pelengkap

  • Water
  • Butylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
  • Dimethicone. Jenis silikon yang berfungsi sebagai emollient semi-oklusif. Membentuk lapisan di permukaan kulit yang membuatnya terasa licin, halus, dan membantu mengunci kelembapan.
  • Cetearyl Dimethicone Crosspolymer. Silikon yang berperan sebagai skin conditioner.
  • Isononyl Isononanoate. Emollient sintetis dengan tekstur kaya dan creamy namun tidak lengket. Membuat kulit terasa lembut dan melindungi dari kekeringan.
  • Silica. Mineral thickener yang menambah kekentalan formula sekaligus menstabilkan emulsi.
  • Hydroxyethyl Acrylates/Sodium Acryloyl Dimethyl Taurate Copolymer. Thickener sintetis.
  • Sorbitan Isostearate. Emulsifier dan emollient.
  • Polysorbate-60. Emulsifier.
  • C14-22 Alcohols. Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emollient. Menambah kekentalan dan menstabilkan emulsi.
  • C12-20 Alkyl Glucoside. Emulsifier berbahan dasar alami dari tumbuhan. Jika dikombinasikan dengan c14-22 alcohols, dapat menciptakan tekstur formula yang sangat lembut dan ringan.
  • Glucose. Molekul gula yang bersifat melembapkan (humektan).
  • Propylene Glycol. Pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
  • Methylisothiazolinone (MI). Pengawet yang sangat efektif melawan bakteri meskipun dalam konsentrasi rendah. Namun, berpotensi menyebabkan sensitivitas dan iritasi kulit, sehingga lebih cocok digunakan pada produk bilas (rinse-off).
  • Iodopropynyl Butylcarbamate. Pengawet yang relatif aman jika digunakan dalam konsentrasi di bawah 0,1%.
  • Sodium Chloride. Pengental ionik yang menambah kekentalan produk.
  • Fragrance. Pewangi.
  • Citric Acid. Pengatur pH yang bersifat asam.
  • Ethoxydiglycol. Pelarut, humektan, dan penetration enhancer yang membantu bahan aktif terserap lebih baik ke dalam kulit. Juga berfungsi sebagai efficacy-booster.
  • Methylparaben. Pengawet.
  • Sorbitol. Gula alkohol dengan properti mengikat air, bersifat melembapkan (humektan), dan menambah kekentalan formula.
  • Sodium Hydroxide. Pengatur pH yang bersifat basa.
  • Phenoxyethanol. Pengawet.
  • Butyl Paraben. Pengawet.
  • Ethylparaben. Pengawet.
  • Propyl Paraben. Pengawet.
  • Isobutylparaben. Pengawet.

Kesimpulan

✔️ Acnes Oil Control and Whitening Cream mengandung 12 bahan aktif, sebagian besar adalah ekstrak tumbuhan yang memiliki sifat anti-inflamasi, antimikroba, dan astringent/oil control.

✔️ Dilengkapi dengan Arbutin untuk membantu mencerahkan warna kulit.

✔️ Bebas alkohol (No alkohol).

✔️ Bebas minyak (Oil free).

Potensi komedogenik pada produk ini:

  • Butylene Glycol (1),
  • Dimethicone (1),
  • Sorbitan Isostearate (1),
  • Sodium Chloride (5)

Tidak aman untuk fungal acne (FA safe). Mengandung Sorbitan Isostearate, Polysorbate-60.

❗ Mengandung 5 jenis Paraben.

❗ Mengandung Methylisothiazolinone, sebuah pengawet yang lebih sesuai untuk produk bilas. Jika digunakan pada produk yang tidak dibilas (leave-on), berpotensi menyebabkan sensitivitas.

❗ Kurang direkomendasikan untuk ibu hamil dan menyusui.

Eits tunggu dulu….

Ternyata, informasi ingredients di atas adalah untuk versi lama produk ini. Kini telah hadir versi baru-nya. Mari kita simak perbedaannya.

Ingredients Acnes Natural Care Oil Control & Whitening Cream (Versi Baru)

Aqua, butylene Glycol, glycerine, dimethicone, isononyl isononanoate, silica, hydroxyethyl acrylates sodium acrylolyl dimethyl taurate Copolymer, cetearyl dimethicone crosspolymer, c14-22 alcohol, c12-20 Alkyl glucoside, dimethyl methoxy chromanyl palmitate, dihydoxyethyl urea, sorbitan Isostearate, polysorbate 60, fragrance, iodopropynyl butylcarbamate, sodium acetylated hyaluronate, Aloe barbadensis leaf water, Propylene Glycol, Glycolic acid, peg-60 hydrogenated Castor oil, hammamelis Virginiana leaf extract, ethylhexylglycerin, glyseryl caprylate, lactobacillus pear Juice ferment Filtrate, phenoxyethanol, o-cymen-5-ol, phelodendron amurense bark extract, salix Alba bark extract, Rehmania chinensis root extract, Melia azadirachta leaf extract, scutellaria baicalensis root extract, Houttuynia Cordata extract, glycine soja seed extract.

Catatan: Bahan yang dicetak tebal sama dengan bahan pada versi lama.

Bahan aktif

Dimethyl methoxy chromanyl palmitate.

Dikenal juga sebagai ChromaBright. Bahan ini merupakan pencerah kulit yang efektif mencegah pigmentasi dengan menghambat enzim tyrosinase yang memproduksi melanin. Efektivitasnya dalam mencerahkan kulit setara dengan hydroquinone, namun tanpa efek samping. ChromaBright juga stabil, aman, dan memiliki kemampuan melindungi kulit dari radiasi UV.

Sodium Acetylated Hyaluronate. Bahan identik dengan kulit, berfungsi sebagai humektan dan menjaga fungsi skin barrier.

Aloe Barbadensis Leaf Water. Memberikan kelembapan dan menenangkan kulit.

Glycolic Acid. Termasuk golongan AHA, berfungsi sebagai agen eksfoliasi pada konsentrasi tertentu (di atas 4%). Membantu regenerasi sel kulit, menjaga acid mantle, dan mikrobioma kulit.

Hammamelis Virginiana Extract. Memiliki sifat astringent dan oil control.

Lactobacillus Pear Juice Ferment Filtrate. Mengandung natural AHA yang membantu regenerasi sel, menghidrasi, serta menjaga acid mantle dan pH kulit.

o-Cymen-5-ol. Agen antibakteri yang mencegah perkembangbiakan bakteri penyebab jerawat.

Phelodendron Amurense Bark Extract. Memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan ringan, dan antibakteri kuat yang mencegah perkembangbiakan bakteri jerawat.

Salix Alba Bark Extract. Mengandung flavonoid dan phenolic acid yang bersifat tonik, astringent, dan antiseptik, cocok untuk kulit berminyak dan berjerawat.

Rehmania Chinensis Root Extract. Mengandung vitamin A, B, C, asam amino, dan rehmaglitin dengan sifat anti-inflamasi dan antijamur yang kuat. Senyawa stachyose di dalamnya juga berfungsi melembapkan kulit.

Melia Azadirachta Leaf Extract. Ekstrak daun neem memiliki sifat antiseptik, anti-inflamasi, dan anti-jerawat, serta membantu pemulihan luka.

Scutellaria Baicalensis Root Extract. Mengandung flavonoid seperti baicalin, baicalein, dan wogonin yang merupakan antioksidan dan anti-inflamasi potensial.

Houttuynia Cordata Extract. Memberikan efek anti-inflamasi, antioksidan, antibakteri, dan menghidrasi kulit.

Glycine Soja Seed Extract. Ekstrak kedelai memiliki sifat anti-inflamasi, menstimulasi kolagen, antioksidan potensial untuk menetralisir radikal bebas, dan mencerahkan kulit untuk mencegah pigmentasi akibat radiasi UV.

Bahan pelengkap

Baca juga : Cek Ingredients Labore Biome Repair Barrier Revive Cream

  • Aqua
  • Butylene Glycol. Penetration enhancer.
  • Glycerine. Humektan.
  • Dimethicone. Silikon emollient.
  • Isononyl Isononanoate. Emollient.
  • Silica. Penyerap minyak/agen mattifier.
  • Hydroxyethyl Acrylates Sodium Acryloyl Dimethyl Taurate Copolymer. Pengental.
  • Cetearyl Dimethicone Crosspolymer.
  • C14-22 Alcohol,
  • C12-20 Alkyl Glucoside,
  • Dihydoxyethyl Urea. Pelembap/humektan.
  • Sorbitan Isostearate. Pengemulsi.
  • Polysorbate 60. Pengemulsi.
  • Fragrance. Pewangi.
  • Iodopropynyl Butylcarbamate. Pengawet.
  • Propylene Glycol. Penetration enhancer.
  • Peg-60 Hydrogenated Castor Oil. Pengemulsi.
  • Ethylhexylglycerin. Peningkat efektivitas pengawet.
  • Glyseryl Caprylate. Emollient

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *